Keita Nakajima dan Taiga Semikawa akan melakoni putaran final Golf Nippon Series JT Cup 2023 di posisi teratas, dengan Ryo Ishikawa dan Takumi Kanaya mengintai dua stroke di belakang mereka.
Skor 2-under 68 yang dibukukan raja pengumpul hadiah uang pada Japan Golf Tour Organization (JGTO) Keita Nakajima pada putaran ketiga Golf Nippon Series JT Cup tadi membantunya bertahan di puncak klasemen. Hanya saja, untuk pertama kalinya pada pekan ini, sekarang ia harus rela berbagi tempat teratas itu dengan Taiga Semikawa. Keduanya berada di posisi teratas itu setelah mengumpulkan skor total 13-under 197.
Sempat memimpin dalam dua putara terdahulu, langkah Nakajima nyaris tersalip oleh Semikawa, kalau tidak karena double bogey di hole terakhir yang diperoleh pesaingnya itu. Selain harus menghadapi tekanan dari Semikawa, Nakajima juga akan mendapat persaingan dari Ryo Ishikawa dan Takumi Kanaya, yang sama-sama mengoleksi 11-under.
Ishikawa melejit ke jajaran atas dan meramaikan persaingan setelah menorehkan skor 62 dengan kombinasi sebuah eagle, tujuh birdie, dan satu bogey. Artinya, ia juga berpeluang memenangkan ajang ini untuk ketiga kalinya, setelah sempat mengangkat trofi pada tahun 2015 dan 2019.
Sementara itu, Kanaya masih berhasil mempertahankan penampilannya dengan torehan empat birdie dan dua bogey untuk menorehan skor 68.
Nakajima yakin bahwa ketenangan yang ia tunjukkan saat memainkan putaran ketiga tadi membantunya mengakhiri hari ini dengan kembali bermain under. Padahal ia juga mendapat tekanan dari Semikawa.
”Rencana saya ialah berkonsentrasi agar bisa main bagus, dan semoga, hasilnya membawa saya keluar sebagai pemenang.” — Keita Nakajima.
”Taiga mengawali permainan dengan sangat baik, tapi saya tetap fokus pada permainan sendiri. Mempertahankan irama sepanjang putaran ini juga membantu saya untuk tetap main under dan membuat saya cukup senang,” ujar Nakajima, yang menorehkan salah satu dari tiga birdie-nya di hole 17. ”Memaksimalkan hole 17 par 5 akan menjadi krusial besok. Bisa membuat birdie di sana sangatlah vital.”
Nakajima kini mengincar kemenangan keempat pada musim ini. Jika sukses menang, ia akan menjadi pegolf kelima dalam sejarah JGTO yang sukses mengumpulkan hadiah uang melampaui ¥200 juta.
”Dengan begitu banyaknya penonton yang diperkirakan meramaikan lapangan, atmosfernya akan menjadi fantasts, dan itulah yang membuat saya bersemangat. Rencana saya ialah berkonsentrasi agar bisa main bagus, dan semoga, hasilnya membawa saya keluar sebagai pemenang.”
Sementara itu, Semikawa, yang sempat unggul dua stroke setelah menorehkan dua eagle dari hole 1 dan 17, plus tiga birdie, harus puas menuntaskan putaran ketiga tadi dengan double bogey akibat terlalu terburu-buru.
”Putaran yang meyakinkan, kecuali di hole 18 itu. Target saya hari ini sebenarnya bermain 5-under, dan saya cukup puas karena hampir memenuhi target itu. Saya sudah main 6-under setelah eagle di hole 17, jadi rasanya frustrasi melihat cara saya memainkan hole 18 itu. Saya terlalu agresif menyerang pin dan membuat bola saya berada di posisi yang sulit dan menghadapi putt menurun yang sulit. Saya sangat tidak hati-hati untuk bagian itu,” aku Semikawa.
”Besok saya akan bersaing dengan pemain top, seperti Ishikawa dan Nakajima. Ini pertama kalinya saya bermain satu grup dengan mereka sehingga saya merasa bersemangat.

”Strategi saya tetap mengikuti permainan dan fokus pada target-target saya. Kalau mereka yang akhirnya menang, itu berarti mereka main lebih bagus. Dengan banyaknya penonton yang diperkirakan menyaksikan langsung besok, saya ingin menampilkan permainan yang meyakinkan dan menunjukkan permainan golf yang bagus.”
Ishikawa sendiri kini mengincar gelar pertamanya musim ini, sekaligus gelar ke-19 dalam kariernya. Sebagai satu-satunya pegolf yang menorehkan skor 62, ia jelas mengaku puas.
”Pada awal putaran hari ini saya tidak mengira bakal meramaikan persaingan, jadi saya merasa puas dengan posisi saat ini. Putaran hari ini nyaris sempurna. Saya sudah melatih short game saya dengan keras musim ini, dan semua itu benar-benar membuahkan hasil hari ini,” tuturnya.
”Saya optimis bisa membawa momentum ini ke putaran final, dan berniat untuk tetap meramaikan persaingan sampai akhir. Kunci bagi saya ialah menjaga agar long game saya tetap konsisten dan mempertahankan kondisi mental saya secara efektif.”
Ishikawa juga mengaku sangat bersemangat bisa berduel dengan tiga pegolf terbaik musim ini—Nakajima, Kanaya, dan Semikawa—pada putaran final.
”Ini pertama kalinya pada musim ini saya sepenuhnya terlibat dalam persaingan pada hari terakhir menghadapi para pemain, seperti Takumi, Taiga, dan Keita, jadi saya sangat menantikannya,” tandasnya.


