Ciputra Golfpreneur Foundation mengumumkan Bank Negara Indonesia sebagai sponsor utama Ciputra Golfpreneur Tournament selama tiga edisi ke depan.
Seiring suasana yang semakin kondusif pasca-pandemi COVID-19, Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF) secara resmi mengumumkan kembalinya salah satu ajang Asian Development Tour (ADT) terpopuler di Indonesia, Ciputra Golfpreneur Tournament, dengan Bank Negara Indonesia (BNI) kini menjadi sponsor utama untuk tiga edisi ke depan.
Managing Director Ciputra Group Budiarsa Sastrawinata, yang juga merupakan Ketua Dewan Pembina CGF menyampaikan, ”Ciputra Golfpreneur Tournament ini merupakan upaya peningkatan pengembangan golf di Indonesia yang sejak 1993 berfokus pada pengembangan golf junior. Kami ingin memberi kesempatan kepada para pegolf profesional untuk bisa berkiprah di dunia golf internasional. Dan tentu ini akan menjadi sesuatu yang akan kami kerjakan terus.
”Kita juga perlu bersyukur karena ada sponsor-sponsor yang memiliki visi dan misi yang sama untuk olahraga golf kita ini. Dan BNI kini menjadi sponsor utama mulai tahun ini.”

Budiarsa juga menambahkan bahwa BNI Ciputra Golfpreneur Tournament, yang akan kembali digelar di Damai Indah Golf BSD Course ini, juga akan kembali menawarkan hadiah uang sebesar US$110.000. Jumlah hadiah ini menjadi hadiah uang terbesar dari ajang ADT yang diadakan di Indonesia, dan juga menjadi salah satu dengan hadiah uang terbesar dalam kalender ADT musim ini.
Corporate Secretary BNI Muchoram, yang hadir mewakili sponsor utama pada jumpa pers di Ciputra Artpeneur kemarin (1/8) mengaku pihaknya merasa sangat terhormat bisa menjadi bagian dari pengembangan golf di Indonesia melalui Ciputra Golfpreneur Tournament.
”Kami sangat mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Ciputra Golfpreneur Tournament 2022 dan tentunya sangat mengapresiasi Ciputra Group yang tak kenal lelah mengajak semua pihak, termasuk BNI, untuk ikut berkontribusi besar dalam pengembangan olahraga golf di Indonesia,” ujar Mucharom.

”Kami ingin melakukan kontribusi dalam pengembangan olahraga golf di Indonesia. Tentunya kami juga optimis akan mendukung minimal sampai tiga tahun ke depan. Harapan kami, atlet-atlet kita bisa bersaing di taraf internasional untuk prestasi yang lebih baik lagi.”
Komitmen BNI ini sekaligus menjadikan salah satu bank pemerintah ini sebagai sponsor utama pertama selama penyelenggaraan Ciputra Golfpreneur Tournament sehingga untuk pertama kalinya ajang ini menjadi BNI Ciputra Golfpreneur Tournament.
Ketua Asian Tour Jimmy Masrin ikut menyambut kembalinya BNI Ciputra Golfpreneur Tournament dalam kalender ADT musim ini.

”Asian Tour telah memasuki babak baru dengan dukungan dari Private Investment Fund dari Arab Saudi. Tahun ini aka nada 25 turnamen Asian Tour dan 25 turnamen juga pada ADT. Dan yang paling menarik, di Indonesia sendiri aka nada 5-7 turnamen ADT di mana ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan ajang ADT terbanyak tahun ini,” ujar Jimmy.
Sementara pihak Damai Indah Golf sendiri telah melakukan persiapan sejak beberapa bulan terakhir. Direktur Damai Indah Golf S. Christine Wiradinata mengungkapkan, selain meninggikan rough menjadi 6 cm dan menyiapkan semi-rough, pihaknya juga akan memperlicin permukaan green menjadi 10,5-11 feet pada stimpmeter—alat pengukur kelicinan green.
”Sebagai lapangan golf kami sangat bersyukur bisa menjadi tuan rumah dari BNI Ciputra Golfpreneur Tournament 2022 yang di-sanction oleh Asian Development Tour. Merupakan hasrat kami sebagai lapangan golf untuk menyaksikan atlet-atlet kita bisa maju bersama. Mudah-mudahan apa yang kami persiapkan ini bisa menjadikan turnamen ini makin berkualitas dan bermanfaat bagi kita semua,” ujarnya.


