Dua birdie di dua hole terakhir melapangkan jalan Jbe Kruger ke puncak klasemen dengan keunggulan tiga stroke.

Pegolf Afrika Selatan Jbe Kruger memperbesar peluang mewujudkan gelar Japan Golf Tour Organization (JGTO) keduanya. Pada putaran ketiga Shigeo Nagashima Invitational Sega Sammy Cup di North Country Golf Club, di Hokkaido, Kruger menorehkan dua birdie di dua hole terakhirnya untuk menempati posisi teratas klasemen.

Pegolf berusia 37 tahun ini memulai putaran ketiganya dengan terpaut satu stroke dari pimpinan klasemen Yosuke Asaji. Delapan birdie dengan satu bogey yang ia torehkan dalam 18 hole ketiganya itu membantunya menggeser Asaji, sekaligus membuka peluang mewujudkan gelar JGTO pertama yang ia menangkan di Jepang.

Satu-satunya gelar JGTO yang ia menangkan terjadi pada ajang Shinhan Donghae Open 2019, yang digelar di Incheon, Korea Selatan, dan diadakan bersama KPGA Tour dan Asian Tour.

Unggul tiga stroke tidak membuat Kruger bisa merasa tenang. ”Pada putaran final, keunggulan tiga stroke itu bisa sirna dalam sekejap. Tidak ada jaminan apa-apa, Anda masih harus tetap fokus dan melakukan pukulan demi pukulan,” tekan Kruger, yang juga telah mengoleksi lima gelar di kancah Sunshine Tour, Tour profesional di Afrika Selatan.

”Dalam dua hari terakhir saya melakukan pukulan dengan sangat baik. Semoga saja besok saya bisa terus melakukan hal yang sama.”

”Sebagai kedi, istri saya benar-benar menjadi mitra luar biasa buat saya. Dia sangat siap dan bisa diandalkan, apalagi saya cenderung (memiliki emosi) turun-naik.” — Jbe Kruger.

Kruger sadar ia juga harus mengandalkan Denise, sang istri, yang menjadi kedinya, sebagai penopang pada putaran final yang pasti menghadirkan berlimpah tekanan.

”Sebagai kedi, istri saya benar-benar menjadi mitra luar biasa buat saya. Dia sangat siap dan bisa diandalkan, apalagi saya cenderung (memiliki emosi) turun-naik,” sambung pegolf yang menorehkan skor 7-under 65 dan skor total 18-under ini. ”Saya berusaha mendengar perkataannya karena secara mental dia sangat tangguh. Dia telah berhasil mengendalikan emosi saya. Kami menikah tahun 2016 dan dia mulai menjadi kedi bagi saya tahun 2018.”

Shintaro Kobayashi (64) dan Naoyuki Kataoka (68) menjadi pesaing terdekat bagi Kruger. Sama seperti Kruger, masing-masing juga tengah mengincar gelar JGTO kedua mereka. Kobayashi, Juara For the Players by the Players 2022, menorehkan skor terendah putaran ketiga berkat sepuluh birdie dengan satu double bogey di hole 17. Sementara Kataoka, Juara Japan Players Championship 2021, menuai eagle di hole terakhir untuk melengkapi empat birdie dan dua bogey miliknya guna memaksa Kobayashi berbagi tempat kedua dengannya.

Sementara itu, pimpinan klasemen hari kedua Yosuke Asaji harus merelakan posisinya tergeser lantaran hanya bisa mencatatkan skor 70. Bogey di hole 11 dan 12 terbukti menjadi batu sandungan baginya.

Adapun wakil internasional lainnya, Anthony Quayle, juga mencatatkan penampilan yang mengesankan dengan skor 66 berkat eagle, enam birdie, dan dua bogey. Kini ia berada di posisi T8 dengan skor total 204.