Anirban Lahiri dan Hideki Matsuyama menjaga asa dengan sama-sama menorehkan skor 69 pada THE NORTHERN TRUST.

Skor 2-under 69 pada putaran pertama THE NORTHERN TRUST memberi harapan bagi Anirban Lahiri untuk memperpanjang partisipasinya pada FedExCup Playoff. Pegolf berusia 34 tahun yang lolos ke turnamen Playoff pertama setelah finis di posisi 121 pada klasemen FedExCup ini harus berada di jajaran 70 besar pada pekan ini agar bisa mengikuti ajang Playoff kedua pekan depan. Dan hasil permainannya kemarin (19/8) memberinya peluang di tengah kondisi berangin di Liberty National Golf Club, di New Jersey.

Lahiri menorehkan empat birdie dengan dua bogey untuk berbagi peringkat 15 bersama beberapa pegolf lainnya, termasuk Hideki Matsuyama. Ia sadar bahwa posisinya tidaklah aman dan harus memperkukuh peringkatnya. Terutama mengingat saat ini ia hanya diproyeksikan berada di peringkat 90 pada klasemen FedExCup.

”Saya pikir saya bermain sangat bagus. Pukulan iron saya sangat bagus hari ini, dan Anda memang membutuhkannya. Kondisinya menurut saya luar biasa sulit. Jadi, Anda perlu melakukan segalanya dengan baik. Untuk memulainya, Anda mesti memukul ke fairway, dan kemudian lapangannya akan menyuguhkan mid dan long iron, dan Anda harus menjawabnya. Rasanya putting saya yang tidak begitu bagus. Ada banyak peluang, beberapa kesempatan. Mungkin saya membuang dua, tiga pukulan, tapi secara keseluruhan saya merasa puas,” tutur Lahiri, yang menempati peringkat 7 pada Strokes Gained: Approach to Green, tapi justru berperingkat 87 untuk putting.

Menyusul musim yang penuh tantangan ketika ia juga harus ambruk lantaran COVID-19 dan memiliki kesempatan yang terbatas lantaran kategori bermainnya, Lahiri mulai menunjukkan tanda-tanda permainan terbaiknya. Pegolf yang telah dua kali membela Tim Internasional pada Presidents Cup ini finis di tempat ketiga pada Barbasol Championship bulan lalu dan butuh dua birdie pada ajang Wyndham Championship Minggu (15/8) lalu untuk bisa kembali ke Playoff setelah absen dalam dua musim terakhir.

 

 

”Menyenangkan. Terasa tidak asing,” imbuh Lahiri. ”Terasa seperti di rumah. Rasanya tahun demi tahun sudah semestinya saya di sini. Tidak terasa aneh atau baru, tapi, seperti saya bilang, saya menuju Playoff ini dengan merasakan tanda-tanda positif pada permainan saya. Posisinya sedang bagus. Jadi, saya berusaha memanfaatkannya dan membangun sejumlah momentum sembari melangkah.”

Meski membutuhkan posisi yang lebih baik lagi di papan klasemen, Lahiri juga sadar bahwa ia juga mesti menyimpan energi setelah melakoni jadwal yang padat dalam dua pekan terakhir, termasuk ketika finis T42 pada Olimpiade Tokyo 2020 tiga pekan lalu.

”Saya tahu kalau saya sedang main bagus. Sebagian besar area permainan saya sedang bagus. Jadi, tinggal mempertahankannya saja, mengelola area di mana saya mesti sedikit meningkatkan permainan, dan berusaha agar bisa sesegar mungkin. Lapangan seperti Liberty National, terutama ketika berangin seperti kali ini, menuntut banyak energi mental. Anda mesti tetap tajam secara mental, dan itulah yang berusaha saya lakukan pekan ini.”

Sementara itu, Sang Juara Masters Matsuyama, menorehkan lima birdie, satu double bogey dan satu bogey untuk mencatatkan skor yang sama. Lee Kyounghoon dan Im Sungjae sama-sama mencatatkan skor even par 71, sedang rekan senegara mereka Kim Siwoo bermain dengan 1-over 72. Adapun pegolf China Taipei C.T. Pan harus mencatatkan skor 74.

Justin Thomas, pemenang FedExCup 2017, dan pegolf No.1 Dunia Jon Rahm sama-sama mencatatkan skor 63 untuk berbagi posisi teratas. Harold Varner III membuntuti keduanya dengan skor 5-under 66.