Laju wakil Indonesia pada ajang Maybank Championship pekan ini, Danny Masrin, mengalami hambatan. Bermain pada grup terakhir di Saujana Golf & Country Club, Danny harus puas bermain dengan skor 76. Untuk sementara, peringkatnya pun turun ke posisi T30.

Bermain dalam grup terakhir dan memulai di sembilan hole pertama yang berat memang membuat Danny harus bermain dalam tekanan cuaca yang panas. Beberapa kali melakukan swing secara berbeda, Danny harus mendapat bogey di hole 2 dan double bogey di hole 5. Beruntung ia bisa memperbaikinya dengan mencatatkan birdie di hole 7 par 3.

Sayang, upayanya mencatatkan birdie tidak kunjung berhasil. Sejak birdie di hole 7 tersebut, dalam tujuh hole berikutnya Danny hanya bermain par, sampai mendapat tiga bogey berturut-turut di hole 15, 16, dan 17.

“Hari ini saya melakukan beberapa swing yang buruk, persis pada saat yang tidak tepat. Di hole 5 bola saya OB sehingga akhirnya mendapat double bogey di sana,” jelas Danny.

Performanya yang menurun ini terlihat dari statistik permainannya yang tidak setajam dua putaran pertama. Hari ini Danny hanya berhasil memenuhi 10 dari 18 green in regulation. Sementara itu, jika pada hari kedua ia hanya memerlukan 29 putt untuk mencatatkan tujuh birdie, hari ini (23/3) Danny mencatatkan 31 putt.

Berada dalam posisi 5-over ketika memasuki hole terakhir, hole yang disebut Olle Nordberg, mantan pemain Asian Tour dan European Tour, sebagai hole termudah ketiga di Saujana Golf & Country Club, Danny jelas membutuhkan birdie. Tak hanya untuk mengurangi defisit yang ia dapatkan selama memainkan putaran ketiga, tapi birdie itu juga akan membantunya untuk memiliki momentum memainkan 18 hole terakhir besok (24/3).

Drive-nya menempatkan bola ke fairway dengan sisa jarak sekitar 265 yard ke depan green. Jarak tersebut secara matematis masih memungkinkan untuk dicapai, namun dengan kondisi berlawanan dengan arah angin, jelas membuat kondisi menjadi lebih berat.

“Sebenarnya, pukulan saya tidak akan sampai ke green, hanya saja pada hari kedua bola saya bisa sampai apron. Jadi, saya coba saja. Tidak ada ruginya juga. Saya hanya mencari sisi green untuk melakukan chipping, tapi ternyata pukulan saya bagus dan bola bisa sampai ke green,” tutur Danny.

Nacho Elvira berpeluang untuk meraih gelar European Tour pertamanya. Skor total 13-under 203 miliknya menempatkan pegolf Spanyol ini dua stroke lebih baik daripada pegolf AS David Lipsky. Foto: Getty Images.

Dengan 18 hole tersisa, Danny meyakini bahwa ia masih memiliki peluang yang cukup untuk memperbaiki posisinya pada ajang yang disokong oleh Asian Tour dan European Tour ini. Sejauh ini, prestasi terbaik Danny ialah finis T12 pada ajang SMBC Singapore Open 2018 lalu. Kala itu, ia untuk pertama kalinya masuk dalam persaingan gelar. Dengan skor total 3-under 213, Danny kini terpaut 10 stroke dari Nacho Elvira asal Spanyol

Elvira sendiri kini berada di atas angin dan berkesempatan meraih gelar European Tour pertama dalam kariernya setelah memiliki keunggulan dua stroke dari pesaing terdekatnya, David Lipsky. Elvira menorehkan skor 6-under 66 untuk mencatatkan skor total 13-under 203.

Elvira menegaskan performa putter-nya pada hari ketiga yang jauh lebih baik daripada putaran kedua membantunya untuk mencatatkan skor 66. Kesabaran tampaknya menjadi salah satu kunci permainannya di tengah kondisi lapangan yang panas dan lembab.

“Percaya diri mulai kembali sedikit demi sedikit. Pada awal musim ini rasanya cukup berat, terutama dengan driver. Saya berlatih keras dengan orang-orang Callaway untuk menyiapkan driver, dan saya pikir upaya itu membuahkan hasil. Saya lebih banyak memukul dari fairway dan saya senang dengan hal tersebut,” papar Elvira.

“Saya puas melihat kondisi swing saya sekarang. Senang melihat musim ini sepertinya mulai sedikit berubah. Kita lihat saja bagaimana hasilnya besok.”

Adapun pimpinan Habitat for Humanity Standings Asian Tour Jazz Janewattananond juga menempatkan dirinya di peringkat T3 bersama pegolf Jerman Maximilian Kieffer dan pegolf Australia Scott Hend dengan skor total 10-under 206.

Pada putaran final besok, Danny Masrin akan bermain dengan pemain tuan rumah Gavin Green, dan sekali lagi bermain bersama Thomas Pieters asal Belgia. Mereka akan memulai putaran final dari hole 10 dan bermain mulai pukul 07:45 waktu Malaysia, atau pukul 06:45 WIB.

Leave a comment