Christo Lamprecht menjadi pegolf Afrika Selatan ketiga dalam enam tahun terakhir yang menjuarai Amateur Championship.

Christo Lamprecht akhirnya tampil sebagai juara edisi ke-128 Amateur Championship setelah melakoni partai finalnya menghadapi pegolf Swiss Ronan Kleu di Hillside. Pegolf berusia 22 tahun ini memastikan kemenangan 3&2 untuk menjadi pegolf Afrika Selatan ketiga yang mengangkat trofi ini dalam enam tahun terakhir, mengikuti Jovan Rebula (2018) dan Aldrich Potgieter (2022).

Bukan hanya Lamprecht yang merasa berbangga pada babak final kemarin (24/6). Kedi dan rekan Tim Internasional pada Arnold Palmer Cup, Christiaan Maas, juga membantu Potgieter ketika memenangkan trofi bergengsi ini di Royal Lytham & St Annes 12 bulan silam.

”Saya merasa sangat senang. Saya belum pernah memenangkan sesuatu yang besar sejak lama dan ajang ini jelas sesuatu yang layak menjadi target. Saya merasa sangat gembira. Sulit menggambarkan perasaan saya sekarang,” tutur Lamprecht. ”Sepertinya orang-orang Afrika Selatan suka memainkan golf di lapangan links. Kami suka kreatif, jadi saya kira hal tersebut mengalir dalam kejuaraan ini. Menyenangkan bisa menjadi bagian sejarah bersama Afrika Selatan dan memperkaya sejarah itu.”

Pada 18 hole pertama yang dimainkan pagi hari, birdie di hole pertama memberi keunggulan bagi Lamprecht. Namun, Kleu, yang berperingkat 376 pada World Amateur Golf Ranking, mempersolid permainannya dan mendapat tiga birdie beruntun dari hole 6 untuk meraih keunggulan satu hole. Permainan iron yang presisi membantu anggota Tim Nasional Swiss ini menambah birdie di hole 9 dan unggup 2-up dalam sembilan hole.

Celakanya, Kleu malah mendapat bogey di hole 10 dan 11, sementara lawannya menorehkan eagle sehingga membuat kedudukan kembali berimbang, sekaligus memberi momentum bagi Lamprecht untuk memegang kendali. Memanfaatkan kemampuanya memukul jauh, mahasiswa Georgia Tech yang masuk tim pertama All-American itu mencatatkan lima birdie di tujuh hole terakhirnya, termasuk empat birdie berturut-turut dari hole 15. Namun, Kleu menuntaskan 18 hole pertama dengan menorehkan dua birdie sehingga membuatnya hanya tertinggal dua hole.

 

Ronan Kleu, Runner-up Amateur Championship 2023.
Beberapa kali melewatkan peluang membuat Ronan Kleu harus mengakhiri ajang Amateur Championship di tempat kedua. Foto: The R&A.

 

Memulai 18 hole terakhir, Lamprecht kembali mendapat keunggulan 3-up setelah Kleu menorehkan bogey di hole ke-19. Posisi ini bertahan hingga hole ke-24 ketika pegolf Swiss itu kembali mempersempit jarak. Selang tiga hole kemudian, Lamprecht kembali unggul menyusul pitching yang cemerlang dari atas bukit pasir. Lalu di hole berikutnya, Juara South African Amateur 2017 ini melakukan pukulan krusial lainnya, memasukkan putt dari jarak 4,5 meter sebagai birdie keduanya secara berturut-turut, sekaligus memberinya keunggulan 4-up.

Kleu sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk lebih memberi tekanan bagi lawannya itu, akan tetapi Lamprecht kerap memberi jawaban yang tak jarang lebih daripada sekadar mengimbangi. Alhasil, setelah birdie kelimanya pada sore itu di hole ke-33, yang kembali memberi keunggulan 3-up baginya, plus putt jarak pendek di hole ke-34, memastikan duel ini berakhir lebih awal dengan kemenangan bagi Lamprecht.

”Di sembilan hole terakhir itu saya membuka peluang dengan tiga birdie berturut-turut itu dan mencurahkan semua upaya saya. Rasanya saya kurang beruntung karena membuang banyak kesempatan. Christo bermain dengan sangat solid. Pukulannya luar biasa. Saya pikir kalau bisa memasukkan beberapa putt sore tadi, situasinya pasti akan berbeda,” tutur Kleu.

Dengan kemenangannya ini, Lamprecht berhak mengikuti The Open Championship yang akan digelar di Royal Liverpool bulan depan, lalu pada tahun 2024 ia bisa tampil pada Masters Tournament dan U.S. Open selama masih mempertahankan status amatirnya.

”Bisa mengikuti The Open itu luar biasa. Mungkin itulah pencapaian terbesar yang saya raih tahun ini sebelum beralih pro, yaitu bisa mengikuti ajang Major dan menuai banyak pengalaman. Bisa ikut tiga ajang Major jelas luar biasa, tapi sekarang saya akan merayakan prestasi ini.”