Peter Gunawan segera menikmati dua putaran final pertamanya pada ajang Asian Tour.

Untuk pertama kali dalam karier profesionalnya, Peter Gunawan berhasil menembus akhir pekan pada sebuah ajang Asian Tour. Skor 68 yang ia bukukan pada putaran kedua Mandiri Indonesia Open 2024 memberinya tiket untuk bermain pada dua putaran final ajang paling bersejarah di Indonesia ini setelah membukukan skor total 2-under 139.

Peter akan memainkan putaran ketiganya dari posisi T48, yang salah satunya juga dihuni oleh atlet amatir Indonesia, Gabriel Hansel Hari. Hansel juga menorehkan skor 68 untuk memastikan bermain pada dua putaran terakhir setelah batas cut-off ditentukan pada 1-under.

Setelah memainkan sembilan hole pertamanya dengan 2-under berkat birdie dari hole 3 dan 6, langkah Peter sempat terhenti di hole 10. Akan tetapi, bogey tersebut tidak momentumnya terhenti. Ia langsung bangkit dan menciptakan birdie di hole 11, sebelum kemudian mengamankan par di lima hole berikutnya dan menambah birdie dari hole 17 untuk memastikan bermain penuh untuk pertama kalinya pada turnamen ini.

”Sama sekali tidak mengira bakal lolos cut, bahkan ketika berada di scoring room pun saya masih deg-degan; ini skornya salah atau tidak ya? Ternyata bisa masuk, jadi bersyukur,” ujar Peter.

”Hari ini permainan dari tee ke green mantap banget tidak ada salah, bola saya selalu berada di spot yang tepat, putting saya juga bagus.”

”Hari ini permainan dari tee ke green mantap banget tidak ada salah, bola saya selalu berada di spot yang tepat, putting saya juga bagus.”

Meski demikian, skor yang ia bukukan pada putaran kedua ini sebenarnya bisa lebih baik jika sejumlah peluang berhasil ia maksimalkan.

”Hari ini saya banyak mendapatkan putting dari jarak 3-4 meter, mungkin ada sekitar enam kali,” sambungnya, ”tapi tidak ada yang berhasil masuk. Jadi, sebenarnya keadaan demikian bisa membuat stres. Semuanya karena kesalahan teknik, kesalahan saya sendiri. Tapi saya memilih sabar saja. Lalu di hole 17 putting saya dari jarak 12 meter malah bisa masuk!”

Birdie di hole 17 itu menjadi sangat penting karena membuatnya bermain satu stroke lebih baik daripada batas cut-off. Artinya, peluangnya untuk memperbaiki posisi menjadi lebih baik lagi.

Dengan hanya dua pegolf Indonesia yang lolos cut pada Mandiri Indonesia Open kali ini, ada lebih banyak mata yang akan tertuju kepadanya, seperti halnya Hansel. Tekanan pun bakal bertambah dalam dua putaran berikutnya.

Akan tetapi, kekhawatiran terbesar Peter justru berasal dari fakta bahwa ia lebih banyak gagal melaju ketimbang berhasil lolos cut.

 

Peter Gunawan, Round 2 Mandiri Indonesia Open 2024.
Peter Gunawan berdiskusi dengan kedi, yang baru ia jumpai pertama kalinya pada hari kedua Mandiri Indonesia Open 2024. Foto: Yongki Hermawan/fotogolf.id.

 

”Gara-gara sudah lebih sering gagal lolos cut, badan saya jadi terbiasa untuk bermain dua hari,” jelasnya.

Ia menyebut pengalamannya ketika bermain penuh pada ajang Asian Development Tour sepekan sebelum kejuaraan ini sebagai salah satu contohnya.

”Ketika hari keempat sebenarnya fisik saya masih cukup baik, tapi mentalnya yang terasa karena sudah lama sekali tidak lolos cut,” ujarnya lagi.

Tidaklah mengherankan ketika pada putaran final pekan lalu ia harus menerima skor 78. Itu sebabnya, ia mengaku membutuhkan 8 jam waktu tidur demi memastikan kondisi fisiknya siap untuk bermain prima dalam dua putaran terakhir di Damai Indah Golf PIK Course.

Dengan skor total 2-under, ia terpaut 12 stroke dari Sampson Zheng yang memimpin klasemen sementara setelah bermain dengan skor 9-under 63.