Maria Jose Marin menjadi pegolf Kolombia kedua yang menjuarai Women’s Amateur Latin America setelah menaklukkan Emily Odwin lewat babak play-off.
Maria Jose Marin akhirnya mewujudkan penantian panjangnya untuk mengangkat trofi pada ajang Women’s Amateur Latin America. Kemenangan dramatis, yang ia rengkuh lewat babak play-off dengan pegolf asal Barbados Emily Odwin akhirnya membalas kekecewaan setelah hanya bisa finis di tempat kedua pada edisi 2021 dan 2022.
Putaran final tersebut memang berlangsung dramatis. Marin harus melepas keunggulan empat stroke justru di empat hole terakhirnya. Dengan angin yang ikut bermain di PGA Riviera Maya, Marin sempat menciptakan eagle di hole 9 par 4 setelah mengawali permainannya dengan bogey di hole pertama. Bahkan ketika di hole 10 ia kembali mendapat bogey, birdie di hole 13 memberinya modal berarti untuk menutup pertandingan dalam putaran reguler.
Akan tetapi, dua bogey berturut-turut di hole 17 dan 18 menciptakan drama lantaran ia harus bermain 1-over 73, skor di atas par pertamanya pekan ini, sekaligus memainkan hole tambahan—pertama kalinya dalam sejarah kejuaraan.
”Saya mengalami tekanan dan merasa sangat, sangat gugup. Bukan hal yang baru memang, tapi kali ini rasanya yang paling gugup lagi karena bisa melihat hadiah yang tersedia bagi pemenangnya,” tutur Marin.

Cerita yang berbeda justru hadir dari Odwin. Pegolf yang tahun 2024 lalu finis di tempat kedua di belakang Clarisa Temelo asal Meksiko ini justru lekas panas dengan birdie di hole pertamanya, sebelum bogey di hole 7 dan double bogey di hole 9 seakan membuatnya kehilangan peluang. Akan tetapi, pegolf No.134 Dunia ini menolak untuk menyerah. Setelah menciptakan birdie di hole 15, Odwin melakukan pukulan approach yang tajam dan menyisakan 1,8 meter di hole 18 untuk memaksakan play-off.
Dengan sama-sama membukukan skor total 7-under 281, keduanya pun harus memainkan hole tambahan. Secara berturut-turut keduanya sama-sama membukukan par dan birdie ketika kembali memainkan hole 18. Akan tetapi, ketika beralih ke hole 10, untuk hole play-off ketiga, Marin memastikan kemenangannya dengan par, sementara Odwin harus mendapat double bogey setelah pukulan tee-nya masuk ke bunker fairway dan pukulan approach-nya masuk ke air.
”Maria adalah pemain yang fenomenal dan saya sadar butuh permainan istimewa untuk mewujudkan kemenangan,” tutur Odwin sambil berderai air mata. ”Saya benar-benar mencurahkan segalanya di atas lapangan. Maria layak menang dan saya bersemangat untuk melihat permainannya ke depan karena ia akan memiliki karier yang panjang dan cemerlang.”
Kemenangan ini melanjutkan penampilan cemerlangnya tahun ini yang, di antaranya, diwarnai oleh kemenangan pada NCAA Division I Women’s National Championship. Statusnya sebagai pegolf dengan World Amateur Golf Ranking tertinggi di antara peserta pekan ini, No.8 Dunia, juga kian kukuh. Ia juga berhak untuk bertanding dengan para pegolf terbaik dunia pada tiga ajang Major—The Chevron Championship, AIG Women’s Open, dan The Amundi Evian Championship—pada tahun 2026 mendatang. Kepastian tersebut turut memperkaya CV-nya lantaran tahun ini ia sempat tampil pada U.S. Women’s Open dan The Amundi Evian Championship.
”Penampilan ketiga membawa keberuntungan pada kejuaraan ini. Saya kira itulah yang terngiang-ngiang dalam benak sepanjang hari! Bisa kembali tampil setelah absen dua tahun dan kira-kira mematahkan kutukan membuat saya sungguh bersyukur,” ujar Marin, yang menjadi pegolf Kolombia kedua setelah Valery Plata (2021) yang menjuarai ajang ini.

”Bisa bermain dalam dua ajang Major tahun ini saja sudah menjadi kesempatan yang luar biasa dan saya sangat ingin kembali tampil. Jadi, saya sangat bersemangat untuk mengikuti AIG Women’s Open, The Chevron Championship, dan The Amundi Evian Championship. Saya belum pernah ke Inggris dan menantikannya. Mereka punya pemain-pemain hebat, seperti Lottie Woad dan Charley Hull.”
Pegolf asal Chile Amelia Ruiz Topali (69) dan pegolf Kolombia lainnya Luana Valero (70) mengakhiri kejuaraan ini dengan berbagi tempat ketiga dengan skor total 2-under 286. Sementara pegolf Puerto Rico Krishny Elwin berada di tempat kelima dengan skor total even par 288, sedangkan juara edisi 2024 Clarisa Temelo finis di posisi T10 dengan catatan 8-over 296.
Edisi kelima Women’s Amateur Latin America ini jelas menunjukkan kualitas persaingan yang mengagumkan. Dengan PGA Riviera Maya terbukti menjadi medan ujian yang berat, di mana hanya ada empat pegolf yang bisa bermain total di bawah par.
”The R&A dan ANNIKA Foundation telah bekerja dengan luar biasa untuk menggelar ajang ini. Jujur saja, saya merasa bersyukur mendapat kesempatan untuk mengikuti ajang ini selama lima tahun terakhir. Sungguh suatu kehormatan,” ujar Odwin.
Pemenang Women’s Amateur Latin America 2021-2025
2025 Maria Jose Marin (Kolombia) 7-under 281 (69-71-68-73) ~ menang lewat play-off tiga hole
2024 Clarisa Temelo (Meksiko) 9-under 275 (65-70-71-69)
2023 Ela Belen Anacona (Argentina) 15-under 273 (67-70-67-69)
2022 Valentina Rossi (Argentina) 9-under 279 (71-71-68-69)
2021 Valery Plata (Kolombia) 12-under 276 (69-68-68-71)

