Hideki Matsuyama menyamai catatan skor terendahnya pada musim 2022-2023 untuk menempel Lee Hodges pada ajang 3M Open.
Bintang golf Jepang Hideki Matsuyama menyamai skor terendahnya musim ini dengan mencatatkan 7-under 67, sekaligus berada di posisi T2 di belakang Lee Hodges pada ajang 3M Open.
Pegolf berusia 31 tahun, yang menyamai raihan K.J. Choi dengan delapan gelar PGA TOUR ini memanfaatkan kualitas memukul bolanya yang mengagumkan di TPC Twin Cities di Blaine, Minnesota, dengan mencatatkan tujuh birdie dan tanpa bogey.
Sementara itu, pegolf China Taipei C.T. Pan, yang tengah mengejar tempatnya untuk mengikuti FedExCup Playoff bulan depan, membukukan skor 68. Adapun rekan senegaranya, Kevin Yu dan pegolf Korea Im Sungjae menorehkan skor 70.
Matsuyama memang tengah mengincar penampilan terbaiknya pada musim ini, mengingat penghujung musim sudah tinggal tersisa dua turnamen lagi setelah pekan ini. Ia jelas tidak ingin mencoreng rekam jejaknya yang dalam sepuluh musim terakhir selalu membawanya mengikuti TOUR Championship, yang merupakan ajang pamungkas Playoff.
Penampilannya pada putaran pertama kemarin (27/7) membuatnya bisa tersenyum lebar. Ia bahkan berada di posisi teratas untuk kategori Strokes Gained: Tee to Green dengan hanya meleset di satu green in regulation.
”Secara keseluruhan, putaran kali ini bisa saya mainkan dengan kualitas pukulan yang baik dengan permainan iron saya. Benar-benar makin tajam di sembilan hole terakhir. Saya bisa bersantai pada hari sore ini dan semoga bisa siap untuk main bagus lagi besok,” tutur Matsuyama, yang musim ini telah enam kali finis di 25 besar dalam sepuluh turnamen PGA TOUR terakhirnya sejak ia finis di peringkat 5 pada THE PLAYERS Championship bulan Maret 2023 lalu.
Meskipun seluruh birdie yang ia bukukan kemarin tercipta dari jarak kurang dari 3,5 meter, ia sebenarnya bisa saja menyaingi Hodges kalau saja permainan putter-nya benar-benar prima. Ia kehilangan pukulan (-0,869) untuk kategori Strokes Gained: Putting sehingga hanya berada di posisi 69 setelah akhir putaran pertama.
Hodges sendiri menuntaskan putaran pertama dengan hanya kurang satu stroke dari skor terendah yang ia bukukan (62 pada putaran pertama American Express 2022). Untuk kedua kalinya pula ia berada di puncak klasemen. Ia memulai pekan ini dengan berada di peringkat 74 pada klasemen FedExCup, 15 poin di belakang Lee Kyounghoon yang berada di posisi 70. Hanya 70 pegolf teratas setelah ajang Wyndham Championship pekan depan yang bisa melangkah ke FedExCup Playoff.
”Menurut saya, saya dan kedi telah menjalankan tugas kami dengan baik untuk memilih target dan club yang kami inginkan. Kami sangat berkomitmen untuk tiap pukulan di lapangan, benar-benar melakukan pukulan yang sangat bagus,” ujar pegolf berusia 28 tahun, yang masih mengincar gelar PGA TOUR pertamanya ini.
”Saya sudah beberapa kali mengawali pertandingan dengan permainan yang buruk, yang kalau saya tahu alasannya, pasti akan saya perbaiki. Bisa melihat pukulan wedge mengantarkan bola hingga tersisa satu inchi di hole pertama dan kemudian memasukkan putt berjarak 12 meter di hole kedua, rasanya saya bisa membukukan banyak birdie jika bisa memasukkan beberapa putt.”
Sementara itu, juara bertahan Tony Finau, yang merupakan pegolf berperingkat FedExCup tertinggi pada pekan ini, No.10, telah bermain 6-under dalam enam hole, namun harus menuntaskan sembilan hole terakhirnya dengan skor 1-over sehingga harus puas menuntaskan putaran pertama dengan skor 5-under 66 dan berada di posisi T9, dua stroke di belakang Hodges.
Adapun Justin Thomas membukukan skor 69. Hasil yang solid pada pekan ini menjadi kemutlakan baginya agar bisa mendapat tempat mengikuti FedExCup Playoff. Saat ini ia berada di peringkat 75.


