Hideki Matsuyama menempel Justin Suh di tempat kedua menyusul permainan cemerlang yang nyaris tanpa cela pada putaran kedua Memorial Tournament presented by Workday.

Skor 7-under 65 dan tanpa bogey melambungkan posisi Hideki Matsuyama ke posisi kedua menuju akhir pekan pada ajang Memorial Tournament presented by Workday. Penampilan memukaunya itu membuat Juara Masters 2021 ini kini terpaut hanya satu stroke dari pimpinan klasemen sementara, Justin Suh, sekaligus membuka peluang untuk kembali memenangkan ajang yang memberinya gelar PGA TOUR pertamanya pada tahun 2014.

Pegolf berusia 31 tahun ini menorehkan tujuh birdie di Muirfield Village Golf Club untuk mencatatkan skor total 7-under 137. Suh sendiri menguasai puncak klasemen menyusul skor 66 yang ia torehkan kemarin (2/6). Kartu skor Matsuyama ini sekaligus menjadi kartu skor tanpa bogey pertama yang tercipta pada pekan ini.

Penampilan solid juga turut ditampilkan oleh pegolf Korea Kim Siwoo dengan membukukan skor 68 untuk bergerak ke posisi T5 dengan skor total 5-under. Ia juga membuka peluang untuk memenangkan gelar PGA TOUR keduanya pekan ini.

 

 

Permainan Matsuyama pada hari kedua memang berbanding terbalik dengan ketika ia menorehkan skor 72 pada putaran pertama. Permainan iron yang tajam dan kualitas putting yang jitu menjadi kunci penting pada putaran kedua. Ia memenuhi 16 green in regulation dan menghuni tempat kedua untuk statistik Strokes Gained: Putting, di mana ia mencatatkan 3,36 stroke. Ketajaman putting-nya juga terlihat dari kemampuannya memasukkan putt dari jarak 7,5 dan 10 meter di hole 16 dan 17.

Tampil dengan memelihara jenggot, Matsuyama melayani para jurnalis dengan wajah berbinar. Tidak mengherankan jika ia menampilkan wajah yang lebih cerah, mengingat pada musim ini ia baru bisa dua kali masuk sepuluh besar lantaran cedera leher yang ia alami sejak tahun lalu masih beberapa kali kambuh.

”Putting saya. Bisa memasukkan putt di hole 7 dan 8 sangat besar artinya,” tutur Matsuyama, yang kini menghuni peringkat 62 pada klasemen FedExCup.

”Saya melakukan putt penyelamat par hari ini. Lapangannya juga susah, terutama di green. Kalau green-nya lebih keras daripada ini, akhir pekan nanti bakal menghadirkan tantangan yang sulit. Namun, hari ini putting saya bisa masuk dan saya bisa merasa puas. Hasilnya juga bagus. Memang musim ini musim yang berat. Cedera leher dan jarak pukul saya juga berkurang. Saya sedang mengupayakannya dan semoga kami bisa menikmati sejumlah hasil bagus pada musim panas ini.”

Kembali ke turnamen dengan Jack Nicklaus sebagai tuan rumah benar-benar membangkitkan sejumlah kenangan indah bagi Matsuyama. Persis pada turnamen inilah ia mewujudkan gelar PGA TOUR pertamanya pada tahun 2014. Sejak saat itu, ia sudah memenangkan total delapan gelar, termasuk Masters Tournament 2021.

”Yang bisa saya lakukan sekarang ialah berharap bisa menikmati akhir pekan dengan baik, besok bangun dan melakukan yang terbaik.” — Hideki Matsuyama.

”Saya sungguh menyukai lapangan ini. Saya berharap bisa sering memainkannya dengan seting di luar turnamen karena memang lapangannya fantastis. Namun, lapangan ini juga sulit dan menghadirkan tantangan besar. Yang bisa saya lakukan sekarang ialah berharap bisa menikmati akhir pekan dengan baik, besok bangun dan melakukan yang terbaik,” ujar Matsuyama, yang telah dua kali finis di sepuluh besar di Muirfield Village.

Sementara itu, Kim, yang kini berperingkat 10 pada klasemen FedExCup, membukukan lima birdie, termasuk putt jarak jauh dari sekitar 16 meter di hole 10, plus satu bogey. Kini ia menatap putaran ketiga dengan terpaut tiga stroke dari pimpinan klasemen.

”Sepertinya saya banyak memukul ke fairway dan green. Menurut saya itulah bagian yang paling membahagiakan,” tutur pemegang empat gelar PGA TOUR ini. ”Namun, tidak mudah memukul ke fairway, terutama di hole terakhir. Kemarin saya main cukup oke, tapi tidak memasukkan banyak putt. Hari ini lebih baik.”

Suh memuncaki klasemen berkat tujuh birdie yang ia raih untuk mencatatkan skor total 8-under 136. Untuk ketiga kalinya pula ia memimpin atau berbagi puncak klasemen setelah 36 hole dalam ajang PGA TOUR, setelah melakukan hal serupa pada ajang Corales Puntacana Championship 2021 dan Honda Classic 2023. Hanya saja, kala itu ia harus puas finis, masing-masing, di peringkat T28 dan T5.

Adapun pegolf Korea lainnya, An Byeonghun dan Kim Seonghyeon, sama-sama mencatatkan skor 71 untuk melangkah ke putaran akhir pekan. Masing-masing berada di posisi T22 dan T53. Im Sungjae juga berhasil menuju akhir pekan, meskipun skor 76 menempatkannya jauh di posisi T53.