Turnamen yang digelar menjelang liburan Natal dan Tahun Baru dan lapangan yang penuh misteri menjadi dua hal yang turut menghias ajang South East Asia Amateur Golf Team Championship tahun ini. Dengan komposisi yang beragam, 13 wakil Indonesia berjibaku dengan kondisi tersebut, namun hingga pada akhir putaran ketiga kemarin (22/12), Tim Indonesia ternyata masih bisa mempertahankan peluang untuk mencatatan hasil maksimal dalam konteks tim saat ini.

Sejak putaran pertama, yang berlangsung pada 20 Desember 2018 lalu, Tim Indonesia terus mencatatkan hasil yang beragam. Sejumlah pemain mengawali pekan ini dengan hasi positif dan secara bergantian mereka harus mengalami pasang surut di lapangan City Golf Course, Nay Pyi Taw, Myanmar.

“Memang, tim kita mengawalinya dengan lambat, tapi kami tahu bahwa mereka bakal belajar untuk mengatasi lapangan dan hall ini menjadi tantangan yang harus mereka jalani hari demi hari,” tutur Lawrie Montague, yang bersama David Milne dan Alga Topan ikut menjadi bagian dari tim pelatih yang terus mendampingi 13 wakil Indonesia ini.

“Strategi kami ialah bagaimana mengatasi rumput di green dan tetap bersabar, menunggu peluang,” sambung Lawrie.

Para pemain Indonesia memang mengatasi kesulitan bermain di lapangan ini. Lawrie menjelaskan bahwa green di City Golf Course ini merupakan green bergaya lama dengan bagian tengah green yang cukup keras dan bagian depan yang lembut. Hal ini di antaranya membuat para pegolf Indonesia yang turun pada ajang Kartini Cup kesulitan karena harus melakukan pukulan yang lebih jauh ke green.

“Oleh karena tingginya persentasi pukulan yang meleset dari green in regulation, mereka harus mengandalkan chipping dan pitching untuk mendapatkan par,” sambung Lawrie.

 

“Saya betul-betul mengikuti pertandingan kali ini. … Karena itu, saya ingin memberikan semangat, jangan mau kalah. (Kalian) harus punya pikiran hungry untuk menang.” – Murdaya Po

 

Salah satu hal yang berkesan pada pekan ini ialah ketika Ketua Umum PB PGI Murdaya Po mengirimkan pesan video kepada Tim Indonesia yang berlaga di Myanmar. Dalam pesan video tersebut, Murdaya Po memberikan semangat kepada seluruh pemain, agar mereka memiliki rasa haus untuk bisa menang, untuk bisa bermain lebih baik dari hari ke hari.

“Saya betul-betul mengikuti pertandingan kali ini. Saya dengar kemarin kurang bagus, tapi hari ini jauh lebih baik. Karena itu, saya ingin memberikan semangat kepada kalian, jangan mau kalah. Harus punya pikiran hungry untuk menang,” ujar Murdaya Po dalam pesan video tersebut. “Saya dengar kondisinya kurang baik, lapangannya kurang baik, tapi semua juga mendapatkan kondisi semacam itu. Jadi, cobalah bertahan, cobalah untuk berusaha menang karena kalian membawa nama negara.”

Lawrie menuturkan bahwa semangat Tim Indonesia pun tergugah tatkala mereka menunjukkan pesan video tersebut kepada seluruh pemain.

“Para pemain untuk Lion City Cup saat ini hanya berjarak satu stroke di belakang Myanmar, sementara mereka yang turun untuk Putra Cup kini ada di tempat ketiga. Untuk Santi Cup, kita ada di peringkat ke-6, namun hanya terpaut empat stroke dari tempat ketiga. Sementara Tim Kartini Cup telah bangkit dari semula berada di posisi terakhir pada hari pertama, kini berada di tempat keempat,” ujar Lawrie lagi.

“Jadi, besok (hari ini) akan menjadi hari terakhir yang sangat menarik dan kami berharap mereka bisa menemukan permainan terbaiknya dan bermain dengan penuh kebanggaan untuk Indonesia.”

Keyakinan untuk bermain lebih baik juga diutarakan oleh Manajer Tim Indonesia Gian Perkasa. Ia menilai bahwa dengan masukan dari tim pelatih dan dorongan semangat yang terus disuntikkan kepada tim, seluruh pemain bisa meningkatkan permainan pada putaran final.

 

Hasil Putaran Ketiga SEA Amateur Golf Team Championship
58th PUTRA CUP
218 – Alfred Raja Sitohang 78-72-68
221 – M. Rifqi Alam Ramadhan 76-75-70
223 – Almay Rayhan Yagutah 74-72-77
225 – M. Seandy Alfarabi 72-77-76

12th LION CITY CUP
226 – Dominikus Glenn Yuwono 74-78-74
227 – Kentaro Nanayama 78-75-74
231 – Gabriel Hansel Hari 71-81-79

10th SANTI CUP
219 – Ribka Vania 72-70-75
232 – Marcella Pranovia 82-73-77
241 – Nanda Winnet Soraya 82-76-83

6th KARTINI CUP
228 – Meva Helina Schmit 79-77-72
237 – Viera Permata Rosada 81-76-80
240 – Aurelia Grace Nicole 83-79-78

Leave a comment