The Chevron Championship segera memulai sejarah baru ketika ajang Major wanita pertama tahun ini dimulai hari ini di The Club at Carlton Woods.

Untuk pertama kalinya, The Chevron Championship akan menguji para pegolf wanita terbaik dunia di Jack Nicklaus Signature Clube di The Club at Carlton Woods, Texas. Lapangan ini telah menjadi tuan rumah dari sejumlah ajang elite amatir, namun baru kali ini menjadi tuan rumah bagi sebuah ajang Major wanita.

Kepindahan yang menjadi bagian dari kesepakatan dengan Chevron sebagai sponsor utama ajang Major ini turut menjadi awal baru dari kejuaraan yang pekan ini memasuki edisi ke-52 sejak pertama kali diselenggarakan dengan nama Colgate-Dinah Shore Winner’s Circle pada tahun 1972.

Dengan Jack Nicklaus Signature Course yang memiliki 59 bunker dengan 9 rintangan air dipastikan bakal memberi tantangan berarti bagi para pegolf yang sudah berkumpul di sana. Akan tetapi, tantangan lain berupa cuaca bakal menjadi ujian besar, mengingat prakiraan cuaca menyebutkan wilayah Woodlands ini bakal dihampiri hujan dan badai.

Stacy Lewis, salah satu dari sembilan juara edisi terdahulu yang ikut tampil pada pekan ini, mengaku merasa bersemangat bisa mengikuti The Chevron Championship kali ini.

”Agak sedikit aneh rasanya karena saya menginap di rumah orangtua saya dan datang untuk mengikuti sebuah turnamen golf. Tumbuh besar di sini, saya tidak pernah mengira hal seperti ini (memiliki ajang Major) bakal terjadi, menghadirkan kejuaraan seperti ini di Woodlands,” ujar Lewis, yang menjuarai ajang ini tahun 2011 ketika masih bernama Kraft Nabisco Championship.

 

Lexi Thompson, The Chevron Championship 2023.
Sebagai salah satu pemukul jauh, Lexi Thompson mengaku The Club at Carlton Woods bakal ideal untuk permainannya. Foto: The Chevron Championship.

 

”Saya kira yang dibutuhkan untuk menang ialah kualitas pukulan yang prima. Green di sini keras dan juga cukup kecil …, jadi pukulan Anda mesti presisi di sini. Lalu menurut saya mereka yang biasa bermain di rumput Bermuda, terbiasa chipping dan dengan suasananya, saya pikir hal-hal ini akan menjadi faktor besar pekan ini jika sudah tahu bagaimana memainkan pukulan-pukulan tersebut di sekitar green.”

Sementara itu, juara edisi 2014 Lexi Thompson mengaku lapangan pada pekan ini bakal memberi keuntungan baginya, meskipun tahun ini ia baru dua kali mengikuti turnamen.

”Saya pikir lapangan ini cocok untuk saya. Lapangan ini dimainkan sangat panjang, jadi saya bisa memukul banyak driver. Mungkin ada dua atau tiga hole di mana saya tidak memakai driver, jadi saya bisa bilang lapangan ini pas buat saya, tapi Anda tetap mesti memukul ke fairway. Dari tee lapangan ini cukup menuntut akurasi, tapi sangat panjang, jadi pastinya ini lapangan yang cocok bagi para pemukul jauh,” jelasnya, menyinggung The Club at Carlton Woods yang bakal dimainkan sekitar 6.218 meter (6.800 yard).

Seperti halnya Lewis, yang menikmati kenangan indah di Mission Hills, di Palm Springs, Thompson menyambut pergantian tuan rumah untuk ajang Major ini dengan positif.

”Lapangan ini jelas terasa sebagai lapangan Major. Dimainkan panjang, dan pasti bakal berangin. Ini Texas, jadi di lapangan pasti berangin dan sulit, dan begitulah seharusnya ajang Major. Pastinya saya merindukan Palm Springs, tapi tempat ini juga sangat istimewa, jadi kami sangat menantikan bermain pada pekan ini.”

 

Atthaya Thitikul, The Chevron Championship 2023.
Pegolf No.4 Dunia Atthaya Thitikul bersiap memainkan club yang lebih panjang untuk mencapai green di The Club at Carlton Woods. Foto: The Chevron Championship.

 

Pegolf muda Thailand dan pegolf No.4 Dunia Atthaya Thitikul juga lekas mengapresiasi Jack Nicklaus Signature Course ini.

”Saya pikir hole kedua sangat menantang kalau dimainkan dengan adanya angin. Jaraknya sekitar 395 meter. Hari pertama saya berlatih di sini itu hari Minggu, dan sangat berangin, dan kemudian (hole itu) dimainkan 387 meter melawan angin. Saya memainkan hybrid dan senang rasanya bisa mencapai green,” ujar Thitikul.

Sebagai ajang Major wanita pertama tahun 2023, jajaran pegolf terbaik di dunia tidak hanya diwakili oleh Lewis, Thompson, dan Thitikul. Total 27 pemegang gelar Major dengan total 38 gelar Major hadir pada pekan ini, termasuk 20 pegolf teratas pada Rolex Women’s World Ranking.

Selain Lewis dan Thompson, tujuh juara edisi sebelumnya juga ikut hadir. Mereka adalah Brittany Lincicome (2009 dan 2015), Ryu Soyeon (2017), Pernilla Lindberg (2018), Lydia Ko (2016), Ko Jinyoung (2019), Patty Tavatanakit (2021), dan Jennifer Kupcho (2022).

Adapun tujuh pegolf elite amatir juga siap menikmati ajang Major pertama tahun ini. Valentina Rossi asal Argentina akan melakoni debutnya usai menjuarai Women’s Amateur Latin America; pegolf Jepang Saki Baba yang menjuarai U.S. Women’s Amateur; pegolf Inggris Jess Baker yang menjuarai British Women’s Amateur; pegolf China Taipei Huang Ting-Hsuan, Juara Women’s Amateur Asia-Pacific 2022; pegolf Thailand Eila Galitsky, Juara Women’s Amateur Asia-Pacific 2023; pegolf Amerika Zoe Campos, yang mendapat spot udangan usai memenangkan Chevron Silverado Showdown awal bulan ini; dan pegolf Amerika lainnya Amari Avery, Juara Cactus Open 2020, juga tampil setelah mendapat undangan sponsor.