Todd Anderson menguraikan bagaimana swing baru milik Jason Day mampu membantunya meraih kemenangan setelah lama tak mengangkat trofi.

Tahun 2015 silam, Jason Day merupakan salah satu pegolf top dunia. Namun, ia harus mengalami beberapa cedera yang membuatnya lama tak meraih kemenangan. Ia kemudian melakukan beberapa perubahan swing, yang mengembalikan permainannya kembali ke level atas.

Melalui tutorial kali ini, kita membahas perubahan-perubahan tersebut, dan bagaimana langkah ini secara esensial melepaskan tekanan di punggung bawahnya, sambil memungkinkan Day untuk melakukan pukulan yang bagus dan kembali menjuarai ajang PGA TOUR pada ajang THE CJ CUP Byron Nelson 2023 silam.

 

Top swing Jason Day di tee box hole 12 pada putaran kedua The Barclays di Plainfield Country Club, 28 August 2015. Foto: Getty Images.

 

Semuanya dari Panggul
Ketika memperhatikan perubahan-perubahan dalam swing Jason tahun 2015 dan hari ini, Anda bisa menyadari bahwa ia memiliki perputaran panggul yang sangat terbatas (Foto 1). Jadi, dalam back swing-nya, ia tidak terlalu banyak memutar panggulnya. Sementara sekarang, ia bisa memutar panggulnya ke belakang dan mengokang lebih banyak ke kaki kanannya. Gerakan panggul yang baru ini memungkinkan lengan dan club-nya untuk berayun lebih mengitari tubuh saat backswing, ketimbang jalur swing yang lebih lebar tahun 2015 lalu.

 

PONTE VEDRA BEACH, FLORIDA – MARCH 27: Photos during an instruction shoot with PGA TOUR Performance Center’s Todd Anderson at Stadium Course at TPC Sawgrass on March 27, 2024 in Ponte Vedra Beach, Florida. (Photo by Ben Jared/PGA TOUR)

 

Sudut attack
Backswing Jason yang lama, yang lebih tegak menciptakan sudut attack yang lebih tajam/sempit. Lantaran ia menarik ke bawah secara agresif dengan sisi kiri saat downswing, tubuh bagian atasnya akan miring ke belakang, menjauhi target dan shaft-nya akan bergerak lebih dekat ke bahu kanan. Kecondongan ke belakang ini menciptakan tekukan samping yang banyak di bagian tulang belakangnya, dan gerakan ini menciptakan lebih banyak tekanan ke punggung bagian bawahnya (Foto 2). Gerakan ini akan membuatnya menggunakan tangan untuk memperbaiki release-nya saat impact. Meskipun swing ini unik, bakat Jason membuat swing ini berfungsi.

 

Swing Jason Day di tee hole 9 pada putaran pertama THE PLAYERS Championship, 14 March 2024. Foto: Getty Images.

 

Lebih shallow ke bola
Dengan perubahan-perubahan swing yang baru ini, ia kini memiliki perputaran panggul kanan yang lebih dalam (Foto 3), jalur lengan kiri yang lebih rendah, dan bisa mengantarkan lengannya secara lebih efisien mengitari tubuhnya. Gerakan ini tidak memiliki torsi yang banyak antar tubuh bagian bawah dan atasnya. Jason kini menurunkan club dengan memperpanjang lengan kanannya ketimbang menarik club ke bawah dari sisi kiri (Foto 4 dan 5) dan perputarannya lebih sejajar pada posisi pengantarannya ke bola dengan tekukan samping yang minim.

 

 

(Foto 6) Dari sini sisi kanannya bisa tetap lebih tinggi, berotasi dari luar ke dalam ke depannya dan bergerak dengan club saat impact. Gerakan-gerakan ini membebaskan dia dari tekanan di punggung bagian bawah dan membantunya untuk melepas tubuh, lengan, tangan, dan clubface saat impact tanpa memanipulasi clubface.

 

 

Jadi, perputaran panggul yang sedikit lebih banyak, sedikit lebih berputar saat back swing, memperpanjang lengan kanan dengan sisi kanan yang lebih tinggi bisa menciptakan release saat impact guna meningkatkan pengendalian terhadap clubface.

 

Todd Anderson, Direktur Instruksi PGA TOUR Performance TPC Sawgrass.

 

Todd Anderson merupakan Direktur Instruksi pada PGA TOUR Performance Center di TPC Sawgrass, rumah bagi THE PLAYERS Championship. National PGA Teacher of the Year 2010 ini telah membantu murid-muridnya mengemas lebih dari 50 kemenangan PGA TOUR dan Korn Ferry Tour, termasuk dua gelar FedExCup. Saat ini ia dinilaisebagai salah satu dari 20 instruktur golf teratas Amerika Serikat oleh Golf Digest.