Im Sungjae berniat mematahkan belenggu Muifield Village yang tak kunjung memberinya skor di bawah 70.

Muirfield Village, yang kerap menjadi tuan rumah ajang Jack Nicklaus, Memorial Tournament, bukanlah lapangan yang ramah bagi pegolf Korea Im Sungjae. Pemegang dua gelar PGA TOUR ini belum pernah bermain di bawah skor 70 dalam delapan putaran yang ia mainkan di sana. Dan ketika turnamen ini kembali digelar pekan ini, jelas hanya waktu yang bisa memberi jawaban. Namun, Im jelas berniat untuk mematahkan belenggu tersebut.

”Turnamen pekan ini merupakan ajang yang besar. Ada banyak pemain papan atas dan jumlah pesertanya juga tidak terlalu besar, hanya 120 pemain. Saya ingin main bagus pada turnamen seperti ini. Saya tidak bermain dengan bagus dalam tiga tahun terakhir, jadi saya ingin meningkatkan pencapaian saya,” ujar Im, menyinggung Memorial Tournament, satu dari tiga turnamen yang mendapat peningkatan hadiah uang—kini menyuguhkan US$12 juta.

Ada beberapa alasan mengapa Im ingin tampil bagus kali ini. Selain memperbaiki catatan penampilannya yang mengecewakan pada ajang ini, ia juga membutuhkan pelampiasan lantaran harus absen dari PGA Championship. Kala itu ia terpaksa mundur karena terpapar COVID-19 saat berada di Korea untuk mengikuti ajang KPGA Tour. Meskipun pekan lalu ia berhasil finis T15 pada ajang Charles Schwab Challenge, dua utang besarnya itu membuatnya perlu meraih hasil positif pekan ini.

”Saya berada di Korea selama empat minggu dan sayangnya keberadaan saya di sana tidak berjalan dengan baik, tapi saya kembali bisa ke jalur yang positif pekan lalu. Rasanya semua pukulan saya dan yang lainnya sedang mengalir dengan baik. Kalaupun ada (yang kurang), saya merasa perlu melatih short game lebih banyak,” sambung Im.

Alasan lainnya? Meskipun masih cukup jauh, ia berniat untuk melepas masa lajangnya di Seoul. Ini berarti satu kemenangan lagi pada musim 2021-2022 ini jelas akan menjadi sangat bernilai baginya.

Bagaimanapun juga, kiprahnya pada musim ini terbilang solid. Selain menambah satu kemenangan lagi, ia juga berhasil menembus sepuluh besar dalam empat turnamen, dan hanya dua kali gagal lolos cut. Pekan ini ia berada di peringkat 16 klasemen FedExCup dan bakal memperbaiki posisinya jika bisa main bagus di Muirfield Village pekan ini.

”Saya pikir musim ini menjadi yang musim terbaik saya karena saya bisa bermain dengan baik secara lebih konsisten.” — Kim Siwoo.

”Desain lapangannya telah berubah daripada tahun lalu. Beberapa hole menjadi lebih jauh demikian juga kecuraman beberapa green. Namun, saya saya sudah pernah mengalami bermain di sini sehingga masih bisa percaya diri. Saya membutuhkan rencana permainan di sini, di mana terkadang saya mesti bermain aman dan ketika memiliki kesempatan, saya perlu main agresif,” jelasnya.

Catatan penampilan yang lebih baik justru dimiliki oleh rekan senegaranya, Kim Siwoo. Dari enam penampilannya pada turnamen ini, pemegang tiga gelar PGA TOUR ini finis T9 pada edisi 2021, serta dua kali mencapai 30 besar. Dan pekan ini ia juga berniat bisa finis lebih baik, terutama setelah mengambil jeda sepekan.

”Belakangan ini saya tidak mengikuti dua turnamen secara beruntun. (Jadi,) sekarang saya punya banyak energi dan berada dalam kondisi yang bagus,” tutur Kim, kini di peringkat 47 klasemen FedExCup berkat sekali finis di sepuluh besar dan delapan kali di 25 besar. ”Saya pernah main bagus di sini, jadi saya selalu yakin dan percaya kalau saya bisa main bagus.

”Musim ini saya juga bermain dengan baik. Memang masih belum ada momen yang besar, tapi ketimbang musim perdana saya, saya pikir musim ini menjadi yang musim terbaik saya karena saya bisa bermain dengan baik secara lebih konsisten.”

Selain Im dan Kim, pegolf Korea lainnya Lee Kyounghoon, pegolf India Anirban Lahiri, pegolf China Taipei C.T. Pan, dan pegolf Jepang Hideki Matsuyama, yang telah menjuarai ajang ini tahun 2014, menjadi wajah Asia lain yang akan bertanding.

Adapun tujuh dari sepuluh pegolf teratas dunia juga ikut meramaikan turnamen pekan ini. Mereka adalah Jon Rahm (2), Cameron Smith (3), Collin Morikawa (4), Patrick Cantlay (6), Viktor Hovland (7), Rory McIlroy (8), dan Jordan Spieth (10). Penampilan Rahm akan sangat dinantikan, mengingat tahun lalu ia dipaksa mundur dari turnamen setelah sempat memimpin secara dominan dalam 54 hole lantaran hasil tesnya menunjukkan ia positif terpapar COVID-19.