Kiradech Aphibarnrat mengusung misi mengincar kemenangan perdana.

Satu-satunya wakil Asia Tenggara pada ajang U.S. Open pekan ini, Kiradech Aphibarnrat, memiliki keyakinan bahwa permainannya kini berada dalam kondisi yang sangat positif. Ia bahkan meyakini bahwa ia bakal segera meraih kemenangan di Amerika, yang menunjukkan kepercayaan diri yang tinggi.

U.S. Open pada pekan ini merupakan partisipasi ketiga bagi Kiradech. Setelah gagal lolos cut pada debutnya tahun 2016, ia kembali bermain pada U.S. Open 2018 dan finis sendirian di peringkat 15.

Ia sempat mengalami cedera akibat tergelincir setelah melakukan pukulan di Augusta National bulan April silam. Cedera pada lutut kanannya itu sempat memaksa Kiradech untuk rehat sejenak dari golf. Namun, kini ia mengaku kondisinya sudah jauh lebih baik dan siap untuk tampil di Pebble Beach.

“Permainan saya terasa makin baik dan makin baik. Swing saya terasa bagus, hasilnya juga menjadi lebih baik, dan saya bisa melihat ada peningkatan,” ujar Kiradech, kini berperingkat 61 pada FedExCup Points List.

“Semuanya hampir kembali seperti normal. Lutut kanan saya masih sedikit menganggu. Saya masih belum merasa nyaman saat harus menekuk lutut ketika hendak membaca putt atau melakukan pukulan bunker. Tapi sudah tidak sakit ketika mengayunkan club. Saya harus melatih otot di sekitar lutut saya.”

“Untuk mendapatkan kemenangan pertama, saya harus lebih terbiasa berada dalam persaingan.” – Kiradech Aphibarnrat

Keyakinan Kiradech itu tidaklah tanpa alasan. Dalam musim perdananya bermain penuh di Amerika, ia telah beberapa kali berada dalam persaingan juara. Satu-satunya yang belum bisa ia bisa lakukan ialah menangani peluang tersebut dengan maksimal.

“Untuk mendapatkan kemenangan pertama, saya harus lebih terbiasa berada dalam persaingan. Tiap kali bersaing, saya mulai berpikir ada begitu banyak pemain hebat di atas klasemen dan saya tidak merasa diri saya ada di antaranya. Lalu saya berpikir terlalu banyak. Rasanya bukan saya yang bermain dan saya pun tidak bermain golf secara normal,” jelasnya.

Kiradech sadar bahwa U.S. Open pekan ini tidak akan mudah, mengingat kecenderungan USGA untuk menyiapkan lapangan sesulit mungkin.

“Saya tidak begitu suka kondisi yang berat, tapi Anda tidak punya pilihan karena bermain dalam ajang Major. Semua orang tahu, pekan ini akan sangat berat dan saya hanya akan memainkan hole yang ada di hadapan saya,” imbuhnya lagi.

Kiradech kini menyukai jadwal baru PGA TOUR, yang menampilkan sebuah turnamen besar tiap bulannya, mulai dari ajang flagship THE PLAYERS Championship pada bulan Maret, Masters Tournament pada bulan April, lalu U.S. PGA Championship pada bulan Mei, U.S. OPen bulan Juni ini, The Open Championship bulan depan, dan kemudian FedExCup Playoffs yang terdiri atas tiga turnamen pada bulan Agustus.

Anirban Lahiri juga meyakini bahwa permainannya kini ada dalam kondisi yang sangat bagus untuk main maksimal di Pebble Beach pekan ini. Foto: Rolex.

“Saya menyukai jadwal baru ini, satu turnamen besar tiap bulan dan datang silih berganti. Kami menjadi siap untuk rangkaian ajang ini dan mendapat kesempatan untuk rehat pada akhir tahun. Saya pikir jadwal ini sangat bagus,” tandasnya.

Apakah mungkin Kiradech menciptakan sejarah untuk menjadi pegolf Asia pertama yang memenangkan U.S. Open? Segalanya bisa terjadi. Sejauh ini, prestasi terbaik yang pernah dibukukan pegolf Asia ialah finis pada T2 pada tahun 1985. Pegolf China Taipei, Chen Tze-chung berhasil mematok prestasi tersebut.

Pekan ini, selain Li dan Kiradech, masih ada sepuluh pegolf Asia lainnya yang akan tampil. Perwakilan paling banyak datang dari Jepang, di mana selain Hideki Matsuyama, masih ada Mikumu Horikawa, Kodai Ichihara, dan Shugo Imahira. Kontingen Korea berada di urutan berikutnya dengan tiga wakilnya, yaitu An Byeong-hun, Kim Si-woo, dan Lee Kyoung-hoon. Dua China Taipei C.T. Pan dan Yu Chun-an akan ditemani pula oleh pegolf asal India Anirban Lahiri.

Lahiri sendiri merasa antusias menghadapi U.S. Open kali ini. Melalui akun Twitter-nya, Anirban mengekspresikan kegembiraannya bisa kembali mengikuti ajang Major ini.

Ia menulis, “Sangat menyenangkan bisa kembali bermain pada U.S. Open. Sudah tiga tahun lamanya (sejak terakhir bermain pada ajang ini). Kembali ke Pebble Beach untuk bermain tahun ini, merupakan salah satu lapangan paling bersejarah yang menggelar U.S. Open. Saya merasa permainan saya sekarang ada dalam kondisi yang sangat bagus.”

Leave a comment