Dari kesulitan tidur menjelang putaran pertama, Chien ”Money” Peiyun justru tampil cemerlang dengan mematok skor terendah pada The Chevron Championship 2023.
Malam menjelang gelaran Major wanita pertama tahun ini, The Chevron Championship, Chien Peiyun kesulitan tidur. Bukan lantaran gugup, melainkan lantaran ia terus memikirkan penempatan pin di Jack Nicklaus Signature Course, di The Club at Carlton Woods, The Woodlands, Texas. Ia menilai pengaturannya terasa sulit.
Akan tetapi, apa yang terjadi pada putaran pertama kemarin (20/4) justru sebaliknya. Pegolf asal China Taipei ini justru tampil sebagai pimpinan klasemen pada hari pertama usai menorehkan skor terendah, 5-under 67.
Bermain dari hole 10, ia baru mendapat birdie di hole 17 dan 18. Setelah mencatatkan satu-satunya bogey dari hole 1 par 4, Chien membukukan empat birdie di enam hole terakhirnya untuk memegang keunggulan satu stroke atas Marina Alex, Chella Choi, Nelly Korda, Lilia Vu, Ayaka Furue, dan Stepahnie Kyriacou.
”Kami bermain dengan sangat baik hari ini, saya sekadar berfokus pada apa yang saya inginkan, dan ke mana kami bisa meleset. Saya pikir kami menjalankan permainan kami dengan baik,” tutur Chien, yang gagal lolos cut dalam dua ajang LPGA yang ia ikuti, namun finis T4 pada Lotte Championship presented by Hoakalei pekan lalu.
”Permainan iron saya hari ini cukup bagus. Saya juga banyak melakukan putt birdie. Memang ada beberapa peluang yang meleset, tapi secara keseluruhan, pukulan iron saya sangat bagus dan putting saya juga sangat bagus.”
Usai mendapat bogey di hole 1 itu, Chien secara berturut-turut menorehkan birdie di hole 4, 5, dan 6, sebelum akhirnya menciptakan birdie keenamnya di hole 8.
”Saya melakukan pukulan wedge yang sangat bagus di hole 4 dan kemudian memasukkan putt berjarak 1,8 meter, dan di hole berikutnya saya memasukkan putt birdie sejauh 9 meter, dan berikutnya pukulan 9-iron saya langsung masuk ke green dan menyisakan jarak sekitar 1,8 meter lagi dan memasukkan putt birdie lagi. Saya pikir saya memang fokus melakukan satu demi satu pukulan,” jelasnya.

Nama Chien memang tidak terlalu terdengar di kancah LPGA, meskipun pegolf berusia 32 tahun ini melakoni debutnya di sirkuit Amerika itu pada tahun 2017. Setahun sebelumnya, ia bermain di panggung Epson Tour dan menjuarai Kansas City Championship 2016.
Ia sempat kehilangan kartu LPGA dan kembali ke Epson Tour, lalu menjuarai dua gelar, yaitu pada Epson Classic 2020 dan Circling Raven Championship 2021, sebelum akhirnya kembali ke LPGA.
Musim lalu ia bermain dalam 22 turnamen. Dari jumlah itu, ia terpaksa mundur setelah memainkan satu putaran dan sepuluh kali gagal lolos cut. Prestasi terbaiknya ialah T4 pada ajang Dow Great Lakes Bay Invitational 2022. Selain itu, pegolf yang berteman baik dengan Yani Tseng ini mengemas dua kali finis di 25 besar.
Dengan torehan skor 67, pegolf yang memiliki julukan ”Money” ini kini memimpin klasemen sementara dengan keunggulan satu stroke atas sederet jawara Major dan LPGA.

