Keita Nakajima kian melaju dan kini memiliki keunggulan dua stroke di puncak klasemen Golf Nippon Series JT Cup 2023.

Raja pengumpul hadiah uang yang baru pada Japan Golf Tour Organization (JGTO) Keita Nakajima kian memperbesar peluangnya untuk menjadi pegolf kelima dalam sejarah JGTO yang melampaui hadiah uang kemenangan ¥200 juta dalam semusim.

Permainannya yang membuahkan skor 4-under 66 pada putaran kedua Golf Nippon Series JT Cup di Tokyo Yomiuri Country Club hari ini membawanya mengumpulkan total 11-under 129 dan keunggulan dua stroke dari Taiga Semikawa dan Takumi Kanaya. Nakajima menuai lima birdie, di mana empat di antaranya ia raih di sembilan hole pertamanya, plus sebuah bogey.

Semikawa, yang memulai hari kedua dari posisi T7, sukses mencatatkan empat birdie di lima hole terakhirnya dan menorehkan skor terendah putaran kedua, 6-under 64. Penampilannya itu turut memangkas jarak dengan Nakajima. Adapun Kanaya harus puas bermain dengan skor 67 dan mempertahankan posisi yang ideal menuju akhir pekan.

Sementara itu, Hideto Tanihara, yang berstatus juara bertahan, kini sendirian menempati peringkat keempat setelah menorehkan skor 66. Dengan selisih lima stroke, ia wajib melakukan upaya ekstra untuk mempertahankan peluang memenangkan turnamen ini untuk ketiga kalinya dalam kariernya.

Nakajima sendiri terlihat puas ketika menjelaskan putaran kedua tadi sebagai ”hari yang sukses” meskipun ia tak bisa melangkah lebih jauh di sembilan hole terakhirnya.

”Secara khusus irama permainan saya di sembilan hole pertama sudah bagus.” — Keita Nakajima.

”Saya mengeksekusi up-and-down yang solid di hole pertama, yang memberikan awal yang bagus juga buat saya dan mempersiapkan alur permainan untuk putaran yang meyakinkan. Secara khusus irama permainan saya di sembilan hole pertama sudah bagus,” tutur Nakajima, yang kini telah mengumpulkan total ¥172.486.179.

”Meskipun ada beberapa peluang yang meleset di sembilan hole terakhir, secara keseulurhan saya mempertimbangkan putaran ini sebagai hari yang sukses.”

Nakajima juga menunjukkan antusiasmenya untuk menghadapi kompetisi yang ketat, yang ia sebut sebagai ”pertarungan hari terakhir” pada akhir pekan ini dengan Semikawa, yang kini meramaikan persaingan.

”Sebenarnya, saya merasa sangat bersemangat bisa bermain bersama Semikawa dan Kanaya besok. Bermain dengan Kanaya sangatlah menyenangkan, dan saya sudah merasa semangat dan tekanan pada pertarungan hari terakhir kejuaraan, bahkan dalam dua hari pertama ini. Agak sedih juga karena semua ini akan berakhir dalam dua hari lagi,” ujarnya.

Semikawa sendiri juga menunjukkan niat untuk mengakhiri musim ini dengan kemenangan kedua. Sejauh ini ia merasa puas dengan keberhasilannya untuk bangkit setelah sempat terpuruk pada awal permainan. Ia sempat membuang tiga pukulan di empat hole tiga dan empat setelah sebelumnya justru memulai dengan birdie di hole pertamanya.

”Menurut saya, (Keita) Nakajima dan (Takumi) Kanaya masih berada di atas saya, jadi sangatlah penting buat saya untuk bertahan dan membidik posisi teratas pada hari Minggu.” — Taiga Semikawa.

”Meskipun bogey dan double bogey di hole 3 dan 4, secara umum saya merasa permainan saya masih positif, jadi saya tetap fokus untuk mempertahankan konsentrasi. Pendekatan ini terbayar tuntas dan membantu saya meraih sejumlah birdie, baik di sembilan hole pertama dan sembilan hole terakhir. Putting saya hari ini juga sangat meyakinkan,” jelas Semikawa, yang baru resmi menyandang status profesional persis setahun yang lalu.

”Saya yakin kalau berkonsentrasi pada permainan sendiri tanpa terganggu papan klasemen menjadi hal yang krusial. Menurut saya, Nakajima dan Kanaya masih berada di atas saya, jadi sangatlah penting buat saya untuk bertahan dan membidik posisi teratas pada hari Minggu.”

Kanaya sendiri berniat untuk mengejar Nakajima, yang menurutnya berada di kelas yang berbeda pada saat ini. ”Saya berkonsentrasi memainkan permainan saya sendiri, yang saya yakin akan membuahkan hasil. Nakajima menampilkan permainan golf yang luar biasa, dan rasanya hal itu membantu meningkatkan permainan saya juga.

”Target saya jelas finis dengan hasil memuaskan pada tahun ini. Saya berharap bisa terus berfokus pada permainan saya sendiri besok dan membangun momentum untuk putaran final yang krusial.”

Sementara itu, pegolf Korea Song Younghan masih menjadi wakil internasional terbaik pada turnamen yang hanya diikuti oleh 30 pemain ini. Skor 69 yang ia raih hari ini membawanya berbagi peringkat kelima dengan Taichi Nabetani dan Hiroshi Iwata dengan skor total 135.