Pegolf Amerika Nelly Korda membuka peluang meraih gelar perdana pada kancah LPGA Tour setelah pada hari ketiga berhasil membukukan skor 7-under 65 pada ajang HSBC Women’s World Championship. Skor tersebut membawanya mengoleksi 15-under 201 dan unggul satu stroke dari pimpinan klasemen sebelumnya yang juga merupakan rekan senegaranya, Danielle Kang.

Nelly yang bermain satu grup bersama Kang harus menunggu hingga hole keenam pada putaran ketiga tersebut sampai akhirnya meraih birdie pertamanya. Namun, bidie di hole 6 itu kemudian menjadi awal dari tiga birdie berturut-turut hingga hole 8.

Ia melanjutkan permainan sensasionalnya ke sembilan hole berikutnya ketika ia akhirnya berhasil menyamai perolehan skor Kang berkat birdie di hole 10 dan 11. Kang sendiri hanya berhasil bermain 1-under di sembilan hole pertamanya, yang membuat posisinya disamai Nelly.

Posisi Nelly sempat kembali turun ketika di hole berikutnya ia justru mendapat bogey, sementara Kang mencatatka birdie keduanya di hole 13. Kang sendiri sempat mengukuhkan dirinya kembali ke jajaran atas berkat birdie di hole 14.

Nelly kembali memberi tekanan kepada Kang dengan menambah tiga birdie di hole 13, 14, dan 16, yang membawanya kembali unggul satu stroke dari Kang. Kang sebenarnya dapat menyamai perolehan skor Nelly kalau saja ia tak mendapat bogey di hole terakhirnya.

”Pukulan tee saya sangat bagus dan saya bermain agresif persis ketika saya membutuhkannya. Dan saya sendiri juga memasukkan sejumlah putts yang berujung pada skor 7-under ini. Rasanya senang sekali dengan hasilnya, tapi jelas masih ada 18 hole lagi dan masih ada banyak pemain, pegolf hebat yang jaraknya masih dekat dengan saya,” tutur adik dari Jessica Korda, yang memenangkan Honda LPGA Thailand pekan lalu.

Nelly mengaku sangat terbantu oleh kedinya, Jason. Meskipun termasuk pemain yang mandiri, Nelly mengaku Jason sangat membantunya untuk tetap tenang dan menyemangatinya. ”Kami bekerja sama dengan baik, meskipun masih terbilang baru; kami mulai bekerja sama di Bahamas. Kami sama-sama mencatat hasil yang bagus, dan semoga hal ini bisa berlanjut.

Berada dalam posisi memimpin hanya satu stroke, jelas ia membutuhkan permainan terbaiknya untuk bisa meraih kemenangan LPGA Tour pertamanya. Dan jika ia berhasil melakukannya, ia dan kakaknya akan menjadi pasangan kakak-beradik kedua yang meraih kemenangan LPGA Tour.

”Jelas sangat mengasyikkan jika bisa mewujudkan itu, tapi saya tak mau berpikir terlalu banyak. Saya akan main relaks dan melakukan pukulan demi pukulan,” ujarnya.

Sementara itu, meskipun tertinggal satu stroke dari Nelly, Kang mengaku tidak terlalu memusingkan posisinya. Baginya, memimpin atau mengejar bukanlah hal yang penting, mengingat permainannya pribadilah yang harus ia pikirkan.

”Saya suka mendapatkan birdie dan main bagus dan menjadi kompetitif ketimbang (menunggu) pemain lain melakukan kesalahan secara konstan dan skornya bertambah. Malahan Nelly bermain sangat baik dan membukukan birdie. Saya sudah main beberapa kali dengannya, jadi besok akan sangat menyenangkan,” tutur Kang.

Tempat ketiga dihuni oleh pegolf Kanada Brook M. Henderson dan pegolf Australia Minjee Lee yang sama-sama mencatatkan 11-under 205, empat stroke di belakang Nelly. Masing-masing membukukan skor 65 dan 66 pada putaran ketiga.