Juvic Pagunsan meramaikan persaingan dengan menjadi salah satu pemuncak klasemen pada putaran kedua Mynavi ABC Championship 2023.
Pegolf veteran Filipina Juvic Pagunsan menegaskan niatnya untuk meraih gelar Japan Golf Tour Organization (JGTO) keduanya musim ini. Skor 8-under 64 pada putaran kedua Mynavi ABC Championship hari ini membawanya berbagi puncak klasemen dengan sang juara bertahan Mikumu Horikawa.
Pegolf berusia 45 tahun ini bermain nyaris sempurna dan menorehkan delapan birdie sehingga kini mencatatkan skor total 13-under 131. Catatan ini kemudian disamai oleh Horikawa, yang menciptakan delapan birdie dalam sebelas hole terakhirnya.
Sementara itu, pimpinan putaran pertama Keita Nakajima harus puas bermain dengan skor 69 setelah menorehkan lima birdie dengan dua bogey sehingga kini harus rela berbagi tempat ketiga dengan Taihei Sato (67).
Namun, bintang pada hari kedua juga layak menjadi milik Shaun Norris. Pegolf Afrika Selatan ini menorehkan skor 11-under 61, yang di antaranya berkat dua eagle, dan kini berada sendirian di tempat kelima.
Kehadiran para pegolf internasional di jajaran atas turut dipertegas dengan kehadiran pegolf Korea Song Younghan dan pegolf Australia Brad Kennedy. Masing-masing menorehkan skor 69 dan 67 dan kini berada diposisi T6 dengan skor 134 dan peringkat 9 dengan 135.
”Saya masih belum bisa menampilkan permainan terbaik akibat cedera di panggul kiri. … Meski begitu, berkat latihan yang konsisten, saya bisa menambah sekitar 9 meter.” — Juvic Pagunsan.
Jelas tidak ada yang merasa sepuas Pagunsan, yang bisa mengakhiri 36 hole dengan berada di posisi teratas.
”Putting saya, secara khusus, sangat luar biasa hari ini. Secara keseluruhan saya cukup puas melihat permainan saya,” tutur pegolf yang telah dua kali menjuarai ajang JGTO ini.
Cedera yang ia alami setelah kemenangan pada bulan Mei menjadi salah satu kendala yang membuatnya masih belum sanggup bersaing untuk menambah koleksi gelarnya.
”Saya masih belum bisa menampilkan permainan terbaik akibat cedera di panggul kiri. Saya cedera lantaran berlatih untuk meningkatkan jarak pukul driving saya. Meski begitu, berkat latihan yang konsisten, saya bisa menambah sekitar 9 meter,” sambung Pagunsan. ”Saya merasa cukup yakin. Kalau ada kesempatan, saya siap untuk mengambilnya dan membidik kemenangan.”
Dengan selisih dua stroke, Norris, yang sempat pulang ke negerinya, menyalurkan inspirasi yang ia dapat menyusul kemenangan Afrika Selatan dalam Piala Dunia Rugby baru-baru ini. Ia juga terdorong untuk mengejar gelar JGTO ketujuh dalam kariernya.
”Kemenangan tim nasional rugby itu sungguh menginspirasi. Sebagai warga Afrika Selatan, saya merasa bangga!” — Shaun Norris.
”Hari ini saya yakin bisa mencapai skor yang tidak akan bisa orang lain keluhkan. Putting saya sangat bagus, dan saya ebnar-benar merasa bermain luar biasa bagus hari ini,” tutur juara Japan Open 2021 ini.
”Di antara semua lapangan di mana turnamen-turnamen dimainkan sepanjang tahun, green pada ajang ABC ini merupakan yang terbaik dari segi kualitas. Setelah Japan Open, saya pulang kampung dan tinggal di sana selama dua pekan. Saya bisa bertemu keluarga, bersantai, dan melanjutkan latihan di sana, di mana saya yakin ikut berkontribusi pada hasil hari ini.
”Saya ke pub dengan teman-teman, dan kami semua menyaksikan Piala Dunia Rugby bersama-sama. Kemenangan tim nasional rugby itu sungguh menginspirasi. Sebagai warga Afrika Selatan, saya merasa bangga!”
Sementara itu, rasa percaya diri juga terpancar dari wajah Horikawa. Bermain di lapangan yang sudah ia kenali membuatnya kini ingin menjadi pegolf pertama yang sukses memenangkan turnamen ini secara berturut-turut sejak Shingo Katayama (2005-2006).
”Saya berada di posisi yang bagus dan rasanya saya punya ikatan yang bagus dengan lapangan ini. Dalam dua hari ini, satu-satunya bogey terjadi kemarin di hole 10 karena saya melakukan tiga putt,” jelas Horikawa. ”Tidak ada pukulan yang meleset, dan semuanya berjalan sesuai manajemen saya. Saya tidak akan mengubah apa-apa besok.”


