Skor 68 bawa Park Gunwoong menguasai klasemen keseluruhan kelompok putra pada putaran pertama Pondok Indah International Junior Golf Championship edisi ke-12.

Park Gunwoong menjadi satu-satunya pegolf yang bermain under pada putaran pertama Pondok Indah International Junior Golf Championship. Pegolf Korea ini mencatatkan lima birdie dengan hanya satu bogey untuk memuncaki klasemen keseluruhan kelompok putra pada kejuaraan yang memasuki edisi ke-12 tersebut.

Ia memang tidak memulai permainannya dengan ideal. Bermain dari hole 10 di Pondok Indah Golf Course, Park malah mendapat bogey. Akan tetapi, ia berhasil memainkan sembilan hole pertamanya itu dengan catatan 2-under lantaran menciptakan birdie di hole 11, 12, dan 18. Dua birdie tambahan dari hole 3 dan 5 praktis mengukuhkan posisinya di puncak klasemen sementara.

”Anginnya sangat kencang, jadi daripada bermain melawan angin, saya berusaha memanfaatkannya dan ternyata hasilnya berjalan dengan baik,” ujarnya. ”Pengalaman saya sebelumnya yang bermain dalam cuaca yang sama rasanya memberi keuntungan buat saya sehingga hari ini bisa bermain dengan baik.

 

William Justin Wijaya, Round 1 Pondok Indah International Junior Golf Championship 2025.
Skor even par 72 menempatkan William Justin Wijaya berbagi tempat kedua dengan pegolf Malaysia Chan Jun Han. Foto: Yongki Hermawan.

 

”Saya tidak mengira bakal bermain dengan skor skor 4-under, tapi ketika melangkah ke lapangan saya memang bertekad agar bisa bermain sebaik mungkin dan ternyata hasilnya sangat bagus.”

Ia menyebut kualitas lapangan dan kondisi green yang prima ikut membuatnya bisa memaksimalkan permainan, terutama di atas green.

”Bolanya bisa bergulir ke arah yang saya mau, jadi saya rasa ini sesuatu yang mesti saya sebutkan ketika menyinggung tentang Pondok Indah Golf Course,” sambungnya lagi.

”Besok (hari ini) saya akan bermain lebih siang dan saya kira justru saat itulah angin berembus paling kencang. Akan tetapi, seperti hari ini, saya akan memanfaatkan angin, bukan melawannya.”

Pegolf asal Malaysia Chan Jun Han dan pegolf tuan rumah William Justin Wijaya tampil sebagai pesaing terdekat bagi Park. Keduanya sama-sama mengemas skor even par 72. Jika Chan mencatatkan sebuah eagle dengan dua dengan empat bogey, William mengemas empat birdie dengan dua bogey dan satu double bogey.

 

Chan Jun Han, Round 1 Pondok Indah International Junior Golf Championship 2025.
Dengan catatan tiga birdie dan tiga bogey, Chan Jun Han dari Malaysia menemani William Justin Wijaya di tempat kedua. Foto: Yongki Hermawan.

 

”Yang menjadi fokus saya hari ini ialah agar saya tidak terlalu memaksakan permainan. Jadi, saya mengurangi ekspektasi saya sendiri. Lantaran tahu anginnya sekencang ini, saya lebih mengincar ke tengah green. Kalau bisa mendekati pin bagus, kalau tidak bisa ya saya putting dari posisi berhentinya bola. Anginnya juga sampai sekencang ini,” tutur William.

”Rasa gugup pasti ada kalau ikut turnamen, cuma saya berusaha untuk menikmatinya seharian ini. Saya tahu kalau bisa menikmati pertandingan, saya pasti main lebih baik lagi.”

Bermain pada sesi pagi membuat William bisa bermain lebih baik di sembilan hole pertamanya. Ia bahkan sempat bermain 2-under dalam enam hole pertamanya berkat birdie di hole 1 dan 3.

”Kondisi lapangan di sembilan hole pertama masih terbilang oke, cuma di sembilan hole kedua, ketika memasuki jam siang, mulai jam 9, jam 10 angin sudah mulai berembus kencang. Saya sempat harus mondar-mandir sebelum memukul bola karena anginnya sangat kencang dan membingungkan untuk melakukan pemilihan club,” sambungnya.

”Secara umum saya memang berusaha untuk menikmati (pertandingan), jadi itulah yang justru bisa mengeluarkan permainan saya. Kalau bisa menikmatinya lagi, semoga juga dengan kondisi yang mungkin lebih baik, saya bisa mendapat skor yang bagus.”