Randy Arbenata Mohamad Bintang dan Bianca Naomi Amina Laksono sukses menjadi pasangan juara perdana dalam gelaran Intercollegiate Golf Series.
Tidak ada kejutan yang berarti dari kelompok putra dari kompetisi Intercollegiate Golf Series (IGS) putaran ketiga. Randy Arbenata Mohamad Bintang sukses mengukuhkan dominasinya dalam kompetisi tiga putaran di Damai Indah Golf PIK Course tersebut.
Meski arah pertandingan sudah terlihat, Randy juga harus berjibaku memastikan kemenangannya. Setelah hanya membukukan 1-over di sembilan hole pertamanya, ia tampak mengukuhkan posisinya di puncak klasemen setelah meraih birdie di hole 13 par 5. Namun, posisinya itu sempat terancam lantaran harus mendapat triple bogey di hole 15 par 3. Meksi kemudian menutup putaran final itu dengan bogey, kemenangan tetap jatuh ke tangan pemuda berusia 18 tahun ini lantaran ia membukukan skor total 1-over 217, tiga stroke lebih baik daripada Rayhan Abdul Latief, yang menjadi pesaing terdekatnya sepanjang pekan.
”Sampai di hole 15 sebenarnya saya masih merasa percaya diri untuk bisa bermain di bawah par, tapi di par 3 hole 15 saya justru mendapat triple bogey di hole itu,” tutur Randy. ”Saya senang bisa menjuarai ajang ini, meski demikian permainan saya sebenarnya masih harus diperbaiki lagi.”
Kejutan justru terjadi di kelompok putri. Rayi Geulis Zullandari yang memegang posisi teratas dalam dua putaran, harus melepas peluang menciptakan prestasi membanggakan bagi Jawa Barat. Bogey di hole 4 dan 5—yang terjadi di sembilan hole terakhir—terbukti memupus harapannya untuk meraih kemenangan.
Persaingan malah terjadi antara Bianca dan Sania Talita Wahyudi. Sania sempat berada di atas angin usai birdie di hole 1 dan 3, dengan bogey di hole 2. Namun, Bianca menyamakan kedudukan dengan birdie di hole 4.

Kemenangan akhirnya menjadi milik Bianca setelah sahabatnya itu tersandung di hole 8 dan harus mendapat triple bogey di hole 9. Meskipun mencatatkan bogey di hole terakhir, ia memastikan kemenangan satu stroke atas Sania dan Rayi.
”Pastinya senang sekali karena bisa memenangkan ajang ini. Memang ada sedikit perasaan bakal menang, tapi saya tidak ingin terlalu berharap dan berusaha bermain sebaik mungkin,” ujar Bianca.
Jika Randy dan Bianca berhasil merebut kehormatan sebagai peraih Best Gross Overall, sejumlah atlet juga patut berbangga atas performa mereka pekan ini. Rayhan sukses menjuarai kelas Boys A setelah mencatatkan skor total 4-over 220. Adapun Teuku Husein M. Danindra menorehkan skor total 255 untuk menjuarai kelas Boys B.
Adapun Rayi harus puas menerima trofi juara di Kelas Girls A dengan skor total 226. Sedangkan Milani Adisty dari Insan Golf Jakarta menjuarai Girls B dengan skor total 248.
Ciputra Golfpreneur Foundation, yang bersama Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung dan Ikatan Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember menjadi tuan rumah Seri I ini, layak berbangga. Tidak hanya lantaran edisi perdana ini meraih sukses, tapi juga mengingat sejumlah atlet binaannya menorehkan hasil yang membanggakan.
Setelah Rayhan memastikan finis di tempat kedua, Bianca dan Sania sukses menempati tempat pertama dan ketiga untuk kelompok putri. Sementara itu, Caithlyn Darlene Ong dan Richter Joelle Hansklie menempati posisi kedua dan ketiga di kelompok Girls B.


