Pekan ini, satu-satunya turnamen PGA TOUR di Asia Tenggara, CIMB Classic kembali digelar di TPC Kuala Lumpur, Malaysia, mulai 11-14 Oktober. Ajang ini kerap kali menghadirkan para bintang top yang lebih sering kita saksikan di layar kaca. Justin Thomas melambungkan namanya lewat ajang ini dengan dua kali berturut-turut menjuarainya.
Lalu tahun lalu, pegolf Amerika lainnya Pat Perez, salah satu sosok paling menarik di Tour tampil sebagai juara. Pekan ini pun ia akan berusaha mempertahankan gelarnya. Bagaimana persiapannya, terutama ketika ia harus memainkan TPC Kuala Lumpur, yang belum lama ini mengalami renovasi? Berikut wawancara dengan Perez.
Apa hal yang paling Anda ingat dari kemenangan CIMB Classic tahun lalu? Seberapa istimewa hal tersebut? Saya ingat bermain luar biasa bagus di TPC Kuala Lumpur dan kami benar-benar bisa mengendalikan seluruh permainan saya. Lapangannya sangat cocok dengan cara bermain saya dan saya main luar biasa bagus tahun lalu. Saya tak sabar untuk segera mempertahankan gelar saya, terutama karena saya dengar lapangannya sudah diperbarui tahun ini, dengan rumput yang baru di fairway dan green.
Kalau mengingat tahun lalu, kemenangan CIMB Classic itu sangat istimewa karena menjadi titik puncak pada 2017. Semua mungkin tahu kalau saya harus menjalani operasi bahu pada 2016 dan kemudian mendapat undangan sponsor untuk mengikuti CIMB Classic tahun itu juga dan, meskipn saya tidak menang, saya mendapat percaya diri yang saya butuhkan untuk kembali bangkit dan kemudian saya menang di Mayakoba. Kalau tak mendapat undangan dari Malaysia, siapa yang tahu, mungkin saya malah tak main di Mayakoba.
Apa yang Anda nikmati tentang Malaysia dalam bebrapa tahun terakhir ini dan dengan kembali ke Malaysia sebagai juara bertahan, akankah segalanya menjadi berbeda? Kota itu benar-benar keren dan menginap di Westin Hotel, yang persis di tengah kota, juga sangat menyenangkan. Saya menikmati makanan dan budaya di Kuala Lumpur dan kota itu menjadi destinasi yang sangat indah.
Satu hal terbaik yang saya alami ialah bagaimana polisi mengawal kami sehingga lebih mudah buat kami mencapai TPC Kuala Lumpur, lapangan yang juga memiliki fasilitas golf yang hebat. Saya tak sabar untuk mempertahankaan gelar dan menjumpai para penggemar saya lagi. Pada pekan ini, ada banyak pemain hebat yang main, dan in berarti menjuarai turnamen ini untuk kedua kalinya bakal menjadi jauh lebih baik lagi.
Sebenarnya hal apa dari TPC KL yang cocok untuk permainan Anda dan seberapa ingin Anda untuk bermain di West Course yang baru diperbarui itu? Sebagai pegolf, terkadang Anda bisa langsung menyukai sebuah lapangan begitu melihatnya. TPC Kuala Lumpur adalah salah satu lapangan di mana saya merasa sangat nyaman berdiri di tiap tee box-nya dan melihat apa yang ada di depan saya. Saya juga lekas beradaptasi dengan baik di green dan memasukkan banyak putt untuk menang tahun lalu.

“Menjadi seorang ayah memang mengubah perspektif Anda dan … ada alasan luar biasa lain untuk bahagia, dengan kehadiran anggota baru dalam keluarga kami.”
– Pat Perez
Tapi bakal menarik juga buat kami semua nanti karena kami akan bermain di lapangan yang sudah diperbarui untuk pertama kalinya. Saya diberi tahu kalau fairway dan green-nya akan menjadi lebih keras sekarang, dan ini bakal menjadi tes yang menarik daripada yang sudah kami hadapi dalam beberapa tahun terakhir.
Bagaimana Anda menilai musim 2017-2018 Anda pada PGA TOUR? Saya pikir oke. Saya bermain cukup konsisten, tapi tidak cukup bagus untuk mencatatkan finis yang bagus setelah menjuarai CIMB Classic. Pada beberapa turnamen, saya bisa bersaing setelah putaran kedua dan ketiga, tapi karena suatu hal, saya tidak bisa mempertahankan diri di papan klasmene dan ini sesuatu yang mengecewakan. Kedi saya H (Michael Hartford) dan saya telah mendiskusikan permainan kami dan berusaha mencari tahu beberapa hal untuk menghadapi musim yang baru ini. Saya yakin saya bisa mulai main lebih konsisten lagi seperti pada 2017. Kembali ke Malaysia tentu akan menjadi titik start yang bagus.
CIMB Classic ini akan menjadi turnamen pertama Anda sebagai seorang ayah. Bagaimana peran tersebut Anda jalani sejauh ini dan apakah fakta ini akan mengubah pandangan Anda soal kompetisi dan tentang kehidupan secara umum? Saya dan Ashley sungguh diberkati dengan kehadiran Piper dalam hidup kami. Kami sudah menikmati masa-masa yang indah dengan Piper di rumah kami beberapa pekan ini, dan saya benar-benar menyukainya. Mungkin hal terberatnya ialah meninggalkan rumah dan bertanding pada PGA TOUR.
Tapi menjadi seorang ayah memang mengubah perspektif Anda dan bagusnya sekarang ialah ketika saya menjalani pekan yang biasa saja di TOUR, saya takkan mempermasalahkan hal itu karena saya tahu, ada alasan luar biasa lain untuk bahagia, dengan kehadiran anggota baru dalam keluarga kami.


