Lydia Ko dan Nelly Korda akan kembali ke Sentosa Golf Club untuk edisi ke-15 HSBC Women’s World Championship pada 2-5 Maret 2023.

Pegolf No.1 dan No.2 Dunia, Lydia Ko dan Nelly Korda, mengonfirmasi partisipasi mereka pada ajang HSBC Women’s World Championship. Penyelenggaraan tahun ini akan menjadi edisi ke-15 dan akan digelar pada 2-5 Maret 2023 mendatang. Kepastian ini menyusul komitmen dari sang juara bertahan, Ko Jinyoung, yang menyatakan berniat mempertahankan gelarnya.

Ketiga pegolf ini sama-sama telah menikmati posisi sebagai pegolf No.1 Dunia pada tahun 2022 lalu. Dengan hanya terpisah 0,49 poin di antara dua pemain teratas, ketiganya jelas berniat untuk memulai 2023 ini dengan meyakinkan agar bisa berada di puncak Rolex Women’s World Golf Ranking.

Menyusul kemenangannya pada ajang tutup musim CME Group Championship tahun lalu, Ko telah kembali ke posisi No.1 Dunia untuk pertama kalinya sejak musim panas tahun 2017 silam. Setelah meraih tiga kemenangan dalam musim lalu, ia pun menyabet penghargaan Player of the Year LPGA Tour dan membawa pulang Vare Trophy lantaran menorehkan rata-rata skor terendah dengan catatan 68,99.

Tahun lalu, Ko menuntaskan HSBC Women’s World Championship di posisi T7.

 

Nelly Korda, HSBC Women’s World Championship.
Nelly Korda juga bakal kembali ke Sentosa Golf Club untuk edisi ke-15 HSBC Women’s World Championship. Foto: Getty Images.

 

”Saya menikmati tahun yang mengagumkan dan menutup musim dengan kemenangan dan kembali ke puncak ranking dunia merupakan sesuatu yang teramat istimewa. Menatap musim depan ini, Singapura menjadi salah satu kota favorit untuk saya kunjungi dan HSBC Women’s World Championship jelas menjadi ajang yang ingin saya menangkan suatu hari. Ajang ini kerap diikuti para pemain tangguh dan daftar juara masa lalu yang luar biasa yang bakal memberi kehormatan jika bisa menambah nama saya ke daftar itu,” jelas Ko.

Tahun 2022 juga menjadi tahun yang meninggalkan kesan bagi Korda. Bulan November 2022 silam, adik Jessica ini memenangkan gelar pertamanya dalam 12 bulan setelah mengalami kendala kesehatan yang memaksanya absen dalam empat bulan pertama tahun lalu. Kemenangannya pada ajang Pelican Women’s Championship sempat menempatkannya kembali ke No.1 Dunia, meskipun hanya sekejap lantaran Ko menggesernya dengan kemenangannya sepekan kemudian.

Korda, yang juga akan kembali ditemani sang kakak, akan kembali ke Singapura untuk pertama kalinya setelah 2019. Keduanya absen pada periode pandemi COVID-19 yang memaksa perjalanan internasional menjadi sangat terbatas.

”Kami sangat bersemangat bisa kembali ke Singapura setelah absen dalam dua tahun terakhir. Ini ajang yang sungguh luar biasa, penuh dengan para pemain terbaik di dunia dan HSBC benar-benar memikirkan semuanya untuk menciptakan pekan yang istimewa bagi kami,” ujarnya.

 

Tahun ini menjadi tahun penyelenggaraan ke-15 turnamen ini. Dari 14 juara sebelumnya, 12 di antaranya merupakan pemenang Major. Itulah sebabnya, ajang ini kerap disebut sebagai ajang Major Asia.

”HSBC Women’s World Championship kian menegaskan posisinya sebagai ajang kelas dunia dan menunjukkan komitmen kami untuk membuka berbagai kesempatan dalam olahraga kaum wanita,” jelas CEO HSBC Singapura Kee Joo Wong. ”Kami bersemangat untuk melihat sederet pemain bintang untuk perayaan ke-15 turnamen ini dan bersemangat untuk kembali menyambut para penggemar pada tahun ini.

”Tak banyak tempat, kalaupun ada, yang menawarkan semua yang kami miliki di Singapura. Pusat dinamika global, para pegolf terbaik dunia, dan pengaturan luar biasa di Sentosa akan memberikan edisi menegangkan berikutnya dari ajang Major Asia ini.”

Turnamen yang dimainkan penuh 72 hole ini kembali dimainkan di Tanjong Course, di Sentosa Golf Club, sekaligus memastikan penyelenggaraan ke-10 turnamen ini sejak pertama kali digelar pada 2008. Sentosa Golf Club sendiri telah mendapat tempat yang istimewa lantaran kembali mendapat status Fasilitas Golf Terbaik yang Paling Ramah Lingkungan di Dunia (World’s Best Eco-Friendly Golf Facility).