Katsumasa Miyamoto mengatasi ketertinggalan dua stroke dan berbalik unggul satu stroke menuju babak akhir Japan Players Championship by Sato Shokuhin.
Jangan mengabaikan pemain veteran! Kira-kira itulah yang terpancar dari putaran ketiga Japan Players Championship by Sato Shokuhin tadi (25/6). Pegolf veteran Katsumasa Miyamoto kini memegang posisi teratas dan berpeluang mewujudkan gelar JGTO ke-13 dalam kariernya.
Pegolf berusia 49 tahun ini mengawali putaran ketiga tadi dengan tertinggal dua stroke dari pimpinan klasemen Taihei Sato. Secara gemilang ia menampilkan kualitas permainan yang luar biasa, ditandai dengan sebuah eagle, enam birdie, dan satu double bogey untuk skor 6-under 66 di Nishi Nasuno Country Club. Performanya ini membawanya ke posisi teratas dengan skor total 17-under, mengungguli Yuki Inamori (66) dan Sato (69), sedang Kaito Onishi mengintai sendirian di peringkat keempat setelah menorehkan skor 63.
Miyamoto memulai hari yang solid itu dengan menorehkan birdie di hole 2 dan 3. Meski segera mendapat double bogey, yaitu di hole 4 par 5, ia menunjukkan alasan mengapa dalam usia 49 tahun ia masih menjadi salah satu pemain yang patut diperhitungkan sebagai pesaing tangguh. Di hole berikutnya ia langsung mencatatkan eagle, serta menambah dua birdie lagi di hole 6 dan 8 dan menutup sembilan hole pertamanya itu dengan 32 pukulan.
Perjuangannya untuk meraih posisi teratas berhasil ia wujudkan dengan birdie di hole 10 dan 16. Sato, yang dalam dua putaran pertama menikmati posisi teratas, justru harus merelakan Miyamoto mengambil alih posisi ideal itu lantaran mendapat bogey di hole 14, 15, dan 16.
”Saya memang sudah bermain dengan baik dalam tiga hari terakhir, jadi bebannya ada pada saya untuk mengulangi performa yang sama pada esok hari,” tutur Miyamoto.

Kemenangan pada hari Minggu (26/6) besok akan menempatkannya di tempat ke-22, bersama Yoshitaka Yamamoto, dari daftar pemenang gelar JGTO terbanyak.
”Namun, lapangan ini berpeluang untuk memberikan skor-skor yang besar, jadi saya pikir semua orang akan berupaya membukukan skor serendah mungkin. Saya juga ingin melakukan hal yang sama dan pasti akan memantau terus papan klasemen.”
Sementara itu, Justin De Los Santos kembali membukukan skor yang solid dan membuka peluang untuk bisa kembali finis di jajaran sepuluh besar. Pada putaran ketiga ini, pegolf berusia 26 tahun tersebut membukukan skor 69 sehingga kini mengumpulkan skor total 206.
Memulai putaran ketiga dari posisi T13, De Los Santos, yang memutuskan pindah ke Jepang dan berkiprah secara profesional sejak 2019 ini membukukan empat birdie dengan satu bogey. Dengan jarak tujuh stroke dari Miyamoto, dan dua stroke untuk menembus sepuluh besar, De Los Santos jelas menjadi salah satu kuda hitam pada putaran final besok (26/6).
Toh ia tidak ingin terbebani dengan hasil yang bakal ia raih besok. Pemegang satu gelar Abema Tour—Tour pengembangan JGTO—ini menyebut penampilannya musim ini sebagai penampilan yang jauh berkembang ketimbang musim lalu. Performa cemerlangnya pada ajang Mizuno Open beberapa waktu lalu telah memberinya tiket untuk melakukan debut pada ajang Major, yaitu edisi ke-150 The Open Championship bulan depan.
”Ya, sudah jelas performa saya sejauh ini merupakan peningkatan yang cukup bagus ketimbang tahun lalu,” tandas De Los Santos, yang membutuhkan enam turnamen sampai akhirnya berhasil lolos cut pada musim 2021.


