Perubahan di puncak klasemen sementara ajang Panasonic Open Golf Championship yang berlangsung di Ibaraki Country Club kembali terjadi pada akhir putaran ketiga tadi (21/4). Pegolf asal Korea Selatan, Kim Hyungsung untuk sementara menjadi pimpinan klasemen setelah hari ini bermain 4-under 67. Total skornya, 12-under 201 menempatkannya unggul satu stroke dari pesaing terdekatnya asal India, Rahil Gangjee.
Kim mengawali putaran ketiga hari ini dengan berada di tempat kedua bersama Gangjee dan empat pegolf lannya. Ia mencatatan birdie di hole kedua sebelum mendapat bogey dan birdie di hole 5 dan 6. Namun, di sembilan hole keduanya, ia berhasil mencatatkan dua birdie berturut-turut di hole 12 dan 13 dan sempat berbagi posisi teratas bersama Gangjee. Sampai akhirnya, ia berhasil menambah birdie di hole terakhirnya, yang sekaligus memberi keunggulan satu stroke dari pegolf asal India tersebut.
”Saya menikmati bermain bersama Rahil dan Shingo (Katayama). Kami banyak memasukkan putt jarak jauh. Saya juga menikmati melihat permainan Shingo hari ini. Dalam usia 45 tahun, dia masih sangat kuat,” ujar Kim.
Terakhir memenangkan gelar pada 2015 setelah menjuarai Top Tokai Classic, ajang Japan Golf Tour Organization (JGTO), Kim berniat untuk memaksimalkan peluang yang ada kali ini.
”Keluarga saya ada di sini dan saya bisa mendapat dukungan langsung dari mereka. Saya sudah mengenal lapangan ini dan bersiap untuk bermain besok (22/4). Saya ingin melanjutkan melakukan apa yang sudah saya lakukan saat mengikuti kamp latihan di California. Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk mempertahankan swing telah berfungsi degan baik,” tutur mantan bintang EurAsia Cup ini.
Sama seperti Kim, Gangjee sendiri berniat mencari kemenangan setelah terakhir meraih gelar Asian Tour di China tahun 2004. Ketika itu, ia berhasil mengalahkan sejumlah bintang Ryder Cup Eropa, seperti Philip Price, Ian Woosnam, dan Nick Faldo.
Namun, tahun ini ia belum sekalipun lolos cut sehingga kesempatan kali ini menjadi kesempatan istimewa yang sulit diabaikan.
”Jelas saya akan merasakan sedikit tekanan besok. Sudah lama sekali sejak terakhir kali saya menang dan saya belum bermain dengan bagus lagi. Selama ini saya sudah banyak berlatih dan pada dasarnya itulah yang memberi perbedaan pekan ini,” tutur Gangjee yang harus puas bermain 4-under 67.
”Enam hole terakhir memang tidak sesuai harapan saya (Gangjee mencatat satu bogey dan par dalam enam hole tersebut), tapi saya menerima skor ini. Angin mulai berembus kencang di sembilan hole terakhir dan mulai berputar di beberapa hole. Itu sebabnya bola saya ke mana-mana di beberapa hole. Jelas itu menjadi satu faktor.”
Shingo Katayama yang bermain bersama Kim dan Gangjee berada di peringkat ketiga setelah tadi bermain 3-under 68. Adapun tiga pegolf berada di peringkat keempat, salah satunya Sihwan Kim dari Amerika. Sihwan berpeluang memenangkan Panasonic Swing Series jika ia bisa menjuarai ajang kolaborasi Asian Tour dan JGTO ini, dengan catatan Shiv Kapur tidak finis di posisi lima besar dan Rattanon Wannasrichan tidak finis di peringkat kedua.
Sementara itu, pimpinan klasemen kemarin, Rikuya Hoshino harus rela lengser dari tampuk utama lantaran tadi malah bermain 2-over 73. Meski demikian, ia masih memiliki peluang lantaran hanya berselisih empat stroke dengan Kim.
Satu-satunya pegolf Indonesia yang berlaga di Ibaraki Country Club, Danny Masrin, hari ini bermain solid dan mencatatkan skor terbaiknya pekan ini dengan 2-under 69.
Danny harus berjuang keras untuk mencatatkan birdie pertamanya, terutama setelah dalam sembilan hole pertama, ia hanya bermain par dan mendapat bogey di hole 8. Performanya semakin bagus setelah mendapat birdie pertama di hole 10. Ia menambah koleksi birdie-nya di hole 12, sebelum kemudian mendapat bogey di hole 13. Dua birdie yang ia peroleh di hole 17 dan 18 membuatnya untuk sementara berada di peringkat T40 dengan total skor 3-under 210.


