Anthony Quayle memimpin jajaran pegolf internasional pada akhir putaran pertama Kansai Open Golf Championship.

Anthony Quayle menegaskan niatannya untuk memperbaiki penampilan mengecewakan pada ajang awal musim pada Japan Golf Tour kali ini. Dalam turnamen kedua pekan ini, Kansai Open Golf Championship, pegolf Australia tersebut membukukan skor 5-under 66, yang membuatnya menuntaskan putaran pertama tadi (14/4) dengan jarak yang cukup dekat dari pimpinan klasemen sementara, Mikiya Akutsu.

Dua pegolf internasional lainnya yang mengawali pekan ini dengan cukup baik ialah Andrew Evans, rekan senegara Quayle, serta pegolf Amerika Han Lee. Keduanya sama-sama bermain dengan skor 67 pada turnamen yang dimainkan di Yomiuri Country Club ini.

Akutsu menjadi sorotan utama lantaran ia menunjukkan permainan mengagumkan. Pegolf berusia 27 tahun ini menorehkan sembilan birdie dengan satu bogey untuk memuncaki klasemen sementara. Skor 63 itu membuatnya memegang keunggulan satu stroke atas lima pegolf Jepang lainnya—Hirotaka Ashizawa, Takahiro Hataji, Taiga Semikawa, Naoyuki Kataoka, dan Mitsumasa Tamura—yang menorehkan skor 64.

Sang juara bertahan, Rikuya Hoshino, juga memulai turnamen ini dengan catatan solid, 6-under 65 dan untuk sementara berada di peringkat T7.

Pada turnamen perdana musim 2022 ini, Quayle harus puas bermain hanya dua putaran lantaran ia gagal lolos cut. Namun, performanya pekan ini menunjukkan ia tak ingin mengulangi pengalaman yang sama. Apalagi ia berhasrat untuk mewujudkan gelar JGTO perdananya. Sejauh ini, prestasi terbaiknya ialah T2 pada ajang The Crowns tahun 2018. Setahun kemudian ia finis di tempat ketiga pada ajang Casio World Open.

Rekan senegaranya, Evans, juga seakan tidak mau membiarkan Quayle berkibar sendirian. Empat birdie tanpa bogey yang ia torehkan tadi memberinya posisi yang cukup baik untuk meramaikan persaingan.

”Saya puas dengan skor 67, empat stroke di belakang pimpinan klasemen, tapi ini baru putaran pertama, dan saya tidak ingin berpikir terlalu jauh,” tutur Evans, yang sempat menjuarai Final Qualifying Tournament bulan Desember 2021 lalu.

”Besok akan menjadi putaran yang baru dengan tantangan-tantangan yang berbeda, dan saya akan menjalaninya selangkah demi selangkah.”

Pegolf berusia 36 tahun ini tidak ingin mematok target yang muluk-muluk. ”Saya menjuarai Qualifying Tournament, jadi tidak ada pemeringkatan ulang sehingga target saya ialah bermain dengan baik pada semua turnamen yang bisa saya ikuti. Saya tak sabar untuk menantang diri sendiri dengan banyaknya lapangan baru pada tahun ini.”

Adapun pegolf veteran, Lee, masih melanjutkan performa yang positif. Setelah finis di jajaran sepuluh besar pada ajang Token Homemate Cup dua pekan lalu, kali ini ia menorehkan tiga birdie di empat hole terakhir pada sembilan hole pertamanya, lalu menorehkan birdie keempatnya di hole 16 untuk skor 4-under 67.