Pegolf Filipina Justin Raphael Quiban akan melakoni debutnya pada kancah PGA TOUR lewat ajang 3M Open.
Setelah Bianca Pagdanganan dan Yuka Saso, Filipina segera menempatkan satu pegolf lagi di Amerika. Justin Raphael Quiban akan segera melakonai debutnya pada kancah PGA TOUR ketika tampil pada ajang 3M Open pekan ini. Dan bagaimana pun hasil yang akan ia peroleh nantinya, Quiban bakal mengenang debut impiannya ini.
Namanya mungkin asing bagi sebagian besar penggemar golf. Namun, Quiban sukses memastikan tempatnya untuk bertanding di TPC Twin Cities di Blaine, Minnesota itu setelah finis di tempat ketiga pada Monday Qualifying. Ia mencatatkan skor 8-under 63, termasuk skor 29 di sembilan hole terakhir.
Kini ia mendapat kesempatan yang telah lama ia impikan untuk bersaing dengan sejumlah pegolf top, termasuk juara bertahan FedExCup Dustin Johnson, Louis Oosthuizen yang finis di posisi T3 pada The Open pekan lalu, Tony Finau, Rickie Fowler, dan juara bertahan Michael Thompson.
”Jantung saya berdeguo kencang. Saya sekadar berusaha bernapas di beberapa hole terakhir,” tutur pegolf yang kini menempati peringkat 1665 pada Official World Golf Ranking ini.
Ia perlu selamat dari pra-kualifikasi untuk mendapat satu dari 20 nama yang berhak mengikuti Monday Qualifying. Ia berhasil melakukannya setelah bermain dengan skor 68. Setelah itu, permainannya seakan menjadi lebih sinkron dan menuntaskan sembilan hole terakhirnya dengan luar biasa, termasuk eagle di hole 10.
”Driver saya sedang bagus-bagusnya karena saya selalu berhasil memukul ke fairway. Saya hampir memasukkan bola dari jarak 70-an meter di hole 9, lalu mendapat eagle di hole 10 dari jarak yang sama, dan mencatatkan skor 29 di sembilan hole terakhir. Saya tahu kalau saya mesti mencatatkan skor yang rendah,” tutur Quiban, yang sejauh ini telah memenangkan dua gelar Philippine Golf Tour dan sempat mewakili negaranya di kancah Asian Games.
”Saya pikir kedua orangtua saya masih tidur di Filipina. Entah apakah mereka mengetahui kabar baik ini atau tidak.” — Justin Quiban.
”Ketika memasuki hole-hole terakhir, terutama di lima hole terakhir, saya sadar kalau saya mesti mencatatkan skor yang rendah supaya punya peluang lolos. Saya mendapat birdie di hole 14, 15, dan 16, dan nyaris mendapat birdie lagi di hole 17 setelah bolanya hanya mengitari bibir lubang, dan memasukkan putt untuk mendapat 8-under. Saya mesti mendapat birdie agar bisa mengikuti play-off. Posisi bola saya tidak bagus, agak mengambang dan saya sempat bingung hendak menambah club atau tidak. Lalu saya memainkan 7-iron dan bola bisa berhenti beberapa kaki dari lubang,” jelasnya.
Sejauh ini, prestasi terbaik Quiban ketika bertanding pada ajang Official World Golf Ranking terjadi pada Resorts World Manila Masters 2017 dengan finis T5. Awal bulan ini, ia finis T16 pada ajang California State Open Championship.
Keberhasilannya menembus Monday Qualifying, dengan menempati posisi ketiga di belakang Stephen Stallings, Jr (61) dan Tom Lovelady (62) juga mendapat sambutan positif di Filipina. Ini berarti dia akan mengikuti jejak Frankie Minoza, Angelo Que, dan Juvic Pagunsan yang bertanding pada ajang yang disokong oleh PGA TOUR.
”Saya pikir kedua orangtua saya masih tidur di Filipina. Entah apakah mereka mengetahui kabar baik ini atau tidak. Kebanyakan teman saya mengetahuinya karena saya memajangnya di Instagram. Sepertinya, ayah saya menghubungi saya sekarang!” ujarnya.
Salah satu postingannya di media sosial ia tutup dengan pesan berikut: ”I dream. I grind. I flex.”
Ia pun segera menjalankan impiannya pada hari Kamis (22/7) nanti.


