Hideto Tanihara sukses mengejar ketertinggalan tiga stroke untuk mencatatkan gelar Japan Golf Tour Organization ke-19 lewat ajang ANA Open Golf Tournament 2023.
Pegolf veteran Japan Golf Tour Organization (JGTO) Hideto Tanihara berhasil mengatasi ketertinggalan tiga stroke untuk memenangkan ANA Open Golf Tournament hari Minggu (17/9) kemarin. Kemenangan ini sekaligus memberinya gelar JGTO kedua pada musim ini, sekaligus sebagai gelar ke-19 dalam kariernya.
Tanihara membukukan lima birdie dan tanpa bogey untuk menorehkan skor 5-under 67 pada putaran final itu sehingga mengumpulkan total 18-under 270 di Sapporo Golf Club, di Prefektur Hokkaido. Skor tersebut sudah cukup untuk memberinya kemenangan satu stroke atas pegolf Korea Song Younghan (67) dan Koshiro Maeda (66).
Kemenangan ini, di antaranya juga terjadi setelah pimpinan klasemen putaran ketiga Junichiro Kozuma hanya bisa bermain dengan skor 74, meskipun mengawali putaran final dengan keunggulan satu stroke. Ia akhirnya harus puas finis di posisi T8 dengan skor total 274.
Bagi Tanihara, yang kini berusia 44 tahun, kemenangan ini menjadi kemenangan yang ia raih setelah memulai putaran final di belakang pimpinan klasemen sementara. Kemenangan serupa juga ia raih ketika menjuarai JAPAN PLAYERS CHAMPIONSHIP by Sato Syokuhin bulan Juni 2023. Kala itu ia mengejar ketertinggalan dua stroke dari pegolf berusia 23 tahun Taiga Semikawa, dan menaklukkan pesaing muda lainnya, Taiga Nagano, dalam babak play-off.
”Saya menargetkan kemenangan ketiga pada musim gugur ini dan akan terus berusaha. Saya berniat menantang para pemain muda, ….” — HIdeto Tanihara.
”Kemenangan dari belakang lagi … sungguh mengagumkan. Belakangan ini saya meraih kemenangan lebih dari yang saya bayangkan,” tuturnya.
”Dengan para pemain, seperti (Takumi) Kanaya dan (Keita) Nakajima yang muncul, generasi baru ini berlomba-lomba meraih status raja pengumpul hadiah uang dengan lebih ketat. Golf pria tengah bertumbuh, jadi saya berharap Anda semua (para penggemar) terus mendatangi lapangan dan mendukung kami.
”Gelar ini membuat saya mengumpulkan 19 kemenangan. Bahkan dalam usia segini, saya masih bisa memenangkan dua gelar pada musim ini. Saya menargetkan kemenangan ketiga pada musim gugur ini dan akan terus berusaha. Saya berniat menantang para pemain muda, jadi dukungan Anda semua yang terus-menerus sangatlah berarti.”
Prestasi Tanihara ini sekaligus menjadi yang ke-15 kali dari 36 kesempatan, di mana ia tampil dalam grup terakhir pada putaran final. Selain itu, ia pun membayar lunas utangnya ketika nyaris menjuarai ANA Open Golf Tournament 2014, ketika ia harus kalah dari Katsumasa Miyamoto.


