Pegolf Irlandia Utara Rory McIlroy meraih kemenangan ke-27 dalam karier PGA TOUR dengan unggul dua stroke atas Shane Lowry pada ajang AT&T Pebble Beach Pro-Am, Signature Event kedua pada musim 2025. Juara tiga gelar FedExCup ini membagikan pengalamannya mewujudkan kemenangan lewat blog berikut ini.

Oleh Rory McIlroy.

Ada beberapa lapangan dalam permainan kita yang bisa saya sebut katedralnya golf—tentunya Pebble Beach, Augusta National, St Andrews, dan mungkin beberapa lainnya yang bisa Anda tambahkan. Lapangan-lapangan ini sedikit mengungguli yang lainnya dalam hal sejarah dan para pegolf yang menang di sana, dan apa arti mereka bagi olahraga golf.

Mengawali pekan itu, saya benar-benar belum pernah menang di lapangan-lapangan tersebut, dan akhirnya bisa mewujudkan salah satunya di Pebble (Beach) rasanya sangatlah keren. Saya sangat memahami sejarah olahraga ini dan saya ingat semua kejuaraan yang pernah dimainkan di lapangan ini, dan bisa menambah nama saya dalam daftar pemenangnya rasanya cukup keren.

Pekan itu menjadi pekan yang luar biasa karena berbagai alasan. Melakukan hole-in-one pada putaran pertama. Bermain di Cypress untuk pertama kalinya. Dan tentunya bisa meraih kemenangan. Saya tak bisa mengharapkan start musim PGA TOUR yang lebih baik daripada yang saya dapatkan. Sejak musim gugur lalu permainan saya memang sedang bagus dan saya sendiri sudah menampilkan permainan yang sangat bagus dan terus melanjutkannya ke tahun ini. (Kemenangan) menjadi cara yang luar biasa untuk memulai tahun ini.

Menuju hole terakhir di Pebble dengan keunggulan tiga stroke dan bisa menikmatinya, entah bagaimana, terasa sangat menyenangkan. Rasanya istimewa sekali bisa berdiri di tee box hole 18 dan melihat salah satu hole terindah di golf dan menikmatinya, menikmati berjalan di hole 18 tanpa merasa terlalu banyak tekanan.

”saya merasa permainan saya bisa dibawa ke berbagai jenis lapangan dalam berbagai keadaan, dalam berbagai pengaturan.”

Di tengah hole 18 itu saya menyemangati Shane (Lowry) agar ia bisa menciptakan birdie supaya bisa finis sendirian di tempat kedua. Senang melihatnya bisa melakukan hal tersebut dan juga membagikan kemenangan ini dengan Harry (Diamond, kedi McIlroy). Memang sayalah yang mengangkat trofi, tapi ada banyak orang di belakang saya dan senang bisa membagikan kemenangan ini dengan mereka.

Pebble Beach menjadi ujian yang sangat berbeda ketimbang yang biasanya Anda harapkan pada U.S. Open. Toh saya merasa permainan saya bisa dibawa ke berbagai jenis lapangan dalam berbagai keadaan, dalam berbagai pengaturan. Rasanya saya menjadi pegolf yang sangat komplit dan saya bisa beradaptasi kapan pun saya butuhkan. Saya bisa membuktikan hal tersebut pada akhir pekan itu, terutama pada putaran ketiga ketika bermain dalam kondisi angin dan hujan. Saya bisa menang di lapangan-lapangan yang berbeda, dalam ujian yang berbeda, lapangan yang keras, lapangan yang empuk, yang berangin, yang tenang, hujan, lapangan yang panjang maupun pendek. Kondisi mana pun yang saya dapatkan, rasanya saya siap menanganinya.

Dengan pengalaman yang lebih banyak, strategi saya bisa menjadi lebih baik dan terkadang bisa memilih target yang konservatif, dan mungkin memilih club yang lebih konservatif juga dari tee box. Hal besar lainnya tentulah short game saya. Tahun lalu performanya naik-turun di mana saya bisa mendapatkan pekan yang bagus, dan kemudian mendapatkan pekan sebaliknya. Konsistensinya tidak cukup. Up-and-down di hole pertama pada putaran final menjadi salah satu contohnya, itu up-and-down yang luar biasa.

Saya sangat mengagumi Scottie Scheffler untuk berbagai alasan, dan tiap kali bermain dengannya dan melihatnya bermain dan betapa disiplinnya dia, rasanya sangatlah keren bisa menontonnya. Dan saya berusaha mengambil beberapa hal darinya. Ketika salah satu rekan Anda bisa bermain seperti dia tahun lalu, dan sejujurnya seperti permainannya pada tahun 2023, Anda bisa mulai menyadari apa saja yang ia lakukan dan apa yang membantunya bisa membedakan dirinya daripada pemain lain. Saya memiliki sejumlah impuls di lapangan golf yang sepertinya tidak Scottie miliki dan saya harus mengendalikannya serta sedikit lebih disiplin lagi.

 

Rory McIlroy 2, Players’ Blog Februari 2025.
Rory McIlroy mengaku menikmati berjalan di hole 18 lantaran tidak merasakan tekanan berlebih. Foto: Getty Images.

 

Bagi saya, saya selalu berusaha untuk bermain sebaik mungkin. Saya tahu kalau bisa bermain sesuai kemampuan dan bermain sedikit lebih baik di lapangan, peringkat dunia dan jumlah kemenangan PGA TOUR akan mengikuti. Scottie merupakan dan telah menjadi pemain terbaik dalam olahraga kita selama beberapa tahun terakhir dan rasanya saya hampir mencapai posisi tersebut. Saya termotivasi untuk berusaha dan menampilkan permainan terbaik dan berusaha untuk menjadi pemain terbaik di dunia lagi.

Saya ingin melakukan hal yang tepat setiap harinya, dan untuk itu saya mesti konsisten, mesti disiplin, tidur yang cukup, makan yang sehat, melakukan porsi latihan yang tepat, melakukan pemlihan, meluangkan waktu untuk hobi lain dalam hidup saya supaya sedikit teralihkan dari golf juga.

Aspek mental selalu menjadi kunci bagi saya. Mungkin itulah rintangan terbesar bagi saya antara menjadi pemain yang bagus dan menjadi pemain hebat. Dalam sebagian besar karier saya, saya telah memiliki sejumlah atribut fisik dan bisa memukul jauh dan melakukan hal-hal yang mungkin tidak dapat dilakukan pemain lain, tapi terkadang benak saya atau proses berpikir sayalah yang memberi hambatan. Saya kira sekarang saya sudah lebih mempersiapkan diri untuk bisa menangani apa pun yang ada di hadapan saya.

CATATAN: Para penggemar golf di Indonesia kini bisa menyaksikan kiprah Rory McIlroy dan bintang-bintang PGA TOUR lainnya lewat Golf Champion dan DAZN.