Inez Wanamarta, Viera Permata Rosada, dan Ida Ayu Indira Melati Putri melanjutkan perjuangan masing-masing ke dua putaran final Women’s Amateur Asia-Pacific.
Untuk pertama kalinya sejak Indonesia menurunkan perwakilannya pada ajang Women’s Amateur Asia-Pacific, tiga pemain berhasil melangkah ke dua putaran final. Inez Wanamarta, Viera Permata Rosada, dan Ida Ayu Indira Melati Putri memastikan bermain penuh selama empat putaran.
Bagi Inez dan Mela, sapaan Ida Ayu Indira Melati Putri, Women’s Amateur Asia-Pacific kali ini merupakan penampilan pertama mereka pada ajang paling bergengsi bagi para pegolf amatir wanita se-Asia Pasifik ini. Sebagai pemain paling senior dalam skuad Indonesia, permainan mereka pada putaran kedua juga menunjukkan kualitas yang mengagumkan, sekaligus sangat perlu diapresiasi.
Bagi Mela, permainan tiga birdie tanpa bogey membuatnya menjadi pegolf Indonesia pertama yang mencatatkan hasil demikian. Kegigihannya terlihat dari sembilan hole pertama, yang kali ini ia mainkan dari hole 10 di Abu Dhabi Golf Club. Ia harus bersabar sampai hole 8 untuk mencatatkan birdie pertamanya. Meski kemudian menambah birdie lagi di hole 5, ia sempat berada di posisi yang rentan lantaran berada persis di batas cut-off. Dan secara mengagumkan, alumnus Purdue University ini berhasil meraih satu birdie lagi di hole 4 par 5 untuk melengkapi skor 3-under 69. Dengan skor total even par 144, Mela akan memulai putara ketiga besok dari peringkat T32.
Perjuangan ekstra juga harus dilakukan oleh Viera Permata Rosada, yang harus mencatatkan 2-over di sembilan hole pertamanya, yang juga dimulai dari hole 10. Ia bahkan harus mendapat bogey keempat di hole 1 par 4, sebelum akhirnya mendapatkan birdie keduanya di hole berikutnya, lalu bermain par di tujuh hole tersisa. Tabungan 4-under milik pegolf yang akrab disapa Ocha ini pun akhirnya harus terkuras dua stroke. Skor total 2-under 142 untuk sementara menempatkannya di posisi T20.
Kubu Indonesia untuk sementara dipimpin oleh Inez Wanamarta yang menempati posisi lebih baik pada akhir putaran ketiga. Setelah kemarin menorehkan enam birdie dengan tiga bogey untuk skor 69, Inez bermain even par 72 berkat satu birdie dan satu bogey sehingga mengumpulkan skor total 3-under 141 dan akan memulai putaran ketiga dari peringkat T17, tujuh stroke dari Natthakritta Vongtaveelap, yang mempertahankan posisinya berkat permainan mengagumkan tanpa bogey dan skor 4-under 68 untuk memegang keunggulan dua stroke.
Dengan dua putaran tersisa, baik Inez, Ocha, maupun Mela masih memiliki peluang untuk memperbaiki penampilan masing-masing. Dan apapun hasilnya pada hari Sabtu mendatang, ketiganya dipastikan akan meninggalkan catatan terbaik masing-masing. Jika Inez dan Mela menikmati debut yang membanggakan, Ocha juga memperbaiki penampilannya setelah dalam debutnya pada edisi 2019 silam ia harus puas bermain dua putaran.

Sayangnya, langkah tiga wakil Indonesia lainnya harus terhenti. Bogey di hole 17 praktis memupus harapan Patricia Sinolungan untuk melangkah ke putaran ketiga setelah hanya berhasil menorehkan skor total 3-over 147. Sementara itu, Lydia Sitorus harus menyusul skor 75 miliknya dengan skor 73 untuk mengakhiri debutnya. Adapun Michela Tjan gagal mendapat satu birdie pun pada putaran kedua tadi dan menorehkan skor total 150.
Vongtaveelap akan menjadi incaran para pemain lainnya, menyusul permainan solidnya. Skor total 10-under 134 memberinya posisi paling menguntungkan untuk melangkah dalam dua putaran final. Setelah membukukan 2-under di sembilan hole pertamanya, ia menambah dua birdie lagi di hole 2 dan 3, dan menorehkan par di enam hole berikutnya untuk mengukuhkan posisinya di puncak klasemen.
”Saya tak segugup putaran pertama. Putaran pertama memberi percaya diri ekstra dan saya memainkan golf yang sangat baik dan melakukan beberapa pukulan yang sangat bagus,” tutur Vongtaveelap. ”Skor 4-under itu memang sudah menjadi target saya dan saya gembira bisa mencapainya.”
Pegolf Jepang Mizuki Hashimoto dan pegolf Australia Kelsey Bennett menjadi pesaing terdekat bagi pegolf Thailand yang berjulukan Slim 300 lantaran mampu memukul sejauh 300 yard itu. Seperti halnya Vongtaveelap, Hashimoto juga membukukan empat birdie tanpa bogey untuk mengumpulkan skor total 8-under 136. Adapun Bennett menorehkan enam birdie dengan satu bogey dan sama-sama menorehkan skor total 136.
”Hari ini saya main bagus. Pukulan tee saya juga jauh lebih baik daripada kemarin. Target pertama saya pada pekan ini hanyalah lolos cut dan saya gembira bisa melakukannya.”
Meskipun tidak berada di jajaran atas, pegolf Thailand lainnya, Kan Bunnaboddee meraih skor terendah putaran kedua setelah menorehkan sembilan birdie, di antaranya lima birdie berturut-turut dari hole 7 sampai hole 11 untuk menutup skor 75 yang ia bukukan pada putaran pertama.


