Lee Mihyang kini berjarak satu putaran menuju gelar profesional ketiga dalam kariernya setelah mempertahankan posisi teratas pada ajang Blue Bay LPGA 2026.

Lee Mihyang membuka peluanga untuk meraih gelar profesional pertamanya sejak 2017 setelah menutup putaran ketiga ajang Blue Bay LPGA dengan skor 1-under 71. Pegolf Korea berusia 32 tahun ini kini menorehkan skor total 10-under 206 dan unggul tiga stroke dari rekan senegaranya, Choi Hyejin (68) dan harapan tuan rumah, Liu Yu (73).

Dalam penampilannya yang ketujuh di Jian Lake Blue Bay Course, Lee hampir pasti memperbaiki catatan penampilannya pada ajang ini. Rekor terbaiknya sejauh ini terjadi pada tahun 2017 ketika ia berhasil finis di posisi T10.

Lee sempat memulai putaran ketiga itu dengan menciptakan dua birdie berturut-turut di dua hole pertamanya. Sayangnya, ia malah mendapat bogey di hole 4 dan 5. Pola berulang terjadi ketika ia kembali menciptakan birdie di hole 6 dan 8, namun terpaksa mencatatkan bogey di hole 7 dan 9.

Lee bahkan harus melangkah ke hole terakhirnya dengan catatan even par lantaran di sembilan hole terakhirnya itu ia juga mendapat dua birdie dan dua bogey. Sampai akhirnya ia berhasil memaksimalkan permainannya dan menciptakan birdie di hole penutupnya itu.

”Saya merasa bangga bisa menciptakan tujuh birdie itu.” — Lee Mihyang.

”Saya merasa bangga bisa menciptakan tujuh birdie itu. … banyak mengalami pasang-surut, tapi masih bisa finis dengan skor under tentu hal yang positif untuk melangkah ke putaran final,” ujarnya.

Cedera bahu yang ia alami praktis memaksanya untuk tidak memaksakan swing-nya. Dan persis itulah yang harus ia lakukan pada pekan ini. Meskipun berusaha mengikuti saran dari dokter dan sang ayah, berada di grup pamungkas menuju putaran final jelas tidak mudah untuk sepenuhnya menahan diri.

”Sebenarnya, saya berusaha melakukan half swing. … Saya merasa sangat fokus. Lalu situasinya juga berbeda dengan kemarin (putaran kedua). Kami ada di grup terakhir dan saya ingin bermain lebih baik dan menciptakan banyak birdie. Jadi, agak sulit mengendalikannya. Saya berusaha menahan diri, tapi tidak sepenuhnya berhasil,” jelasnya lagi.

Kemenangan pada hari Minggu (8/3) ini jelas akan sangat berarti baginya. Pasalnya sejak terakhir menjuarai ISPS HANDA Women’s Scottish Open 2017 silam, ia belum pernah mengangkat trofi lagi. Jelas 18 hole terakhir akan menjadi tantangan berat baginya. Selain harus bermain dalam kondisi yang masih cedera, ia juga harus bersaing dengan para pemain lain yang juga mengincar kemenangan.

Yu dan Choi mungkin menjadi pesaing terdekat bagi Lee, sang juara bertahan Rio Takeda juga ikut meramaikan persaingan setelah mencatatkan skor terbaiknya pekan ini dengan menciptakan empat birdie, sebuah eagle, dan hanya satu bogey. Ia menjadi salah satu dari tiga pegolf yang menempati peringkat keempat dengan skor total 8-under 208. Dua nama lainnya ialah pegolf India Aditi Ashok dan rekan senegara Lee, Kim Alim.