Matthew Fitzpatrick dan Thomas Detry menempati peringkat teratas abrdn Scottish Open dengan Jon Rahm masih pertahankan peluang.
Putaran ketiga dari The Renaissance Club menempatkan Matthew Fitzpatrick dan Thomas Detry di posisi teratas ajang abrdn Scottish Open. Pegolf Inggris dan Belgia tersebut kini memegang keunggulan satu stroke atas pegolf No.1 Dunia asal Spanyol, Jon Rahm.
Fitzpatrick membutuhkan skor 4-under 67 utnuk mencatatkan skor total 14-under 199. Catatan skor tersebut kemudian disamai oleh Detry, yang memulai putaran ketiga sebagai salah satu pimpinan klasemen, setelah membukukan skor 3-under 68. Jika Fitzpatrick kini mengincar gelar European Tour ketujuh, Detry berharap bisa menuntaskan penantiannya untuk merarih gelar perdana di sirkuit golf papan atas ini.
”Permainan tee ke green saya sebenarnya tidak sesolid dua hari pertama. Namun, putting saya justru bagus. Chipping saya juga solid,” ujar Fitzpatrick yang menorehkan enam birdie dengan dua bogey.
Pegolf Inggris ini harus bermain cukup konservatif di lapangan The Renaissance Club ini untuk menghindari sejumlah kesalahan yang dilakukan pemain lainnya. ”Saya pikir kalau masih bisa bermain seperti ini besok (11/7) dan membuat putter saya bekerja, saya bisa mendapat hasil yang bagus,” imbuhnya lagi.
Sementara itu, Detry sudah terlihat bakal memperkukuh posisinya di puncak klasemen setelah membukukan eagle di hole 5 dan birdie di hole 7, meskipun sempat mendapat bogey di hole berikutnya.
”Saya memulai hari ini dengan sangat baik. (Sayangnya) tidak berhasil memasukkan beberapa putt yang saya inginkan, tapi kemudian mendapat birdie di hle 5 dan eagle yang menghidupkan suasana hari ini,” jelas Detry.
Birdie yang ia torehkan di hole 10 seakan bakal menciptakan rangkaian birdie berikutnya, sekaligus membuatnya meninggalkan para pesaingnya. Sayangnya, itulah birdie terakhir yang ia bukukan hari itu. Hingga delapan hole berikutnya pegolf berusia 28 tahun ini harus puas bermain even par.
Meski demikian pegolf yang telah mengemas satu kemenangan di kancah European Challenge Tour ini masih bersikap positif, mengingat posisinya saat ini masih memberinya peluang mewujudkan kemenangan yang telah lama ia nantikan.
”Saya sudah bermain sangat bagus pada sejumlah ajang Rolex Series. Rasanya saya sudah ada di posisi bersaing beberapa kali dan tahu bagaimana harus menyikapinya. (Pada putaran final nanti) saya akan melakukan permainan yang sama dengan yang saya lakukan hari ini dan berharap yang terbaik.”
Bagi Jon Rahm, meski hanya mencatatkan skor 69 pada putaran ketiga, skor total 13-under 200 masih menempatkannya dalam persaingan. Kemenangan jelas akan mengukuhkan posiisnya sebagai No.1 Dunia, sekaligus memberinya momentum lanjutan untuk menuju The Open Championship pekan depan.
”Biasanya saya sangat, sangat solid ketika melakukan putting dari jarak kurang dari 1,5 meter. … (Jadi, beberapa kesalahan itu) jelas tidak lazim.” — Jon Rahm.
”Saya melakukan sejumlah pukulan yang bagus. Hanya saja ada beberapa kesalahan. Entah kesalahan secara mental atau secara teknik. Sayang sekali hal-hal seperti ini sedikit terjadi beberapa hari terakhir,” ujar Rahm, menyinggung kegagalannya memasukkkan beberapa putt dari jarak pendek. ”Biasanya saya sangat, sangat solid ketika melakukan putting dari jarak kurang dari 1,5 meter. Biasanya itulah jarak nyaman saya. (Jadi, beberapa kesalahan itu) jelas tidak lazim.”
Secara teori, persaingan pada putaran final nanti masih sangat terbuka. Pegolf Australia yang pekan lalu baru meraih gelar European Tour pertamanya, Lucas Herbert juga hanya berjarak dua stroke dari duo pimpinan klasemen. Lalu masih ada pegolf Amerika Scottie Scheffler dan duo Australia Wade Ormsby dan Minwoo Lee yang mencatatkan skor total 11-under.
Satu-satunya wakil Asia Tenggara, Kiradech Aphibarnrat, harus puas mencatatkan hanya tiga birdie dengan enam bogey. Skor 74 yang ia raih membuatnya terlempar ke peringkat T78 dengan torehan total 2-under 211.
Satu wakil Asia lainnya, Masahiro Kawamura, sukses mencatatkan skor terendahnya pada pekan ini. Setelah dua kali mendapat skor 70, ia menuntaskan putaran ketiganya dengan skor 69, sekaligus menempatkannya di peringkat T57.

