The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura resmi bergulir Rabu (19/8) hingga  Jumat (21/8) pekan ini di Gunung Geulis Country Club, Bogor.

Satu-satunya ajang Pro-Am di level Asian Development Tour (ADT) resmi bergulir Rabu (19/8) ini. The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura, yang kembali digelar di Gunung Geulis Country Club, Bogor ini kembali menjadi satu-satunya ajang yang memberi kesempatan bagi para pegolf amatir untuk bertanding berpasangan dengan para pegolf profesional.

Sebanyak 100 pegolf amatir akan menguji kualitas permainan dan daya kompetitif mereka bersama 100 pegolf profesional. Mereka akan memperebutkan hadiah sebesar US$25.000 untuk kategori Pro-Am, dengan para pegolf profesional bersaing untuk memenangkan hadiah sebesar US$125.000.

Sejumlah pegolf profesional yang hadir bahkan telah mengoleksi gelar internasional. Beberapa di antaranya ialah Angelo Que asal Filipina yang telah mengoleksi kemenangan di level Asian Tour dan Japan Golf Tour Organization; Nittithorn Thippong asal Thailand yang pada 2023 sempat menjuarai Indonesia Open; mantan juara Order of Merit Asian Tour yang pernah mencicipi Masters Tournament, Jazz Janewattananond; ada pula pegolf Jepang Naoki Sekito yang telah menikmati dua kemenangan di lapangan yang sama.

Sementara dari Indonesia, pemegang satu gelar Asian Tour Rory Hie, kolektor tiga gelar ADT Naraajie Emerald Ramadhanputra, serta juara edisi perdana dari turnamen ini Kevin Caesario Akbar menjadi beberapa pemenang internasional Indonesia yang turut bersaing pada pekan ini.

 

Kevin Caesario Akbar, Juara The Indonesia Pro-Am 2023.
Kevin Caesario Akbar kembali tampil pekan ini dan akan berusaha mengulang prestasinya saat menjuarai ajang ini tahun 2023 lalu. Foto: Faizal Rachman/TIPA.

 

Selain juara edisi 2025 Nopparat Panichphol, dua pemenang edisi sebelumnya, yaitu Kevin (2023) dan Tanapat Pichaikool (2024) ikut meramaikan persaingan pekan ini.

Bagi Combiphar, yang menjadi salah satu sponsor turnamen ini, gelaran edisi keempat ini juga memiliki arti yang penting. Tahun 2026 ini menandakan 55 tahun perjalanan Combiphar sebagai korporasi yang mendorong semangat hidup sehat.

”Tahun ini sangat spesial bagi Combiphar karena kami merayakan 55 tahun perjalanan. Semangat Championing A Healthy Tomorrow tidak hanya berbicara tentang kesehatan, tetapi juga bagaimana kami dapat menginspirasi masyarakat untuk menjalani gaya hidup yang sehat dan aktif. Melalui The Indonesia Pro-Am, kami ingin memberikan pengalaman kompetitif yang berharga bagi pegolf amatir Indonesia sekaligus terus mendukung para pegolf profesional untuk berprestasi di tingkat internasional,” ujar Presiden Direktur Combiphar Michael Wanandi.

Dengan total 100 pegolf amatir, ajang ini layak disebut sebagai ajang Pro-Am terbesar, setidaknya di Asia Tenggara. Komposisinya tidak hanya menghadirkan atlet amatir prestasi, tapi juga sejumlah figur publik.

 

Darcy Brereton dan Sofjan Arsad, Juara Pro-Am pada The Indonesia Pro-Am 2025.
Darcy Brereton (Australia) dan Sofjan Arsad berpose di tengah dengan trofi usai menjadi pasangan Pro-Am terbaik tahun 2025. Foto: Faizal Rachman/TIPA.

 

”Kami melihat antusiasme yang tinggi dari para peserta amatir sebagai sinyal bahwa mereka membutuhkan ajang golf yang kompetitif dan memberikan pengalaman berbeda,” tutur Yohei Akasaki, Managing Director International Wealth Management Nomura Singapore Limited. ”Dukungan terhadap The Indonesia Pro-Am merupakan salah satu bentuk kontribusi Nomura kepada masyarakat dan sejalan dengan visi kami untuk mendukung perkembangan ekosistem golf di Indonesia.”

Sekilas rekam jejak wakil Indonesia dalam tiga edisi sebelumnya
Pada edisi 2023, selain Kevin yang sukses menyabet gelar ADT pertama dalam kariernya itu, ada tujuh pegolf Indonesia yang sukses lolos cut: Syukrizal (T4, 5-under 205); Jonathan Wijono (T15, 1-under 209); Elki Kow, Almay Rayhan Yagutah, dan Bradley Taslim yang sama-sama finis di posisi T42 dengan skor 5-over 215; Danny Masrin (T48, 7-over 217); dan Rory Hie (T55, 9-over 219).

Tahun berikutnya, jumlah tersebut berkurang menjadi hanya lima. Rory (T3, 13-under 200) menjadi wakil terbaik Indonesia. Sementara Jonathan kembali finis di posisi T15 dengan skor total lebih baik, 8-under 205; Indra Hermawan finis di posisi T32 dengan skor total 5-under 208. Syukrizal dan Kevin menjadi bagian dari total 12 pegolf yang finis di peringkat 34 dengan skor total 4-under 209.

Lalu pada edisi 2025, jumlah pegolf Indonesia yang menikmati tiga putaran penuh di Gunung Geulis Country Club bertambah. Naraajie (T3, 14-under 199) nyaris mengikuti langkah Kevin untuk menjuarai ajang ini. Adapun Jonathan makin memperbaiki penampilannya dengan menorehkan skor total 11-under 202 dan finis di posisi T8. Alfred Sitohang  (T18, 8-under 205), Peter Gunawan (T28, 6-under 207), Gabriel Hansel Hari (T42, 3-under 210), dan Kevin (T50, 2-under 211) melengkapi total enam pegolf tuan rumah yang lolos cut.