Pegolf Amerika Wyndham Clark tampil sebagai pemenang U.S. Open, gelar Major perdananaya, menyusul kemenangan satu stroke atas Rory McIlroy di Los Angeles Country Club. Pegolf berusia 29 tahun ini mendedikasikan kemenangannya untuk mendiang sang ibu, Lise, yang meninggal 213 lalu dalam usia 54 tahun akibat kanker. Lise mengajari Clark mantra ”play big” yang terus dipegang Clark.

Oleh Wyndham Clark.

Saya merasa ibu saya menyaksikan saya pada putaran final. Ia tidak bisa berada di sini, dan saya merindukannya. Saya tahu ia pasti bangga akan saya. Ia selalu bangga akan saya, terlepas dari bagaimana yang saya peroleh. Saya hanya berharap ia bisa berada di sini dan kami bisa menikmati kemenangan ini bersama-sama.

Pekan ini sungguh luar biasa karena ibu saya tinggal di Los Angeles selama beberapa tahun, dan beberapa kenalan kami datang berkunjung dan menunjukkan foto-foto ibu saya ketika mereka mengenalnya saat masih berusia 20-an dan awal 30-an saat ia masih tinggal di sini. Semua itu terjadi pekan ini dan menjadi suatu nuansa istitmewa karena bisa berada di LA ini.

Orangtua saya menikah di Riviera Country Club, dan saya punya kenangan di wilayah ini. Yang say harapkan ialah ibu saya bisa berada di sini dan kami bisa saling berpelukan dan merayakannya bersama-sama.

Ibu saya bersikap sangat positif dan menjadi motivator dalam apa yang ia kerjakan. Tentulah sekarang ia akan menangis bahagia. Ia menyebut saya ”Pemenang” saat masih kecil, dan ia akan berujar, ”Aku menyayangimu, wahai Pemenang.” Dia punya mantra ”play big” dan saya benar-benar putranya. Kami sering berpelukan dan menangis bersama. Jelas sungguh luar biasa membayangkannya, dan berada di LA, dan memenangkan trofi seperti ini membuat saya lebih memikirkannya.

 

 

Rasanya saya sudah bekerja keras dan memimpikan momen ini begitu lama. Sering kali saya membayangkan berada di sini dan memenangkan kejuaraan U.S. Open ini. Dan rasanya kali ini memang saatnya buat saya (untuk bisa menang). Ini juga menjadi kemenangan PGA TOUR kedua saya, yang pertama saja sulit dipercaya begitu pula yang ini. Saya masih belum sepenuhnya bisa mencernanya, tapi bisa saya bilang bahwa saat melangkah di hole 18 itu saya merasa cukup emosional, dan kemudian saya bisa finis dengan putt dari jarak pendek untuk memenangkan turnamen ini. Lima-enam pekan terakhir benar-benar luar biasa, dan saya sungguh bersyukur dan merasa terhormat bisa berada di sini.

Memenangkan Wells Fargo Championship bulan lalu sungguh besar artinya karena orang sudah menyampaikan, bagaimana kalau sesuatu yang besar terjadi, dan bagaimana kalau kekalahanmu berarti sesuatu yang lebih baik bakal terjadi dan Anda bisa belajar dari hal itu. Mungkin itulah salah satu momen yang untuk pertama kalinya saya bilang saya akan meyakininya.

Jujur saja, saya pikir mestinya saya menjuarai Memorial Tournament beberapa pekan lalu juga. Viktor Hovland bermain luar biasa, tapi saya juga bersaing dan tumbang pada saat terakhir. Namun, di dalam benak saya bertanya-tanya, bagaimana kalau kegagalan ini justru untuk menyiapkan saya untuk sesuatu yang lebih besar lagi? Jelas saya tidak tahu kalau hal tersebut bakal terjadi pada U.S. Open, tapi saya punya sikap demikian dan yakin bahwa sesuatu yang lebih baik akan terjadi. Dan begitulah yang terjadi.

Rasanya saya layak berada di panggung ini. Bahkan dua-tiga tahun lalu ketika orang bilang mereka tidak tahu sapa saya, rasanya saya masih bisa bermain dan bersaing menghadapi para pemain terbaik dunia. Rasanya saya menunjukan hal tersebut tahun ini. Saya sudah sering nyaris menang, dan tentulah semua orang melihat pemain yang akhirnya mengangkat trofi, tapi saya sedang menciptakan tren yang tepat selama beberapa waktu. Saya serong lolos cut, tapi juga beberapa kali masuk 10 besar dan 20 besar, dan rasanya saya sudah berada di trajektori yang luar biasa untuk tiba di tempat yang sekarang.

 

Wyndham Clark, Round 4 U.S. Open 2023.
Wyndham Clark mendedikasikan kemenangan U.S. Open untuk Lise, sang ibunda, yang meninggal akibat kanker tahun 2013 silam. Foto: Getty Images.

 

Tentulah hal ini terjadi lebih cepat daripada yang saya duga, sepert halnya saya mulai berfokus pada aspek mental, sesuatu yang belum pernah saya lakukan sebelumnya, tapi rasanya saya menjadi salah satu pemain terbaik di dunia. Tentulah prestasi ini menunjukkan apa yang saya yakini bisa terjadi. Namun, pada saat yang sama, saya orang yang cukup merendah, tenang, dan tidak berusaha terlalu bersemangat atau rendah diri dalam hal-hal lain. Pastinya saya akan merayakan kemenangan ini, tapi saya juga suka bersaing. Saya sangat kompetitif dan ingin mengalahkan semua orang, tapi juga bisa berteman dengan siapa saja.

Menuju putaran final, saya pikir Rickie (Fowler, salah satu pimpinan klasemen putaran ketiga) punya tekanan yang lebih besar karena terlahir di California dan semua orang ingin dia menang, mungkin melebihi siapa pun. Tentunya saya juga memberi tekanan pada diri sendiri, tapi saya pikir ada untungnya juga menjadi pemai nonunggulan.

Saya juga senang kedi dan agen saya memberi tahu bulan November lalu kalau mereka menemukan wanita ini, pelatih mental bernama Julie Elion, yang akan ikut melatih saya. Awalnya saya agak enggan dan saya senang mendapati apa yang ia bawa buat saya. Sulit dipercaya melihat seberapa besar perkembangan saya dan bagaimana ia sudah banyak membantu saya. Saya tidak pernah mengira bisa menjadi juara Major enam atau tujuh bulan lalu!

Di driving range, Julie dan saya membahas banyak hal kecuali golf. Kami membahas soal perjalanan. Kami membahas soal rumah-rumah yang indah di sekitar lapangan. Dia berusaha meringankan beban. Dan hal itu sungguh berarti dalam kejuaraan Major karena Anda bisa benar-benar fokus, dan terkadang ada baiknya melihat dan menyaksikan apa yang terjadi dan menganggap hari yang dijalani layaknya hari biasa. Saya telah melakukan hal seperti itu hingga ribuan kali. Juli punya rasa tenang yang luar biasa dalam keberadaannya yang membuat saya tenang dan rileks.

Luar biasa bisa berjalan dan mendengar orang banyak menyorakkan nama Rickier karena hal tersebut justru membakar diri saya, meyakini kalau saya bisa melakukannya juga. Juli memberi tahu, tiap kali mendengar orang lain menyorakkan nama ”Rickie”, pikirkanlah targetmu dan bersikaplah yakin dan tunjukkan dirimu kepada mereka. Dan saya melakukan hal tersebut. Rasanya sudah lebih ratusan kali pada putaran final saya mengingatkan diri sendiri pada target-target saya. Sekarang mungkin mereka akan menyorakkan nama saya pada masa mendatang.

CATATAN: Para penggemar di Indonesia bisa menyaksikan permainan Wyndham Clark dan para pegolf terbaik dunia bersaing pada ajang PGA TOUR pada pekan ini lewat ajang Travelers Championship melalui Mola TV.