Satoshi Kodaira berpeluang mencatatkan sepuluh besar pertama sejak meraih gelar PGA TOUR empat tahun silam.
Empat tahun silam, Satoshi Kodaira menjuarai gelar PGA TOUR pertamanya lewat ajang RBC Heritage. Usai pencapaian yang menjadi impian begitu banyak pegolf profesional itu, performanya justru anjlok. Pencapaian terbaiknya sejak kemenangan itu hanyalah T11 saat menikuti Wells Fargo Championship 2020.
Ia sempat menunjukkan performa menjanjikan musim ini ketika mengikuti Sony Open in Hawaii. Setelah bermain 1-over 71 pada putaran pertama, ia berturut-turut menorehkan skor 64, 65, dan 65 untuk kemudian finis T12, pencapaian terbaiknya dalam enam ajang PGA TOUR yang ia ikuti musim ini.
Namun, pekan ini ia tampil menjanjikan. Setelah memulai Mexico Open dengan skor 67 dan melanjutkan dengan skor 69, pada putaran ketiga kemarin (30/4) ia kembali menorehkan skor 4-under 67 yang praktis melambungkan posisinya ke jajaran sepuluh besar.
Kodaira langsung mendapat birdie di hole 1 par 4 setelah pukulan approach-nya hanya menyisakan jarak 19 inchi dari lubang. Namun, ia langsung mendapat bogey di hole berikutnya, yang sekaligus menjadi satu-satunya bogey di 18 hole ketiganya. Setelah itu, ia masih menambah empat birdie lagi, termasuk ketika menuntaskan putaran ketiga di hole 18. Skor total 10-under 203 itu praktis menempatkannya berbagi peringkat ke-8 dengan empat pemain lainnya.
Wakil Asia lainnya, C.T. Pan dari China Taipei, juga menuntaskan putaran ketiga kemarin dengan solid. Setelah hanya bermain even par lantaran bogey di hole 6 dan birdie di hole 7, Pan menorehkan birdie di hole 10 dand 14 untuk menorehkan skor total 205 dan akan memulai putaran final dari posisi T17.
Adapun langkah Kiradech Aphibarnrat kembali mengalami kendala. Setelah sebelumnya mencatatkan skor 66, posisinya harus anjlok ke peringkat T30 lantaran hanya bisa bermain even par 71.
Pegolf India Anirban Lahiri bahkan bermain sedikit lebih buruk. Ia mencatatkan dua birdie dan harus menorehkan tiga bogey dan membukukan skor total 207. Dua stroke di belakangnya ada pegolf Korea Kang Sung, yang menorehkan skor 2-under 69.
Sementara itu, pegolf No.2 Dunia John Ram masih memegang posisi teratas setelah bermain dengan skor 3-under 68. Kurt Kitayama dan Cameron Champ menjadi dua pesaing terdekatnya dengan selisih skor dua stroke. Rahm berpeluang untuk meraih gelar pertamanya sejak menjuarai U.S. Open 2021.


