Syukrizal memimpin Indonesian Tourism Golf Pro Series di Palm Spring Golf & Country Club Karawang, namun persaingan hari terakhir masih terbuka lebar.

Meski bermain tidak lebih baik daripada putaran pertama, Syukrizal berhasil memanfaatkan sejumlah kesalahan yang dilakukan Moch. Seandy Alfaraby untuk menguasai posisi teratas pada putaran kedua Indonesian Tourism Golf Pro Series (ITGPS) yang pekan ini dimainkan di Palm Spring Golf & Country Club Karawang.

Pemegang satu gelar ITGPS ini memang terpaksa menorehkan skor 73, tiga stroke lebih banyak daripada ketika memulai putaran pertama kemarin (13/9). Bermain pada waktu tee paling pagi, 06:30 dari hole 1, Syukrizal sebenarnya mengawali perjuangannya tadi dengan baik. Ia memainkan sembilan hole pertamanya dengan catatan even par berkat birdie di hole 1 dan 4 dengan double bogey di hole 3.

Sayangnya, upayanya untuk kembali bermain under pada hari ini kandas lantaran birdie tak kunjung menghampiri di sembilan hole terakhirnya. Upayanya untuk mempertahankan skornya pun harus pupus setelah di hole 16 ia terpaksa menuai bogey.

 

Asep Saefulloh, Round 2 ITGPS 14 Karawang.
Asep Saefulloh kembali menorehkan skor even par 72 untuk menempati peringkat kedua. Foto: Yongki Hermawan.

 

Meski demikian, pegolf yang menjuarai ITGPS Seri ke-7 di Modern Golf & Country Club ini berhasil mempertahankan posisi teratas lantaran Seandy justru mencatatkan skor yang lebih buruk. Seandy, yang dua pekan silam meraih gelar profesional pertamanya, justru memulai permainannya dengan catatan 3-over. Meskipun kemudian berhasil mencatatkan dua birdie di hole 14 dan 15, ia masih harus menambah dua bogey lagi di hole 11 dan 16 sehingga harus puas menyelesaikan putaran kedua dengan skor 75 dan tertinggal dua stroke dari Syukrizal.

Asep Saefulloh terbukti menjadi pemain yang paling konsisten pada pekan ini. Seperti pada putaran pertama, kali ini ia pun menuai empat birdie dengan empat bogey sehingga tampil sebagai pesaing terdekat bagi Syukrizal dengan catatan skor total even par 144.

Persaingan juga dipastikan berlangsung seru dengan Benita Kasiadi, bersama Indra Hermawan, mencatatkan skor terendah putaran kedua, 3-under 69, untuk memperbaiki posisinya, yang sebelumnya berada di posisi T16, kini menanjak ke posisi T3. Benita mencatatkan empat birdie dengan satu bogey untuk membuka peluang mewujudkan kemenangan keduanya pada tahun ini.

 

Dana, Round 2 ITGPS 14 Karawang.
Pegolf amatir Dana ikut meramaikan persaingan setelah skor total 145 miliknya menempatkannya di peringkat ketiga bersama Benita Yuniarto Kasiadi dan Moch. Seandy Alfaraby. Foto: Yongki Hermawan.

 

Adapun pegolf amatir, Dana, ikut meramaikan persaingan, sekaligus membuka kemungkinan untuk menjadi pegolf amatir kedua setelah Kentaro Nanayama, yang menjuarai ajang ITGPS. Setelah pada hari pertama mencatatkan skor 71, hari ini ia mencatatkan skor 74 dan menjadi pegolf ketiga setelah Benita dan Seandy di peringkat ketiga.

Selain itu, pegolf Indonesia pertama yang menjuarai ajang Asian Tour Rory Hie juga berpeluang untuk mengakhiri puasa gelarnya. Sama seperti Asep, Rory juga menorehkan skor yang sama seperti putaran pertama, 1-over 73 dan sendirian berada di peringkat 6.

Sementara itu, empat pegolf lainnya juga masih berpotensi menciptakan kejutan pada putaran final besok. Juara ITGPS Seri 10 Peter Gunawan (71), Jamel Ondo (72), Fahmi Reza (73), serta Bradley Taslim (74) sama-sama mengumpulkan skor total 147.

 

M. Seandy Alfaraby, Round 2 ITGPS 14 Karawang.
Skor 75 membuat M. Seandy Alfaraby harus rela turun dari peringkat teratas, namun dengan selisih dua stroke dari pemuncak klasemen, ia masih punya peluang menjadi pegolf kedua yang menjuarai lebih dari satu gelar ITGPS. Foto: Yongki Hermawan.