Cameron Smith memimpin klasemen sementara The Open Championship dengan catatan skor 36 hole terendah sepanjang sejarah penyelenggaraan di St. Andrews.

Cameron Smith bukanlah orang yang sabar. ”Semua orang yang mengenal saya membenci saya karena sikap tidak sabaran saya,” ujarnya.

Namun, di St. Andrews ia menunjukkan tingkat kesabaran yang luar biasa. Tidak hanya menciptakan mentalitas yang demikian ketika mengeksekusi pukulan, tapi juga ketika menghadapi fakta bahwa laju permainan memakan waktu sekitar hampir enam jam.

”Saya pikir kita tidak bisa berbuat banyak untuk hal itu, melihat pengaturan lapangan ini,” ujar Smith. ”Jadi, saya harus benar-benar sabar, dengan laju permainan, dan dengan lapangan golfnya sendiri.”

Entah bagaimana pegolf berusia 28 tahun ini berhasil melakukan hal tersebut. Bahkan ketika dorongan untuk bermain agresif dengan mudah menggodanya.

 

 

Tiga birdie berturut-turut di tiga hole pertama memberi Cameron Smith kendali penuh atas permainannya pada putaran kedua The Open Championship kemarin (15/7). Pegolf Australia ini masih menambah tiga birdie lagi dan sebuah eagle untuk menggeser Cameron Young dari puncak klasemen. Kini Smith akan memulai putaran final dengan skor total 13-under 131, unggul dua stroke dari pesaingnya itu.

Performa Smith di atas green di St Andrews kemarin memang luar biasa. Beberapa kali ia berhasil memasukkan putt dari jarak jauh. Di hole pertama, misalnya, ia meraih birdie dari jarak 14,3 meter. Lalu melakukannya lagi di hile 2, kali ini dari jarak 5 meter. Birdie keempatnya, di hole 8, ia raih dengan melakukan putting dari jarak 8,8 meter. Dan yang lebih istimewa lagi ialah putt eagle yang ia lakukan di hole 14, sejauh 19,5 meter.

”Begitu bolanya mulai berbelok dengan bagus sekitar 3-4,5 meter, saya berpikir mendapat peluang untuk eagle. Jarak itu bukan jarak yang ingin Anda masukkan hanya dengan satu putt, Anda bakal berusaha untuk mendapatkan birdie dengan mudah, tapi bagus juga melihat bolanya bisa masuk dari jarak tiu,” ujar Smith.

Lalu yang tak kalah pentingnya, Smith tidak membuang-buang pukulannya pada hari kedua The Open edisi ke-150 ini. Skor total 13-under 131 itu sekaligus membuatnya menciptakan sejarah baru sebagai skor 36 hole terendah yang pernah tercipta selama The Open diadakan di St. Andrews.

Juara THE PLAYERS ini mengaku bermain dengan sabar sepanjang 18 hole kedua kemarin. ”Sangatlah mudah untuk terus melaju dan berusaha melakukan beberapa pukulan yang sedikit terlalu agresif. Namun, saya tetap sabar dan memasukkan beberapa putt yang sangat bagus,” jelasnya.

 

Cameron Young, Round 2 The Open Championship 2022.
Performa short game yang solid membantu Cameron Young bertahan di jajaran atas, meski posisinya bergeser ke tempat kedua. Foto: Oisin Keniry/R&A/Getty Images.

 

Mentalitas tersebut jelas sangat penting, terutama ketika ia memasuki sembilan hole terakhirnya. Bagi Smith, sembilan hole terakhir di Old Course ini tidaklah mudah. Arah angin dari sisi kiri dan dari depan menjadi tantangan besar, yang menurut Smith ”bukan arah angin yang diinginkan oleh pemain nonkidal.”

Young Menempel Smith dengan Selisih Dua Stroke
Bagi Young, awal putaran kedua tampaknya jauh dari ideal ketika ia mendapat bogey di hole 2. Namun, ia meninggalkan kesalahan tersebut dan kembali menampilkan permainan yang solid. Chip-in yang ia lakukan di hole 4 par 4 dari jarak sekitar 17 meter memberi angin baru bagi pegolf Amerika ini. Lalu setelah pukulan ketiganya menyisakan jarak 1,2 meter dari lubang di hole 5 par 5, Young mendapatkan birdie keduanya pada hari itu, sebelum kemudian menambah tiga birdie lagi dan bogey di hole 15 untuk putaran keduanya.

”Saya tidak melakukan putting dengan baik hari ini. Menurut saya untuk sebagian besar aspek permainan saya bisa melakukannya dengan baik,” tutur Young. ”Ada dua kesalahan di hole 2 dan 15, dua hole bogey saya. Saya pikir keduanya mestinya sangat bisa dihindari. Saya hanya tidak memilih pukulan yang tepat. Salah satunya saya melakukan pukulan yang grounded, dan satunya lagi saya memilih pukulan yang salah, yang menurut saya harusnya bisa saya hindari.”

Meskipun permainannya kali ini tidak memberinya skor serendah putaran pertama, Young masih merasa cukup puas dengan performanya. Manajemen lapangan dan permainan wedge-nya jelas menjadi sesuatu yang sangat menonjol bagi pegolf berusia 25 tahun ini. ”Hampir semuanya, jarak 90-an meter sampai di bawah 90-an meter, rasanya saya melakukan permainan yang cukup baik untuk short game saya,” ujarnya.

”Lebih baik berada di tempat kedua daripada tempat kesepuluh. Anda masih harus bermain dengan baik pada akhir pekan, di mana pun posisi Anda. Jadi, sudah pasti bagus bisa memulai (akhir pekan) di jajaran atas.”

 

Rory McIlroy, Round 2 The Open Championship 2022.
Rory McIlroy kini berjarak tiga stroke dari Cameron Smith yang memimpin pada akhir putaran kedua The Open Championship 2022. Foto: Stuart Kerr/R&A/Getty Images.

 

Putaran ketiga hari ini juga dipastikan bakal berjalan dengan lebih menarik. Di jajaran atas itu, Smith dan Young bakal mendapat tantangan dari Rory McIlroy dan Viktor Hovland, yang sama-sama menorehkan skor total 10-under 134. McIlroy melanjutkan skor 66 yang ia raih pada hari pertama dengan skor 68, sementara Hovland menambah skor 66 pada skor 68 yang ia raih pada hari pertama.

”Lapangan ini terasa seperti lapangan yang sangat berbeda ketimbang yang kami mainkan kemarin gara-gara perubahan arah angin. Kami memainkan beberapa hole dengan angin berembus dari sisi kanan dan beberapa hole terakhir dari sisi kiri. Arah angin ini benar-benar kebalikan daripada kemarin,” ujar McIlroy yang mencatatkan enam birdie dengan dua bogey. ”Ini dua putaran yang sangat, sangat solid dan saya sangat senang dengan hasil sementara.”

Sementara itu, Hovland, yang sempat bermain di Carnoustie setelah gagal lolos cut pada ajang Genesis Scottish Open, juga mendapatkan dua bogey. Hanya saja ia masih bisa mendapatkan enam birdie dengan eagle di hole 15.

”Saya banyak melakukan pukulan yang bagus. Menurut saya, Anda harus sadar bahwa lapangan links tidak selalu adil. Misalnya saja, kemarin saya melakukan pukulan drive yang bagus di hole 12, tapi bola saya justru masuk bunker. Hari lainnya lagi bola Anda mungkin memantul melewati bunker dan berhenti di sebelahnya, dan Anda mungkin mendapat birdie,” ujarnya.

 

Viktor Hovland, Round 2 The Open Championship 2022.
Satu eagle, enam birdie, dan dua bogey menempatkan Viktor Hovland di posisi ketiga bersama Rory McIlroy. Foto: Stuart Franklin/R&A/Getty Images.