Lee Sieun dan Jayawardana Dornan melakukan start yang memukau untuk memuncaki klasemen masing-masing pada ajang Pondok Indah International Junior Golf Championship.

Lee Sieun dan Jayawardana Dornan menjadi bintang pada putaran pertama Pondok Indah International Junior Golf Championship. Kedua pegolf ini mematok skor terendah, 4-under 68, untuk menjadi pemuncak klasemen sementara pada kategori putra dan putri di Pondok Indah Golf Course.

Bermain sebagai pegolf dengan World Amateur Golf Ranking tertinggi pada pekan ini, yaitu No.413 Dunia, Lee menunjukkan keseimbangan antara target besar dan kemampuan untuk menikmati sedikit naik-turun sepanjang 18 hole pertamanya.

Ia menikmati awal yang ideal setelah mencatatkan tiga birdie dari empat hole pertamanya. Tidak mengherankan jika ia langsung melejit ke puncak klasemen. Dan meskipun sempat menuai bogey di hole 16 dan 18, yang merupakan hole ke-7 dan ke-9, ia sanggup melepas kekecewaan di kedua hole tersebut dengan dua birdie di hole 2 dan 3, sebelum akhirnya menutup putaran pertamanya dengan birdie di hole 9.

Skor 68 ini praktis langsung memberinya keunggulan lima stroke atas wakil tuan rumah Renoctoviana Ramadhiani Said, yang mengoleksi dua birdie dengan tiga bogey untuk skor 1-over 73.

”Saya tidak cuma fokus untuk meraih kemenangan pada pekan ini, tapi juga ingin bermain sebaik mungkin. Makanya saya cukup merasakan tekanan,” tutur Lee.

”Saya sendiri hanya berusaha untuk mendapat birdie sebanyak mungkin.” — Lee Sieun.

Meski baru menjajal Pondok Indah Golf Course ketika memainkan putaran latihanya sehari sebelum kompetisi dimulai, Lee tampak menikmati kualitas lapangan yang pernah menjadi tuan rumah World Cup of Golf dan Indonesia Open ini.

”Saya baru bermain di lapangan in kemarin, dan ini turnamen pertama saya di lapangan ini. Saya sendiri hanya berusaha untuk mendapat birdie sebanyak mungkin,” imbuhnya. ”Lapangannya bagus dan berada dalam kondisi yang sangat bagus, jadi sangat menyenangkan!”

Meski mengemas enam birdie, ia mengaku tidak bisa memutuskan pukulan istimewanya dalam 18 hole tadi. ”Semuanya berjalan dengan baik, pukulan-pukulan yang saya lakukan juga mirip sehingga sulit rasanya untuk menentukan mana yang terbaik,” ujarnya lagi.

Sementara itu, pegolf asal Bali Jayawardana, menunjukkan ranking tidak menjadi jaminan seorang atlet bakal bermain dengan baik. Pegolf yang memulai pekan ini sebagai No.1467 Dunia ini juga menikmati awal yang membesarkan hati berkat birdie di hole 2 dan 4, dan memainkan lima hole terakhirnya dengan 3-under. Satu-satunya bogey di kartu skornya tercatat di hole 8.

”Feeling saya hari ini bagus sehingga bisa bermain dengan baik juga. Teman-teman satu flight juga menyenangkan, jadi saya bisa bermain sesuai dengan yang saya rencanakan,” tutur Jayawardana, yang memiliki keunggulan tiga stroke atas F. Nikola Surya Nugraha.

 

Jayawardana Dornan, Round 1 PIIJGC 2024.
Jayawardana Dornan menunjukkan ranking tidak menjamin seorang atlet bisa bermain dengan baik. Foto: Yongki Hermawan/fotogolf.id.

 

Nikola sendiri menjadi pegolf kedua setelah Jayawardana yang memainkan putaran pertama dengan bermain under. Kartu skornya tadi diwarnai dengan empat birdie dan tiga bogey. Skor 71 ini memberinya keunggulan satu stroke atas Kenneth Henson Sutianto dan Rama Oskha Aridya, yang sama-sama bermain even par dan menempati T3.

Putaran pertama tadi juga diwarnai dengan hole-in-one, yang terjadi di hole 17. Catherine Chloe Hartono, yang bermain satu grup di belakang Lee, sebenarnya tengah berjuang untuk mencari birdie. Ketika memasuki hole 17, yang merupakan hole ke-8 baginya, ia sudah mencatatkan 2-over akibat bogey di hole 10 dan 15, namun akhirnya malah melakukan hole-in-one di hole berikutnya.

”Perasaannya tentu senang, tapi kaget juga karena tidak mengira tiba-tiba bisa membuat hole-in-one. Tidak ada strategi apa-apa. Saya fokus untuk mencari birdie karena sebelumnya (dalam tujuh hole sebelumnya) saya belum membuat birdie sama sekali,” tuturnya.

Dari kelompok yang lebih kecil, Kelas C, Raka Aquila Achka (74) untuk sementara memegang keunggulan dua stroke atas Zhafran Aqila Yordi (76). Sementara Apinya Panjakabutr (74) dari Thailand mengungguli pegolf Indonesia Cataleya Soleil Renon (78) dengan empat stroke.

Putaran kedua besok masih akan dilangsungkan dengan shot gun untuk memastikan seluruh peserta bisa menuntaskan putaran kedua masing-masing.