Rayhan Abdul Latief menampilkan permainan yang nyaris sempurna dalam upayanya mempertahankan trofi Enterpreneur pada Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship.
Rayhan Abdul Latief menikmati start yang sangat meyakinkan di Damai Indah Golf PIK Course kemarin (10/6). Pegolf binaan Ciputra Golfpreneur Foundation ini melangkah ke putaran kedua ajang Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship 2025 dengan keunggulan lima stroke dari para pesaing terdekatnya, termasuk juara edisi 2023 Parin Sarasmut dari Thailand.
Pada putaran pertama itu, Rayhan mencatatkan empat birdie di sembilan hole pertama dan empat tambahan lagi dari sembilan hole keduanya. Catatan skor ini sekaligus menjadi skor pembuka terendah kedua di kelas putra setelah Parin mencatatkan skor 10-under 62 pada 2023 lalu.
Bermain dari hole 10 di lapangan karya Robert Trent Jones Jr. tersebut, Rayhan langsung menciptakan dua birdie berturut-turut dari hole keduanya, lalu bertolak menuju sembilan hole berikutnya dengan catatan 4-under berkat dua birdie tambahan di hole 14 dan 16.

Posisinya di puncak klasemen kian kukuh ketika di hole 2 par 4 ia kembali menciptakan birdie, untuk kemudian mencatatkan tiga birdie berturut-turut dari hole 7 untuk menempatkannya di posisi teratas dengan skor 8-under 64.
”Hari ini pukulan approach saya sangat bagus. Meskipun pukulan driver saya kurang bagus, putting saya hari ini sangat bagus. Banyak pukulan, khususnya dari jarak 150 meter ke bawah, yang menjadi kekuatan saya, bisa saya maksimalkan. Jadi, kedua hal itu (approach dan putting) menjadi aspek yang paling penting untuk bisa main bagus di lapangan ini,” tuturnya.
Menjelang hole-hole terakhir, hujan lokal sempat turun di sebagian lapangan. Meski demikian, pegolf yang segera bergabung dengan University of North Texas ini masih bisa menghindar dari membuang banyak pukulan di hole-hole terakhirnya.

”(Dalam kondisi seperti itu) saya ingat untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama, jadi saya membayangkan bermain seperti dalam kondisi yang cerah,” sambungnya.
Pegolf India Harman Sachdeva, Kyle Johnson dari Namibia, Shinichi Suzuki dari Filipina, dan Parin menjadi pesaing terdekat Rayhan. Sachdeva dan Parin sama-sama mencatatkan enam birdie dengan tiga bogey, sementara Johnon dan Suzuki menuai lima birdie dengan dua bogey.
Dua pegolf Indonesia lainnya, Rama Oksha Aridya (70) dan Kenneth Henson Sutianto (71) juga berhasil mengawali kejuaraan ini dengan bermain di bawah par. Masing-masing menempati posisi T6 dan T9. Adapun Asyrafa Danish Suryanto berada di posisi T11 dengan catatan even par 72.

