Scheffler menciptakan sejarah dengan dua kemenangan, MacIntyre wujudkan gelar perdana di Kanada, dan DeChambeau raih gelar U.S. Open kedua.

Scheffler Menjuarai Memorial Tournament
Musim Scottie Scheffler berlanjut dengan pegolf asal Texas ini menghasilkan kemenangan satu stroke pada ajang Memorial Tournament presented by Workday. Ia dan Arnold Palmer (1960 dan 1962) menjadi dua pemain sejak 1950 yang menang lima kali, termasuk ajang Major, sebelum U.S. Open. Kemenangan di lapangan Jack Nicklaus, Muirfield Village Golf Club ini menjadi kemenangan kelima SCheffler dalam delapan turnamen terakhirnya (dan patut dicatat, dua finis lainnya ialah finis T2). Malahan, pegolf No.1 Dunia ini hanya sekali finis di luar sepuluh besar dalam 13 turnamennya tahun ini, dan hal itu terjadi dengan posisi T17 pada The American Express.

Sekali lagi kualitas pukulannya luar biasa. Ia unggul 12,96 pukulan dari para pesaing lainnya untuk Strokes Gained: Approach the Green. Angka ini merupakan yang terbaik yang pernah diraih oleh juara turnamen ini sejak era Shotlink dimulai. Untuk ke-16 kali dalam kariernya, Scheffler juga memimpin dalam kategori Strokes Gained: Tee to Green. Catatan ini juga mengungguli pemain mana pun dalam lima tahun terakhir, dan sembilan poin lebih baik daripada dua pemain lain yang ada di tempat kedua, Rory McIlroy dan Tony Finau.

Skor penutupnya, 74, menjadi finis tertinggi yang pernah diraih oleh juara PGA TOUR sejak Memorial 2020, ketika Jon Rahm membukukan skor 3-over pada hari Minggu—kesalahan yang langka. Ia bermain di bawah par dalam tiga hari lainnya dan membuatnya mencatatkan 45 putaran di bawah par dari 51 turnamen. Dan Scheffler memainkan hole-hole par 4 yang sulit di Muirfield Village ini dengan 6-under—juga jauh lebih baik daripada pemain lainnya dan mengungguli pesaing lain dengan rata-rata 9 stroke.

 

Scottie Scheffler dan Jack Nicklaus, Memorial Tournament presented by Workday 2024.
Kemenangan di Muirfield Village Golf Club merupakan gelar PGA TOUR kelima pada tahun 2024 bagi Scottie Scheffler. Foto: Getty Images.

 

Pegolf Skotlandia Raih Gelar Perdana di Kanada
Memang tidak sedramatis putt eagle dari jarak 21,6 meter milik Nick Taylor dalam hole play-off keempat tahun 2023 lalu. Namun, kemenangan PGA TOUR perdana bagi Robert McIntyre pada ajang RBC Canadian Open cukup emosional lantaran sang ayah, Dougie McIntyre, greenkeeper di Oban, Skotlandia, menjadi kedinya.

Si kidal, yang baru kali itu mengikuti Canadian Open ini, menjadi pegolf Skotlandia kelima yang menjuarai ajang PGA TOUR sejak 1940. Pegolf terakhir ialah Martin Laird yang menjuarai Shriners Children’s Open 2020. McIntyre melakoni ajang PGA TOUR ke-45 dalam kariernya dan kemenangan ini memberinya sepuluh besar keempat untuk musim ini.

Secara khusus ia tampil sangat kuat di hole-hole terakhir. Ia memainkan hole 14-18 dengan 8-under, dan unggul 8,18 stroke dari seluruh peserta dengan Strokes Gained: Total miliknya, dan 3,30 dalam Strokes Gained: Putting. Ketiga total ini merupakan yang terbaik dari seluru hpeserta. Bicara soal penampilannya di atas green, pegolf Skotlandia yang ramah ini memasukkan rata-rata 30,3 meter dan 1 inchi putt per putaran. Angka ini menjadi yang terpanjang kedua yang dilakukan oleh seorang juara PGA TOUR pada musim ini. Strokes Gained: Putting total miliknya ialah +2,80 dan merupakan yang angka rata-rata tertinggi yang diraih oleh juara PGA TOUR dalam dua tahun terakhir.

 

Robert (kiri) dan Dougie McIntyre, RBC Canadian Open 2024.
Robert McIntyre mewujudkan gelar PGA TOUR pertamanya lewat ajang RBC Canadian Open 2024. Foto: Getty Images

 

DeChambeau Memenangkan Gelar U.S. Open Kedua
Sang pemukul jauh Bryson DeChambeau memanfaatkan tenaganya untuk menciptakan efek yang besar dalam meraih kemenangan U.S. Open kedua dalam empat tahun terakhir. Ia juga menyingkirkan Rory McIlroy, yang kembali tidak beruntung, pada ajang Major ketiga tahun 2024 ini.

DeChambeau, yang juga menjuarai ajang ini tahun 2020, rata-rata memukul sejauh 291,6 meter sepanjang pekan. Jarak pukul rata-rata itu merupakan yang terjauh yang dilakukan pegolf mana pun pada ajang U.S. Open sejak 2017. Ia unggul 4,34 stroke dari seluruh pemain untuk pukulan yang dilakukan dari atas tee, sekaligus tertinggi keempat yang dilakukan oleh pemain mana pun pada pekan tersebut.

Meski begitu, pegolf Amerika ini membutuhkan seluruh kemampuan short game-nya untuk meraih kemenangan Major keduanya. Ia menghasilkan pukulan bunker penentu dari jarak 50 meter untuk memastikan putt par kemenangan dari jarak 1,2 meter. Pukulannya itu menjadi satu-satunya par yang tercipta setelah melakukan pukulan dari bunker depan di hole 18 par 4 pada sepanjang pekan tersebut. Skor putaran terakhirnya, 71, sudah cukup mengalahkan McIlroy (69) dengan keunggulan satu stroke. Ia mencatatkan skor total 6-under 274. Harapan McIlroy sendiri pupus, di antaranya, setelah membuat bogey di dua dari tiga hole terakhirnya.

 

Scottie Scheffler, Juara Travelers Championship 2024.
Travelers Championship menjadi gelar PGA TOUR keenam yang ia menangkan tahun 2024. Foto: Getty Images.

 

Scottie Menang Lagi
Dunia golf sudah kehabisan kata-kata untuk menggambarkan musim ajaib bagi Scottie Scheffler, yang menikmati kemenangan keenamnya tahun ini pada ajang Travelers Championship. Pegolf Amerika yang dominan ini mengalahkan teman dekatnya, Tom Kim, dengan par lewat play-off sudden-death lantaran keduanya berbagi puncak klasemen dengan skor total 22-under di TPC River Highlands.

Sepanjang pekan itu, pukulan Scheffler sangat tajam. Persentase green in regulation-nya, 88,89%, menjadi persentase tertinggi kedua yang ia raih selama mengikuti ajang PGA TOUR. Akurasi driving-nya, 82,14%, menjadi yang tertinggi ketiga dalam kariernya.

Sehebat itulah ia sehingga jarak total putt yang ia lakukan dalam sembilan hole terakhirnya hanyalah 3,9 meter dan 4 inchi, yang merupakan total jarak putting terpendek keempat tanpa hole-out yang pernah dibukukan oleh juara PGA TOUR Sejak 2003. Kemenangan ini juga menjadikan Scheffler sebagai pegolf pertama yang memenangkan enam gelar sebelum bulan Juli sejak Arnold Palmer melakukannya tahun 1962. Gelar ini sekaligus menjadi gelar PGA TOUR ke-12 dalam 126 turnamen yang ia ikuti.