Supapit Pruksanubal mencatatkan kemenangan pertamanya di luar Thailand pada ajang 5th Menpora-PAGI International Junior Championship di Emeralda Golf Club.
Pekan ini bakal menjadi salah satu momen yang paling penting dalam karier Supapit Pruksanubal. Remaja putri asal Thailand ini berhasil mewujudkan kemenangan pada ajang The 5th Menpora-PAGI International Junior Championship, yang berlangsung pada 13-15 Oktober yang baru lalu.
”Saya merasa sangat senang bisa menang karena sebelumnya saya tidak mengira bisa menang, mengingat ada banyak pemain yang bagus. Maka ketika akhirnya bisa menang, rasanya senang sekali,” ujar Supapit.
Permainan yang stabil dalam dua putaran pertama membawa Supapit memuncaki klasemen keseluruhan. Skor 73-73 yang ia ciptakan memberinya keunggulan satu stroke atas salah satu unggulan Indonesia, Abigail Rhea Soeryo Wiharko (73-74).
Kedua pegolf muda ini masih terpisahkan satu stroke hingga menuntaskan tiga hole pertama mereka. Sampai Supapit menciptakan birdie pertamanya di hole 13, yang menjadi hole keempatnya, sementara Abigail terpaksa mencatatkan tiga bogey berturut-turut dari hole 13-15. Supapit memang sempat mencatatkan bogey di hole 14, namun eagle di hole 17 par 5 praktis membuatnya unggul enam stroke.

Abigail bukannya tidak memiliki peluang. Setelah menciptakan birdie di hole kesepuluhnya, yaitu hole 1 par 5, dan Supapit justru mendapat double bogey di hole yang sama, pegolf yang kini bernaung di bawah Ciputra Golfpreneur Foundation itu berhasil memangkas jarak menjadi tiga stroke dengan delapan hole tersisa.
Sayangnya, itulah satu-satunya birdie yang berhasil ia ciptakan pada putaran final ini. Dan tatkala ia terpaka mendapat bogey di hole 3, peluangnya pun akhirnya kandas.
Supapit sendiri akhirnya berhasil mempertahankan permainannya dan tak lagi melakukan kesalahan yang membuatnya harus membuang banyak pukulan.
Hanya saja, keunggulan empat stroke tidak membuatnya lepas dari rasa tegang, terutama ketika hendak melakukan putt terakhir. ”Saya benar-benar merasa grogi karena jaraknya sangat pendek, tapi saya malah khawatir putting saya malah meleset,” ujarnya.

Tentu saja kekhawatirannya itu tidak terbukti. Dan tak lama setelah menyalami para pesaingnya, ia menerima baptisan kemenangan dari rekan-rekannya, siraman air segar di bawah teriknya matahari siang itu.
Ia menyebut permainan iron dan wedge yang akurat sepanjang pekan ini menjadi modal penting untuk akhirnya bisa menjuarai ajang ini.
”Pukulan-pukulan iron dan wedge saya cukup lurus dan memudahkan saya memasukkan putt lantaran jarak yang tersisa dari pin menjadi lebih dekat,” jelasnya.
Kartu skornya memang cukup mencerminkan perkataannya itu. Sepanjang 54 hole, dan di antara para pesaing terdekatnya, Supapit menciptakan 9 birdie dengan sebuah eagle. Hanya rekan senegaranya, Boonyapat Srisomboon, yang paling mendekati pencapaian Supapit, dengan catatan 9 birdie. Adapun wakil Indonesia Mischa Sutojo, meski tidak bersaing di jajaran atas, mencatatkan total 8 birdie sepanjang tiga putaran.

”Pelajaran terbesar yang bisa saya dapatkan ialah agar saya tidak pernah menyerah sampai hari terakhir karena kita tidak akan tahu apa yang nantinya bakal terjadi,” imbuhnya.
Kemenangan ini sekaligus menjadi kemenangan pertama baginya di luar Thailand. Dan yang tak kala Istimewa, prestasi di Emeralda Golf Club pekan ini bakal memberi poin World Amateur Golf Ranking (WAGR) pertama baginya.
”Mungkin saya bisa berharap lebih pada diri saya. Ketika pertama kali datang ke sini, saya merasa tidak bakalan menang. Namun, setelah akhirnya menang, saya kira sekarang saya bisa berharap lebih banyak pada diri sendiri ketika mengikuti pertandingan lainnya,” tuturnya lagi.
Klasemen keseluruhan akhir The 5th Menpora-PAGI International Junior Championship
218 – Supapit Pruksanubal (THA) 73-73-72
222 – Abigail Rhea Soeryo Wiharko (INA) 73-74-75, Boonyapat Srisomboon (THA) 72-75-75
229 – Passion Hsu (SIN) 77-77-75
231 – Mischa Sutojo (INA) 81-74-76, Amira Ajda Khairunnisa Permadi (INA) 79-76-76
233 – Anna Grace Sunaryo (INA) 73-82-78
234 – Laetitia Isabelle Suhartono (INA) 75-83-76
237 – Elevania Nurfasha (INA) 79-78-80
238 – Afkar Elmira Gazella (INA) 81-77-80


