Taiga Semikawa tampil memukau pada putaran pertama THE CJ CUP Byron Nelson dengan skor 64.
Namanya diambil dengan mengikuti nama Tiger Woods. Dan penampilannya di TPC Craig Ranch pada putaran pertama THE CJ CUP Byron Nelson kemarin (2/5) seakan menegaskan namanya itu. Sekali lagi Taiga Semikawa mengaum dan menunjukkan kapasitasnya. Skr 7-under 64 itu pun membawanya berada di tempat kedua, berjarak hanya satu stroke dari pegolf Inggris Matt Wallace.
Lee Kyounghoon asal Korea, yang menjuarai ajang ini dua kali berturut-turut tahun 2021 dan 2022, serta pegolf Korea dengan peringkat FedExCup tertinggi saat ini An Byeonghun juga melakukan start yang solid. Keduanya menorehkan skor 66. Sang juara bertahan Jason Day dari Australia juga menyamai catatan tersebut. Sebanyak sembilan pemain tak dapat menuntaskan putaran pertamanya akibat cuaca buruk.
Semikawa, yang merupakan mantan pegolf amatir No.1 Dunia dan telah empat kali menjuarai ajang Japan Golf Tour Organization (JGTO), mengemas delapan birdie dengan satu bogey untuk memaksimalkan undangan sponsor yang ia dapatkan.
”Perasaan yang saya dapatkan saat melakukan pukulan tee persis seperti yang biasa saya rasakan kalau melakukan pukulan dengan baik.” — Lee Kyounghoon.
”Putting saya terasa sangat bagus setelah pekan lalu dan meskipun ada penundaan selama sejam, saya tak merasa gugup dan bisa menampilkan permainan saya sendiri. Driver saya juga sangat bagus. Perasaan yang saya dapatkan saat melakukan pukulan tee persis seperti yang biasa saya rasakan kalau melakukan pukulan dengan baik. Saya bersemangat melihat bagaimana jadinya besok,” ujar Semikawa, yang finis di posisi T24 pada ajang ISPS Handa Championship pekan lalu.
”Tak banyak area yang kering di lapangan, tapi untungnya saya bisa sering memukul ke fairway dan karena memainkan preferred lies, saya bisa mengatur posisi sehingga beruntung karena hal tersebut.”
Seperti kebanyakan pegolf top Jepang, termasuk pemegang sembilan gelar PGA TOUR Hideki Matsuyama, Semikawa juga berkuliah pada Tohoku Fukushi University pada masa amatirnya. Ia menciptakan sejarak ketika tahun 2022 lalu menjadi pegolf amatir pertama yang menjuarai Japan Open sejak turnamen ini digelar tahun 1927. Tahun ini ia telah bermain dalam empat ajang PGA TOUR dan tiga kali berhasil lolos cut.
TPC Craig Ranch tampaknya memang relatif ramah bagi para peserta kali ini. Sebanyak 116 pegolf berhasil bermain under ketika permainan akhirnya dihentikan akibat hari yang mulai gelap. Itu sebabnya, Semikawa sadar kalau ia mesti terus main agresif agar bisa tetap menempel pimpinan klasemen. Jelas ia juga ingin membuktikan namanya sendiri.


”Saya ingin terus membuat banyak birdie, seperti hari ini. Namun, saya tidak akan memusingkan soal posisi saya dan berusaha agar bisa mempertahankan permainan yang serupa seperti hari ini,” ujarnya.
Pada awal tahun ini, tepatnya lewat ajang Sony Open in Hawaii, Semikawa sempat tampil sebagai pesaing di jajaran atas setelah memainkan 54 hole, meskipun ia kemudian harus finis di posisi T30. Saat itu, ia memberi tahu para wartawan bagaimana ia mendapatkan namanya. ”Saya dinamai seperti Tiger Woods dan mengagumi caranya bermain. Saya besar dengan menonton gaya permainannya yang agresif, dan hal seperti itu rasanya cocok dengan kepribadian saya dan sesuatu yang saya coba dan tiru dalam permainan saya sendiri,” tuturnya.
Tak hanya Semikawa yang bersinar pada hari pertama. Lee Kyounghoon, yang telah dua kali menang di TPC Craig Ranch, merasa seperti bermain di rumah sendiri. Terutama berkat salah satu sponsornya, CJ Group, juga kini menjadi sponsor utama ajang ini. Istimewanya lagi, skor 66 itu ia raih setelah sempat mencatatkan double bogey di hole 11.
”Saya cukup puas dengan skor saya. Meski sempat mengalami masalah di hole 11, saya sangat senang dengan perjuangan saya yang pada akhirnya bisa meraih sejumlah birdie itu,” ujar pemegang dua gelar PGA TOUR yang membukukan lima birdie di tujuh hole terakhirnya itu.
”Rasanya selalu nyaman bermain di lapangan golf ini dan selalu punya kenangan indah, yang sangat membantu. Tak sabar untuk bermain dalam tiga hari ke depan.”


