HSBC Women’s World Championship menghadirkan tekanan, namun juga menciptakan antusiasme bagi para pemain bintang menjelang putaran pertama Kamis (2/3).

Turnamen berskala besar dengan banyaknya pegolf top dunia yang berpartisipasi kerap menciptakan sensasi tertentu, baik bagi para penggemar maupun bagi para pesertanya. Dengan 17 dari 20 pegolf teratas dunia pada Rolex Women’s World Golf Ranking yang siap bertanding di Tanjong Course, di Sentosa Golf Club, dan memperebutkan total US$1,8 juta (sekitar Rp27,4 milyar), bisa dipastikan persaingan bakal berjalan seru.

Dalam panggung yang kerap disebut sebagai ajang Major Asia ini, ada antusiasme yang bercampur tekanan yang bakal dirasakan oleh para peserta. Tidak hanya mereka yang mendapat kesempatan bertanding, tapi juga para pegolf papan atas yang kembali ke Singapura untuk ajang ini.

Pegolf No.4 Dunia Atthaya Thitikul merupakan salah satu yang mengaku merasakan tekanan ketika melangkah ke Tanjong Course pekan ini. Sebagai salah satu atlet yang telah meraih banyak prestasi, termasuk menikmati sukses di panggung Ladies European Tour dan LPGA, ia tidak lepas dari tantangan tersebut.

Sejak tampil pada ajang ini untuk pertama kalinya tahun 2018 usai menjuarai Women’s Amateur Asia-Pacific, Atthaya telah menorehkan finis di tempat keempat ketika mengikuti kejuaraan ini pada tahun 2022 lalu. Namun, dengan bekal pencapaian 16 kali finis di sepuluh besar dan menyabet Rookie of the Year LPGA 2022, ia punya modal yang bagus untuk kembali bersaing di Singapura. Toh, ia mengaku harus berjuang mengatasi tekanan sepanjang pekan ini.

”Sudah pasti saya merasakan tekanan. Pastinya, ketika Anda berada dalam puncak permainan, semua orang akan menyaksikan Anda dan pastilah akan muncul tekanan. Saya meraih sukses yang sangat cepat dalam tahun pertama saya (pada LPGA) dan sorotan pun telah diarahkan kepada saya sejak saat itu,” ujar pegolf yang juga menjadi Player of the Year pada Ladies European Tour tahun 2021 ini.

Akan tetapi, pengalaman menjuarai Women’s Amateur Asia-Pacific dengan tekanan yang juga tinggi, turut memberinya modal berarti untuk bisa kembali bersaing.

 

Atthaya Thitikul, HSBC Women’s World Championship 2023.
Atthaya Thitikul mengaku merasakan tekanan dari perhatian publik menyusul musim suksesnya di kancah LPGA sepanjang 2022 lalu. Namun, ia mengaku bersemangat kembali ke Sentosa Golf Club. Foto: Getty Images.

 

”Saya suka Sentosa. Kondisinya selalu prima dan lapangannya cocok di mata saya. Saya punya banyak kenangan indah di sini dan tak sabar untuk menghadapi pekan ini,” ujarnya.

Sensasi lain dalam wujud antusiasme juga menjadi bagian dari pengalaman Nelly Korda ketika bersiap untuk kembali bertanding dengan rekan-rekan profesionalnya pekan ini. Pegolf No.2 Dunia dan peraih medali emas Olimpiade ini mengaku sangat bersemangat bisa kembali ke Singapura untuk penyelenggaraan ke-15, terutama lantaran sudah empat tahun berlalu sejak terakhir ia mengikuti ajang ini tahun 2019 dan finis di peringkat 10.

”Saya merasa sangat antusias bisa kembali karena saya sangat menikmati lapangan ini. Pekan lalu saya bermain dengan baik dan melangkah ke pekan ini, saya berharap bisa mempertahankan momentumnya. Lapangan ini mungkin akan lebih empuk karena cuaca saat ini dan drainase lapangan ini juga sangat bagus dan selalu berada dalam kondisi yang prima,” tutur Korda yang baru saja finis T6 pada Honda LPGA Thailand pekan lalu.

Adapun juara edisi 2021 Kim Hyojoo mengungkapkan persiapan menghadapi kondisi cuaca yang kerap berubah menjadi bagian penting dari pertandingan pekan ini.

”Ketika hujan, petir dan halilintas selalu hadir, jadi saya pikir saya pasti bakal sering masuk dan keluar clubhouse. Semua pemain memahami situasi ini, dan kuncinya ialah mengendalikan kondisi tubuh Anda dengan baik supaya otot-otot tidak menjadi kaku. Buat saya, ketika istirahat di clubhouse, saya akan melakukan peregangan sebelum kembali ke lapangan. Saya juga akan berusaha untuk menggerakkan tubuh sebanyak mungkin,” jelasnya.

Selain menjadi penyelenggaraan ke-15, HSBC Women’s World Championship pekan ini juga menjadi gelaran ke-10 sejak dipertandingkan di Sentosa Golf Club. Dengan 14 pemenang kejuaraan ini yang juga menyandang status juara Major, kredibilitas salah satu turnamen favorit para pegolf LPGA ini kian dipertegas.

Pada putaran pertama besok, Atthaya Thitikul akan bermain dengan juara bertahan Ko Jinyoung dan Brooke Henderson di grup 19 dan mulai bertanding pukul 08:13 WIB. Adapun Nelly Korda bermain di grup 21 bersama Lydia Ko dan Minjee Lee mulai pukul 08:25 WIB.