Kiradech Aphibarnrat harus tersandung pada putaran ketiga BMW PGA Championship, namun secara teori masih berpeluang mencatatkan penampilan terbaiknya pada ajang flagship European Tour ini.

Langkah Kiradech Aphibarnrat pada ajang BMW PGA Championship harus tersandung pada putaran ketiga kemarin (11/9). Setelah sempat memukau dalam 36 hole pertama dengan membukukan 14 birdie dan hanya dua bogey, kali ini bintang asal Thailand ini harus puas menorehkan hanya satu birdie dengan tiga bogey, untuk skor 2-over 74 pada putaran ketiga turnamen, yang merupakan ajang Rolex Series ini.

Pegolf berusia 32 tahun ini harus bermain 2-over lantaran mendapat dua bogey di tiga hole pertamanya dan tak kunjung meraih birdie di sembilan hole pertama di Wentworth Golf Club. Tatkala ia berhasil meraih birdie pertamanya di hole 15, ia justru harus menyudahi putaran ketiga dengan bogey. Akibatnya, kini ia harus rela peringkatnya merosot ke posisi T10 dengan 18 hole tersisa.

Dengan skor total 10-under 206, Kiradech kini terpaut empat stroke dari pimpinan klasemen sementara Francesco Laporta, asal Italia. Laporta, yang kemarin mencatatkan skor 69, menempati posisi teratas dengan skor total 202.

Secara teori, Kiradech masih mungkin untuk, setidaknya, mencatatkan penampilan terbaiknya pada ajang BMW PGA Championship ini. Dalam tujuh penampilannya terdahulu, mantan pegolf No.1 Asian Tour ini telah mencapai finis T5 pada edisi 2018. Kala itu ia menorehkan skor total 13-under 275 sebagai prestasi terbaiknya.

Wakil Asia lainnya, Shubhankar Sharma asal India, justru berhasil memperbaiki catatan penampilannya setelah menorehkan skor 68, satu stroke lebih baik daripada putaran kedua. Dengan skor 9-under 207, ia kini berbagi peringkat 14 dengan beberapa pemain, termasuk mantan pegolf No.1 Dunia Justin Rose, yang membutuhkan kemenangan pada pekan ini untuk bisa langsung menjadi bagian Tim Ryder Cup Eropa.

 

Francesco Lapora pada putaran ketiga BMW PGA Championship 2021.
Francesco Laporta berpeluang meraih gelar European Tour dan Rolex Series pertamanya pada BMW PGA Championship 2021. Foto: Getty Images.

 

Sementara itu, Masahiro Kawamura menempati peringkat T21 dengan skor total 8-under 208.

Laporta kini membuka peluang untuk menjadikan gelar European Tour pertamanya pada ajang Rolex Series ini. Meski demikian, bisa dipastikan persaingan pada putaran final hari ini akan berjalan sangat berat, mengingat beberapa nama yang berada di bawahnya bakal berjuang habis-habisan agar bisa otomatis mendapat tempat dalam tim pimpinan Padraig Harrington.

”Saya merasa lebih rileks. Pekan lalu (di Italia) terasa jauh lebih menekan buat saya. Namun, kini saya sudah memastikan kartu (European Tour) saya dan merasa lebih nyaman sekarang dan malahan bermain lebih baik. Target saya hanyalah sekadar bisa finis di zona 50 besar (pada Race to Dubai),” ujar Laporta. ”(Persaingan pada putaran final) pasti akan berat, tapi saya suka berada di bawah tekanan. Inilah alasan kami bertanding. Dan para penontonnya juga sungguh luar biasa. Saya tak sabar untuk bermain besok dan melihat semua penonton.”

Pegolf Inggris Laurie Canter menjadi pesaing terdekat bagi Laporta, dengan selisih hanya satu stroke. Sementara beberapa pemain lain yang berjarak satu stroke dari Canter, termasuk mantan Juara FedExCup Billy Horschel, Juara Masters 2013 Adam Scott, dengan total 12-under.

Adapun Juara The Open 2019 Shane Lowry dan pemegang dua gelar Rolex Series Bernd Wiesberger sama-sama menorehkan skor 11-under menuju putaran final. Keduanya kini membutuhkan satu putaran dengan skor rendah untuk otomatis lolos kualifikasi mewakili Tim Eropa.