Thongchai Jaidee menjuarai ajang PGA TOUR Champions kedua dalam kariernya pada ajang PURE Insurance Championship Impacting First Tee 2023.

Bintang veteran asal Thailand Thongchai Jaidee menjuarai gelar PGA TOUR Champions kedua dalam kariernya. Pada hari Minggu (24/9) kemarin, ia mengalahkan Justin Leonard di hole play-off keempat mereka pada ajang PURE Insurance Champions Impacting First Tee, yang berlangsung di Pebble Beach.

Mengawali putaran final dengan terpaut satu stroke, pegolf yang kini berusia 53 tahun itu menuntaskan 18 hole terakhirnya dengan skor 5-under 67. Skor tersebut cukup untuk memaksakan play-off dengan Leonard, yang merupakan pimpinan klasemen dalam 36 hole. Thongchai memastikan kemenangannya dengan par di hole 18 par 5 yang ikonik di Pebble Beach itu, sementara Leonard, yang mendapat posisi bola yang buruk lantaran pukulan tee-nya meleset dari fairway, harus mencatatkan double bogey.

”Pekan ini bisa dibilang pekan yang istimewa buat saya karena kami bermain di lapangan links, lapangan yang khas. Kami sudah mendengar Pebble Beach sejak lama. Saya berjuang keras dengan kedi saya, menghabiskan banyak waktu untuk putting. Driver kami cukup bagus, iron juga cukup bagus, dan putting saya mulai kembali. Itu sebabnya, semua terasa komplet,” tutur Thongchai, yang sepanjang pekan lalu mencatatkan skor 70-65-67 untuk skor total 14-under 202.

”Kemenangan ini mengembalikan semangat saya lagi, itu sebabnya saya merasa sangat, sangat senang bisa menang untuk kedua kalinya pada ajang PGA TOUR Champions.”

Kemenangan ini menjadi sepuluh besar ketiganya pada musim ini setelah sebelumnya sempat finis T5 pada ajang DICK’S Sporting Goods Open dan T2 pada ajang Shaw Charity Classic. Kemenangan ini juga memberinya hak untuk bertanding pada ajang Mitsubishi Electric Championship 2024 di Hualalai. Dengan hadiah uang US$345.000, ia kini memperbaiki peringkatnya ke posisi 16 pada peringkat Charles Schwab Cup, Order of Merit PGA TOUR Champions.

”Saya pikir, secara pribadi, yang satu ini membuat saya sangat bangga pada diri saya dan untuk negara saya, yaitu fakta bahwa saya satu-satunya (dari Thailand) yang bermain pada Tour ini, ….” — Thongchai Jaidee.

Meskipun namanya bersinar dengan delapan gelar DP World Tour dan sejumlah kemenangan di seluruh Asia, ia tidak pernah berhasil mewujudkan impian memenangkan gelar di kancah PGA TOUR. Dari 70 turnamen yang ia ikuti, ia hanya bisa tiga kali finis di jajaran sepuluh besar.

Keberhasilannya di sirkuit bagi para pegolf berusia 50 tahun lebih di AS ini jelas menjadi sangat bernilai baginya, mengingat ia menjadi satu-satunya pegolf Thailand yang bertanding pada PGA TOUR Champions. ”Saya pikir, secara pribadi, yang satu ini membuat saya sangat bangga pada diri saya dan untuk negara saya, yaitu fakta bahwa saya satu-satunya (dari Thailand) yang bermain pada Tour ini, itu sebabnya saya sangat bangga pada diri saya dan buat negara saya bisa berada di sini,” tuturnya lagi.

Mantan prajurit terjun payung ini memang menampilkan permainan yang luar biasa. Salah satu atlet dari akademinya, yang biasa dikenal dengan nama Sammy, turut merayakan kemenangannya karena bertugas sebagai kedi. ”Dia besar di akademi saya dan ia anak yang baik dan terkadang membantu saya mendapatkan banyak momentum. Dia bilang, ’Oke, saya mau menyegarkan Anda sedikit, dan membangunkan Anda sesekali!’” sambung Thongchai.

Sementara itu, setelah menembus kualifikasi pada hari Selasa untuk bisa mendapatkan tempatnya pada turnamen ini, pegolf India Arjun Atwal sukses bermain dengan skor 60-an dalam tiga putaran. Ia pun menempati peringkat ketiga dalam lima ajang PGA TOUR Champions yang ia ikuti. Setelah mengawali dua putaran pertama dengan skor 68, kemarin ia membukukan skor 69.

Adapun pegolf pria Asia pertama yang menjuarai Major, Y.E. Yang asal Korea berhasil finis di posisi T5 setelah menuntaskan putaran finalnya dengan skor 70.