An Byeonghun mencatatkan finis di tiga besar pada ajang Genesis Scottish Open, sekaligus memastikan tempatnya pada The Open Championship pekan ini.

Pegolf asal Korea An Byeoghun menuntaskan gelaran Genesis Scottish Open kemarin (16/7) dengan finis di posisi T3. Sempat memimpin klasemen pada hari pertama, pegolf berusia 31 tahun ini menunjukkan perjuangannya dengan membukukan skor 70 di tengah embusan angin kencang yang melanda Renaissance Golf Club, di North Berwick dan finis lima stroke di belakang Rory McIlroy yang keluar sebagai juara.

McIlroy memastikan kemenangannya setelah menaklukkan pegolf tuan rumah Robert MacIntyre dengan satu stroke. MacIntyre memang tampil luar biasa dengan menorehkan skor 64, skor terendahnya selama mengikuti ajang yang diakui PGA TOUR, namun dua birdie penutup dari McIlroy memberinya skor 68 dan skor total 15-under 265 untuk memenangkan ajang yang menyediakan total hadiah sebesar US$9 juta ini.

Pegolf Korea lainnya, Tom Kim, mengawali putaran final dengan hanya terpaut satu stroke dari McIlroy. Ia sempat mengambil posisi teratas di sembilan hole pertama, namun harus menuntaskan hari terakhir itu dengan skor 73 sehingga harus puas finis di posisi T6. Hasil akhir ini memberinya sepuluh besar kedua di Skotlandia setelah tahun lalu sempat finis di tempat ketiga.

 

 

Bagi An, sepuluh besar ketiga di negara asal golf ini turut memberinya tempat untuk mengikuti ajang Major terakhir, yang akan digelar di Royal Liverpool pada pekan ini.

”Segera setelah kembali, saya mesti mengurusi pakaian saya dan bersiap. Setidaknya saya punya banyak pakaian hangat,” tutur An sambil tersenyum.

”The Open tidak ada dalam jadwal saya, tapi setelah beberapa hari terakhir, yang bisa saya upayakan ialah bermain dengan sedikit lebih baik. Saya sedikit kesulitan bermain dari tee ke green dalam beberapa pekan terakhir, tapi senang mendapati permainan tee ke green saya pekan ini sangat bagus, rasanya swing saya sudah kembali. Beberapa pekan terakhir rasanya sedikit berantakan, tapi senang bisa kembali. Pekan tambahan ini menjadi bonus, jadi saya harap bisa memaksimalkannya.

Pegolf yang telah menjuarai satu gelar DP World Tour dan masih mengincar kemenangan pertama di panggung PGA TOUR ini mencatatkan empat birdie dan empat bogey dalam kondisi yang sangat berangin. Ia pun praktis sudah mengamankan tempatnya pada FedExCup Playoff setelah prestasinya kemarin membawanya ke peringkat 58. Istimewanya lagi, ia juga sempat bermain di Royal Liverpool pada tahun 2014 dan finis T26, dengan McIlroy mengangkat Claret Jug sebagai salah satu dari empat kemenangan Major-nya.

”Tahun itu merupakan pertama kalinya saya mengikuti The Open sebagai pegolf profesional. Saya ingat tempat itu. Lapangan golfnya luar biasa. Pertama kalinya saya lolos cut dalam ajang Major, jadi tak sabar untuk ke sana dan berharap bisa main sedikit lebih bagus lagi tahun ini,” imbuh An.

 

Rory McIlroy, Juara Genesis Scottish Open 2023.
Dua birdie di dua hole terakhir membantu Rory McIlroy menjuarai Genesis Scottish Open 2023 untuk gelar PGA TOUR ke-24 dan DP World Tour ke-16 dalam kariernya. Foto: Getty Images.

 

”Pekan ini menjadi persiapan yang bagus. The Open sama sekali tidak saya bayangkan, tapi setelah semua (permainan di Skotlandia) ini, memainkan lapangan links menjadi persiapan yang bagus sepekan sebelum ke sana, plus dengan kelelahan akibat penerbangan, dan bisa memastikan ke FedEx(Cup Playoff). Saya kira tahun ini saya bermian dengan cukup baik. Semoga saja saya bisa mempertahankannya dan main sedikit lebih baik.”

Dalam posisi tertinggal satu stroke dengan dua hole tersisa, dan MacIntyre menuntaskan permainan dengan 14-under, McIlroy melakukan dua pukulan luar biasa untuk meraih birdie, masing-masing, dari jarak 1,2 meter dan 3,3 meter untuk memastikan gelar PGA TOUR ke-24 dan DP World Tour ke-16 dalam kariernya.

”Sangat bangga. Hari ini sangat berat, terutama di sembilan hole terakhir. Saya mendapat bogey di dua hole terakhir sembilan hole pertama dan main 2-over dan melihat Tyrrell (Hatton) melaju. Begitu juga Bob (MacIntyre) dan finis luar biasa,” tutur McIlroy, yang melompat ke peringkat 2 pada Official World Golf Ranking dengan kemenangan ini.

”Bisa main 4-under di sembilan hole terakhir untuk memenangkan turnamen ini membuat saya merasa bangga. Ada beberapa pukulan yang luar biasa di beberapa hole terakhir dan bisa menuntaskannya dengan putt yang sangat bagus. Rasanya mengagumkan. Rasanya enam bulan sejak menang di Dubai sudah lama sekali. Saya menciptakan banyak peluang, dan berharap kemenangan ini bisa mengakhiri penantian, khususnya memasuki pekan depan (The Open).”