Yusuke Sakamoto, Taiga Semikawa, dan Shori Ishizuka kini menghuni puncak klasemen Sansan KBC Augusta Golf Tournament 2025.
Yusuke Sakamoto dan Taiga Semikawa melakukan pergerakan dengan sama-sama mengemas skor 4-under 68, sekaligus menyamai posisi Shori Ishizuka di posisi teratas Sansan KBC Augusta Golf Tournament. Ishizuka sendiri bermain dengan skor 71, namun dengan skor total 14-under 202 ia masih berada di posisi yang bagus menuju putaran final hari Minggu (31/8) ini.
Sementara itu, Scott Vincent asal Zimbabwe juga membuka peluang untuk menciptakan kejutan. Pada putaran ketiga itu ia mengemas skor terendah, 6-under 66 di Keya Golf Club sehingga kini hanya berjarak satu stroke dari trio pimpinan klasemen tersebut. Ia berbagi tempat keempat itu dengan Yuwa Kosaihira (68).
Semikawan, yang terpaksa absen dari kompetisi akibat cedera tulang rusuk selama tiga bulan terakhir, mengaku puas bisa kembali menemukan permainannya. kini ia berpeluang meraih kemenangan kelimanya di panggung Japan Golf Tour Organization (JGTO).
”Dengan main sedikit lebih hati-hati dan sabar, saya bisa menciptakan empat birdie secara beruntun itu.” — Taiga Semikawa.
Meski mengemas dua bogey dari hole 4 dan 5, pegolf berusia 24 tahun ini mampu menorehkan birdie di hole 6, lalu menciptakan empat birdie berturut-turut dari hole 12 untuk melejit ke posisi teratas.
”Rasanya frustrasi juga ketika membuat dua bogey berturut-turut. Saya bermain terlalu agresif menyerang ke pin, jadi setelah itu saya memutuskan main aman dan memukul ke tengah green,” jelas Semikawa.
”Dengan main sedikit lebih hati-hati dan sabar, saya bisa menciptakan empat birdie secara beruntun itu.”
Meski absen dari kompetisi selama tiga bulan, Semikawa mengaku benar-benar istirahat dari golf sekitar sebulan. Itu sebabnya, hasratnya untuk olahraga ini meledak-ledak. ”Keinginan saya untuk memenangkan turnamen rasanya menjadi lebih besar daripada sebelumnya,” tandasnya.
”… mengingat permainan saya sejauh ini, harusnya saya bisa mendapatkan skor yang lebih bagus lagi. Namun, sejujurnya, saya senang bisa berada di grup terakhir pada putaran final nanti.” — Shori Ishizuka.
Sementara itu, Ishizuka, yang memulai putaran ketiga dengan keunggulan tiga stroke, mengaku lega bisa mempertahankan posisi teratas, meskipun kali ini harus berbagi dengan dua pegolf lainnya.
”Saya malah lebih dulu mendapat double bogey di sembilan hole pertama, dan untuk sesaat saya bahkan tak yakin bagaimana hasil permainan hari ini. Saya mesti mengubah pola pikir dan, untungnya, saya bisa meraih birdie di hole kelima, diikuti oleh birdie lainnya di hole 9,” ujar Ishizuka.
”Awalnya saya merasa gugup karena inilah pertama kalinya saya bermain di grup terakhir. Kedua birdie itu membantu menenangkan diri sehingga saya bisa main lebih baik di sembilan hole terakhir.
”Secara pribadi, mengingat permainan saya sejauh ini, harusnya saya bisa mendapatkan skor yang lebih bagus lagi. Namun, sejujurnya, saya senang bisa berada di grup terakhir pada putaran final nanti.”


