Park Jiyoung mewujudkan gelar KLPGA Tour kelimanya usai memenangkan Hana Financial Group Singapore Women’s Open.

Park Jiyoung akhirnya mewujudkan gelar KLPGA Tour kelimanya setelah memastikan kemenangan pada ajang Hana Financial Group Singapore Women’s Open siang tadi. Pegolf berusia 26 tahun ini dinyatakan sebagai pemenang setelah putaran ketiga akhirnya terpaksa dibatalkan akibat curah hujan yang begitu tinggi.

Meski menerima kemenangan akibat cuaca yang tidak bersahabat, dua putaran dengan skor 66 dan 67 terbukti menempatkannya sebagai yang terbaik di antara total 102 peserta yang berlaga di Tampines Course, di Tanah Merah Country Club. Skor totala 11-under 133 itu memberinya keunggulan satu stroke atas tiga rekan senegaranya, Hong Jungmin, Lee Soyoung, dan Park Hyunkyung.

Hanya 21 dari 67 pemain yang dijadwalkan bermain pada putaran final yang bisa bermain di lapangan ketika pertandingan terpaksa dihentikan pukul 08:50 waktu setempat, atau pukul 07:50 WIB.

Enam pemain dari grup paling awal yang mulai bermain pukul 07:00 WIB hanya berhasil menuntaskan tiga hole. Dengan hujan yang deras dan membuat lapangan basah, penyelenggara harus menghentikan pertandingan selama beberapa jam, berharap pertandingan bisa kembali dilanjutkan pukul 11:00 WIB dan menuntaskan 18 hole terakhir.

Akan tetapi, sekitar pukul 10:15 WIB penyelenggara memutuskan hasil pertandingan ditentukan berdasarkan skor 36 hole. Dengan demikian, Park kembali menikmati kemenangan keduanya pada turnamen awal musim KLPGA Tour. Sebelumnya, ia juga melakukan hal serupa tatkala menjuarai ajang awal musim 2019, Hyoshung Championship 2018, yang kala itu dilangsungkan di Vietnam.

Saya belum pernah menang lebih dari satu gelar dalam semusim, jadi ini menjadi suatu target yang ingin saya capai.” — Park Jiyoung.

”Rasanya sangat istimewa bisa memenangkan turnamen untuk pertama kalinya dalam 36 hole,” tutur Park, yang turut membawa pulang hadiah sebesar SGD198.000 (sekitar Rp2,3 milyar). ”Saya memang sudah pernah meraih kemenangan setelah tertinggal sebelumnya, tapi tidak pernah menang dalam sebuah turnamen yang dipersingkat, jadi rasanya sangat berbeda.

”(Meski begitu) kemenangan selalu merasa memuaskan, terlepas bagaimana saya mencapainya.”

Park jelas menyadari nilai istimewa lain dari kemenangannya kali ini. Selain menjadi turnamen awal musim 2023, Hana Financial Group Singapore Women’s Open juga merupakan turnamen yang baru pertama kali diselenggarakan. Tidak heran jika ia mengaku sangat gembira bisa meraih kemenangan di Singapura.

”Saya mencurahkan banyak hal untuk meningkatkan permainan saya dan senang semua itu bisa terlunasi pekan ini.”

Kemenangan ini sekaligus mendorong Park untuk mematok target baru dalam kariernya. Ia berniat untuk bisa meraih lebih dari satu kemenangan dalam satu musim kompetisi.

”Hadiah ini sangat berarti buat saya karena ini pertama kalinya saya berhasil lolos cut dalam sebuah turnamen profesional.” — Shannon Tan.

”Saya belum pernah menang lebih dari satu gelar dalam semusim, jadi ini menjadi suatu target yang ingin saya capai,” tutur pegolf yang juga menjuarai Mediheal Championship bulan April 2022 lalu sebagai satu-satunya gelar yang ia raih musim lalu.

Sementara itu, Jeong Yunji, akhirnya harus finis sendirian di peringkat 5 dengan skor total 135, dengan Lee Somi, Lim Heejeong, dan Kim Haerym terpaut satu stroke di belakangnya.

Adapun pegolf No.3 Dunia Atthaya Thitikul harus puas finis di posisi T9, bersama enam pegolf lainnya, termasuk pegolf No.14 Dunia Park Minji.

Dari kubu tuan rumah, pegolf amatir Shannon Tan turut meraih hasil membanggakan lantaran menjadi pegolf amatir terbaik pekan ini. Ia menjadi salah satu dari tujuh pegolf amatir yang berlaga pada ajang ini, setelah pada putaran kedua kemarin (10/12) ia membukukan skor 67. Skor total 1-under 143 menempatkannya di peringkat T53.

”Hadiah ini sangat berarti buat saya karena ini pertama kalinya saya berhasil lolos cut dalam sebuah turnamen profesional,” tutur Tan usai menerima trofi. ”Saya jelas tak membayangkan tempat yang lebih baik untuk mencapai prestasi ini ketimbang pada ajang nasional terbuka kami sendiri.”