Taisei Shimizu, Tomoyo Ikemura, dan Taiki Yoshida bermain dengan meyakinkan dalam putaran pertama ISPS Handa Championship hari ini (25/4).
Taisei Shimizu, Tomoyo Ikemura, dan Taiki Yoshida mengawali perjuangan mereka pada ajang ISPS Handa Championship pekan ini dengan meyakinkan. Ketiga pegolf tuan rumah ini sama-sama menorehkan skor 5-under 65 sehingga menjadi bagian dari empat pemuncak klasemen sementara pada ajang yang menjadi bagian dari kalender DP World Tour dan Japan Golf Tour Organization (JGTO) ini.
Pegolf asal Jerman Yannik Paul menjadi satu-satunya pegolf internasional yang menorehkan skor terendah pada putaran pertama yang berlangsung di Taiheiyo Club Gotemba Course di Shizuoka.
Pegolf tuan rumah lainnya, Taiga Nagani, juga telah menorehkan 5-under, namun baru menuntaskan sebelas hole lantaran putaran pertama harus dihentikan pada pukul 18:26 waktu setempat lantaran hari yang mulai gelap.
”Entah berapa hole yang bisa saya mainkan besok, tapi kalau bisa main bagus, saya kira saya bisa menikmati akhir pekan.” — Taisei Shimizu.
Putaran pertama tadi semestinya berlangsung mulai pukul 06:20 atau pukul 05:20 WIB. Namun, kabut tebal yang menyelimuti area tersebut memaksa grup pertama memulai pertandingan pada pukul 09:10.
Sementara itu, juara pengumpul hadiah terbanyak JGTO Keita Nakajima juga menampilkan permainan menjanjikan setelah mengawali hari pertama ini dengan skor 66. Ia berbagi posisi kelima bersama rekan senegaranya, Ryosuke Kinoshita dan Yuki Inamori untuk menunjukkan ketangguhan para pegolf tuan rumah.
Shimizu memanfaatkan waktu tee yang lebih pagi untuk bermain tanpa bogey dan menorehkan lima birdie. Kini ia berniat mempertahankan momentum dan memperbaiki catatan T4 ketika memulai musim 2024 ini pada ajang Token Homemate Cup.
”Kualitas pukulan saya sedang solid, jadi saya hanya perlu menjaga kualitas approach saya. Kalau bisa melakukannya, saya punya peluang untuk tetap bersaing,” tuturnya. ”Entah berapa hole yang bisa saya mainkan besok, tapi kalau bisa main bagus, saya kira saya bisa menikmati akhir pekan. Jadi, saya akan main sebaik mungkin tanpa terlalu banyak mengkhawatirkan hal itu.”
Bermain di hadapan para penggemarnya untuk pertama kalinya pada musim ini jelas membuat Nakajima harus mengemban harapan publik tuan rumah. Namun, alih-alih terbebani, ia tampak menikmati permainan dan menghibur para penggemarnya.

Mengawali permainan dari hole 10, Nakajima menuai birdie dari hole 14, 17, 18 dan hole 3.
”Ini turnamen di negeri saya, jadi ada banyak penggemar golf Jepang yang datang ke lapangan,” ujarnya. ”Saya ingin main bagus dalam tiga putaran lagi. Sangat gugup rasanya, tapi banyak penonton yang datang sejak putaran pertama. Saya sendiri menikmati bermain di hadapan mereka dan berharap besok bisa main lebih baik lagi.”
Paul menjadi satu-satunya pegolf internasional yang menonjol pada hari ini. Tujuh birdie dengan dua bogey yang ia bukukan membuka peluang baginya untuk meraih gelar DP World Tour kedua dalam kariernya setelah tahun 2022 lalu ia menikmati kemenangan perdananya.
”Putting saya hari ini bagus. Pelatih putting saya berkunjung ke Arizona dua pekan lalu, dan kami melakukan beberapa penyesuaian. Itu pertama kali saya bertemu dengannya di luar turnamen golf setelah sekian lama, jadi kesempatan itu sangat bagus untuk melakukan sejumlah perubahan.
”Semuanya terlihat berjalan dengan baik hari ini. Saya memasukkan beberapa putt. Kualitas pukulan saya juga bagus, meski tidak luar biasa. Saya memanfaatkan beberapa kesempatan yang tersedia.”


