Kevin Caesario Akbar, Danny Masrin, dan Fadhli Soetarso memulai Qualifying School Final Stage pada Asian Tour dengan permainan solid.

Tiga wakil Indonesia mengawali Qualifying School Final Stage Asian Tour dengan permainan solid. Bermain di Lake View Resort and Golf Club, di Hua Hin, Thailand, Kevin Caesario Akbar, Danny Masrin, dan Fadhli Soetarso sama-sama bermain under sekaligus memberi harapan positif dalam perjuangan mereka meraih keanggotaan pada Asian Tour.

Kevin mencatatkan permainan terbaik pada putaran pertama tadi dengan menorehkan skor 4-under 67. Bermain di layout AB, Kevin sempat mengawali permainannya dengan bogey di hole 1, namun lekas bangkit dan mengemas skor 2-under di sembilan hole pertamanya berkat birdie di hole 2, 5, dan 6, sebelum menambah dua birdie lagi di hole 15 dan 16. Catatan permainan Kevin ini menempatkannya di posisi T13.

”Permainan saya terasa lebih solid ketimbang pada Indonesian Masters yang lalu,” tutur Kevin, yang menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang bermain penuh pada ajang BNI Indonesian Masters bulan Desember 2022 lalu. ”Waktu itu saya melakukan sedikit perubahan dan sekarang terasa lebih nyaman.”

Danny Masrin juga menampilkan permainan yang baik setelah menorehkan skor 69. Ia sebenarnya berpeluang menorehkan skor yang lebih baik lagi, kalau saja tidak mendapat dua bogey di tiga hole terakhirnya.

Ia sempat menorehkan 4-under hingga hole 15 berkat lima birdie dan satu bogey, sampai akhirnya menutup putaran pertama yang ia lakoni di layout CD dengan bogey di hole 16 dan 18. Catatan skornya ini pun menempatkannya di posisi T41, yang di antaranya dihuni oleh Juara DP World Tour Marcel Siem asal Jerman dan Lee Soomin asal Korea.

 

Danny Masrin, Round 1 Asian Tour Q-School 2023.
Danny Masrin mengemas 5 birdie dan 3 bogey untuk membuka peluang kembali meraih kartu Asian Tour. Foto: Yulius Martinus.

 

Satu wakil Indonesia lainnya, Fadhli Soetarso, juga mengawali perjuangannya mendapatkan kartu Asian Tour dengan torehan 1-under 70 dan untuk sementara menghuni peringkat T75.

Fadhli, yang bersama Kevin, Joshua Andrew Wirawan, dan Peter Gunawan merupakan atlet profesional Ciputra Golfpreneur Foundation, menampilkan perjuangan yang mengagumkan. Bermain dari hole 10 di Layout AB, Fadhli harus mendapat dua bogey di hole 11 dan 15. Bahkan setelah mencatatkan birdie pertamanya di hole 18, ia masih harus berjibaku menghindari bogey hingga berhasil menorehkan dua birdie di dua hole terakhirnya.

Sementara itu, satu-satunya pegolf Indonesia yang pernah menjuarai ajang Asian Tour, Rory Hie, mengemas lima birdie dan lima bogey untuk catatan even par 71, yang menempatkannya di posisi T106.

Perjuangan keras bakal dihadapi oleh Peter Gunawan (74, CD), Jonathan Wijono (75, CD), dan Joshua Andrew Wirawan (78, AB) pada putaran kedua besok. Masing-masing wakil Indonesia ini juga akan bermain di lapangan berbeda untuk putaran kedua.

Pegolf China Taipei Wang Wei-hsuan, untuk sementara, menghuni posisi teratas setelah mengemas 8-under 63, satu stroke lebih baik daripada juara Q-School terakhir asal Zimbabwe Benjamin Follet-Smith dan pegolf China Ye Wocheng.